Bondowoso, radar96.com – Bupati Bondowoso H. Abd. Hamid Wahid bertemu Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, untuk mengusulkan Museum Megalitikum Nasional di daerahnya, guna mendorong pelestarian budaya lokal dan pengembangan wisata budaya.
“Diskusi (dalam pertemuan) ini menjadi upaya konkret untuk mengangkat kearifan lokal sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional. Budaya bukan sekadar masa lalu, tetapi nafas hidup yang terus memberi arah bagi masa depan,” ujar Bupati Bondowoso dalam keterangannya di Bondowoso, Sabtu.
Usulan penguatan identitas sejarah melalui budaya lokal itu disampaikan Bupati Bondowoso H. Abd. Hamid Wahid yang akrab disapa Gus Hamid itu dalam pertemuan audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta (25/7).
Dalam audiensi yang juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, perwakilan DPRD Bondowoso, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Bondowoso itu, Gus Hamid mengusulkan pembangunan Museum Megalitikum Nasional di Bondowoso sebagai bentuk konkret pelestarian budaya.
“Bondowoso yang dikenal sebagai ‘Kota Seribu Megalit’ itu memiliki ratusan situs megalitikum seperti dolmen, menhir, dan batu kenong yang tersebar di berbagai wilayah dan memiliki nilai sejarah tinggi, karena itu penting adanya Museum Megalitikum Nasional untuk pelestarian warisan budaya, edukasi sejarah, sekaligus sarana menghubungkan generasi muda dengan warisan leluhur mereka,” katanya.
Dalam audiensi itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyambut positif usulan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan museum itu.
“Audiensi ini menjadi simbol kerja sama dalam pelestarian budaya nasional dan penguatan identitas sejarah Bondowoso, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya,” kata Fadli Zon, sebagaimana dikutip dalam keterangan Pemkab Bondowoso itu. (*/ahw)



