Bondowoso, radar96.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Bondowoso tidak hanya dilakukan melalui lahan pertanian, tetapi juga mulai mengarah pada keterlibatan generasi muda. Hal itu terlihat dalam kegiatan penanaman jagung bersama yang digelar Polres Bondowoso di lahan praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang digelar menjelang Hari Tani Nasional 2026 tersebut mempertemukan tiga unsur penting dalam pengembangan pertanian, yakni kepolisian, kelompok tani, dan dunia pendidikan.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung penanaman jagung bersama di lahan praktik sekolah tersebut.
Bagi Polres Bondowoso, kegiatan itu menjadi bagian dari dukungan terhadap produktivitas lahan sekaligus kesejahteraan petani. Peran kepolisian dalam kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Momentum Hari Tani Nasional tahun ini harus kita maknai dengan aksi konkret. Kolaborasi antara Polres Bondowoso dan warga tani ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama demi swasembada pangan. Kami hadir untuk memastikan petani mendapat dukungan penuh,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo.
Sementara itu, keberadaan SMK PP Negeri 1 Tegalampel memberikan dimensi berbeda dalam kegiatan tersebut. Lahan praktik sekolah tidak sekadar menjadi lokasi penanaman, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang belajar langsung bagi para siswa.
Lahan tersebut digunakan sebagai laboratorium hidup untuk menguji inovasi pupuk yang diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil produksi jagung kelompok tani setempat.
Keterlibatan siswa menjadi perhatian tersendiri karena sektor pertanian juga membutuhkan regenerasi. Para pelajar diajak melihat secara langsung proses pengelolaan lahan, mulai dari praktik pertanian hingga penanaman jagung bersama petani.
Dalam pelaksanaannya, siswa dipertemukan dengan petani senior dan personel kepolisian. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mempelajari pengelolaan pertanian modern melalui pengalaman langsung di lapangan.
“Kami ingin para siswa menyerap ilmu lapangan ini, lalu membagikannya kepada kelompok tani di desa masing-masing. Mereka adalah agen perubahan yang akan membawa pertanian Bondowoso jauh lebih maju,” tambah AKBP Aryo Dwi Wibowo.
Gagasan tersebut berawal dari pembahasan antara Kapolres Bondowoso dan dr. Rasmono mengenai optimalisasi sektor pertanian di Bondowoso.
Dari pembahasan itu kemudian dilakukan pemanfaatan lahan praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel untuk mendukung pengembangan praktik pertanian, termasuk pengujian pupuk inovasi.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Bondowoso juga menyerahkan bibit jagung secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani dan para siswa.
Setelah prosesi penyerahan bibit, Kapolres Bondowoso bersama tamu undangan, petani, dan siswa turun langsung melakukan penanaman jagung di lahan praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Dari lahan praktik sekolah, kolaborasi tersebut memperlihatkan keterlibatan dunia pendidikan dalam mendukung sektor pertanian sekaligus mempertemukan pengalaman petani dengan generasi muda. (*/Rif)



