Surabaya, radar96.com – PW Pagar Nusa Jawa Timur masa khidmat 2024-2029 resmi dilantik di Kantor PWNU Jawa Timur pada Minggu (23/2), yang dihadiri ratusan pendekar dari pengurus cabang Pagar Nusa se-Jawa Timur.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pagar Nusa, Gus Nabil Harun. Para pengurus yang dilantik membacakan ikrar dan baiat, berkomitmen menjalankan amanah sebaik-baiknya serta setia kepada Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam sambutannya, Ketua Pagar Nusa Jawa Timur, KH Shalahuddin Fathurrahman, menyatakan bahwa pelantikan ini juga dibarengi dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) guna menyusun program-program strategis Pagar Nusa untuk 5 tahun ke depan.

“Kami akan membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kepala daerah. Selain itu, Pagar Nusa juga akan menjaga kondusivitas masyarakat,” katanya
Selain itu, Paga Nusa Jatim mendorong PC Pagar Nusa Jatim untuk membangun padepokan-padepokan sebagai sarana latihan pencak silat, yang diharapkan dapat menciptakan bibit-bibit unggul dalam bidang pencak silat.
Selain itu, menjelang bulan Ramadan Pagar Nusa mengajak seluruh anggotanya untuk melaksanakan tradisi NU, seperti berziarah dan membersihkan makam para ulama, kiai, tokoh NU, serta makam umum di daerah masing-masing.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga warisan budaya dan spiritual NU,” tambah KH Shalahuddin.
Dengan pelantikan ini, Pagar Nusa Jawa Timur siap menjalankan program-program strategisnya guna memperkuat peran organisasi dalam membina masyarakat dan melestarikan budaya pencak silat.
Dalam pengarahannya, Ketua Umum Pagar Nusa, Gus Nabil Harun, menekankan pentingnya membuat program strategis untuk meningkatkan eksistensi dan prestasi Pagar Nusa dalam ajang-ajang pencak silat.
“Pagar Nusa harus memberikan peran nyata di masyarakat. Pagar Nusa adalah barisan terdepan dalam membela ulama dan mempertahankan NKRI,” tegas Gus Nabil.
Gus Nabil juga menyikapi beberapa kasus yang melibatkan anggota pencak silat, ia meminta seluruh anggota Pagar Nusa untuk menahan diri dan menaati aturan hukum.
“Kami telah membekali para pengurus dengan ilmu paralegal atau dasar-dasar hukum. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Gus Nabil.
Dengan pelantikan ini, Pagar Nusa Jawa Timur siap menjalankan program-program strategisnya guna memperkuat peran organisasi dalam membina masyarakat, melestarikan budaya pencak silat, serta menjaga keutuhan NKRI. (*/fpnu)



