ISNU Kabupaten Pasuruan luncurkan dua buku baru

Dua buku baru karya sarjana-sarjana NU Kabupaten Pasuruan yang diterbitkan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan (nupasuruan.or.id)
Bagikan yuk..!

Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan kembali meluncurkan buku baru karya sarjana-sarjana NU Kabupaten Pasuruan.

Buku pertama berjudul “Mustafa Kemal, Sukarno, dan Abdurrahman Wahid: Bapak Pendiri Turki dan Indonesia Baru, Persamaan dan Perbedaan Politik Kenegaraan” yang ditulis oleh Dr. H. Abdulloh Shodiq, M.Pd.

Buku kedua berjudul “Komodifikasi Paham Ahlussunnah Wal Jamaah (Kajian Konflik Perebutan Pengaruh Elite Nahdlatul Ulama dan Salafi)” yang ditulis oleh Dr. Dewi Masitah, M.Si.

“Kedua buku tersebut merupakan buku keenam dan ketujuh yang dicetak PC ISNU Kabupaten Pasuruan,” kata Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Dr. A. Adip Muhdi, MHi., saat berada di Ruang Depan Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan (24/2/2021).

Pada Senin (22/2) lalu, kedua buku tersebut dikirim melalui via pos ke Sekolah Tinggi dan Universitas Islam seluruh Indonesia.

“Penerbitan Buku tersebut diharap dapat memotivasi, sekaligus menfasilitasi agar para sarjana yang ada di Pasuruan adalah Sarjana yang mau dan mampu melahirkan karya tulis ilmiah yang berbobot, juga bisa dikenal secara luas,” katanya.

Menurut Doktor Adip, buku-buku tersebut nantinya dapat dibeli di toko-toko buku, baik secara offline maupun online. “Bisa juga menghubungi kami,” kata alumnus UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta tersebut.

Sementara itu, buku karya almarhum Afton Ilman Huda (mantan Ketua PW IPNU Jatim) berjudul “Tinta Emas Perjuangan Untuk Indonesia, KIAI SHIDDIQ, Kisah Hidup Kiai wa Dzurriyah” juga segera diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas (2021). (*/my)

Sumber:
https://nupasuruan.or.id/2021/02/25/tetap-produktif-saat-pandemi-isnu-kabupaten-pasuruan-luncurkan-buku-baru/

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *