By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Rais ‘Aam minta NU Luar Negeri terapkan Dakwah ala Wali Songo agar Islam diminati
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Rais ‘Aam minta NU Luar Negeri terapkan Dakwah ala Wali Songo agar Islam diminati
Nahdliyyin

Rais ‘Aam minta NU Luar Negeri terapkan Dakwah ala Wali Songo agar Islam diminati

15/06/2021 Nahdliyyin
Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar. (Foto: Dok. NU Online)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar meminta ketua dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) seluruh dunia menjadi agen dakwah yang memberikan solusi dalam kekacauan masyarakat dunia. Solusi yang dimaksud yaitu memberikan alternatif model dakwah ala NU, sehingga Islam tidak ditakuti, tapi diminati. Hal ini juga untuk mengimbangi narasi dakwah yang keras.

Permintaan ini disampaikannya saat Halal Bi Halal PCINU seluruh dunia virtual, Ahad (13/6) yang mengangkat tema Sinergitas PCINU dalam meningkatkan peran aktif di kancah Internasional. “Saya berharap, di negara lain bisa berjuang dengan tetap mensyiarkan NU, seperti Wali Songo yang berdakwah di daerah yang tidak mengenal Islam menjadi Negara Muslim terbesar di dunia. Ini sebuah tugas yang berat,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya ini juga meminta kader NU di berbagai negara untuk memanfaatkan kesempatan belajar sekaligus dakwah ala NU. Mendatangkan kedamaian dan pembawa solusi. “Ayat pertama yang turun memerintahkan kita untuk membaca, selama di luar negeri baca alam sekitar dan keadaan. Manfaatkan semua yang ada,” imbuhnya.

Permintaan Kiai Miftach agar kader NU Internasional menyebarkan dakwah ala NU ini karena manusia saat ini banyak yang kehilangan pegangan. Perubahan terjadi begitu cepat. Sikap manusia juga tidak jelas, seperti orang mabuk. Sifatnya tidak bisa dipercaya, kehilangan pegangan, buat keonaran dan kegaduhan.

“NU hadir mengubah atau merehabilitasi orang yang sulit keluar dari zaman yang tidak jelas ini. Referensinya orang kini adalah kabar hoaks, tanpa tabayun dan koreksi,” jelas Kiai Miftach.

Alasan lainnya, menurut Kiai Miftach, karena NU memiliki model dakwah yang bisa diterima semua orang. Bukan hanya masyarakat Indonesia, tapi dunia. Karena Jam’iyah Nahdlatul Ulama ini tidak sembarangan, karena SK-nya dari para aulia.

Kiai Miftach mengingatkan bahwa kelahiran NU ditandai dengan isyarat dari Syaikhona Kholil yang mengirim bekal dakwah kepada Hadratussyeikh KH M Hasyim Asy’ari berupa Surat Thaha ayat 17-23, tongkat, dan tasbih. Ini adalah isyarat untuk mendirikan jam’iyah dan menjadikan anak bangsa yang berpengetahuan luas. Sakti layaknya tongkat Nabi Musa dan spiritual yang diwakili tasbih serta ilmu pengetahuan.

Surat Thaha ayat 17-23 sendiri adalah dialog antara Allah dan Musa. Dalam ayat itu memberi isyarat jika Musa akan diberikan tugas besar dan penuh tantangan. “Ada tugas dan misi luar biasa bagi pimpinan dan pengurus NU untuk terus menyebarkan dakwah yang bisa diterima seluruh lapisan, dakwah yang mengajak bukan mengejek, dakwah merangkul bukan memukul, dakwah yang mendidik bukan membidik, dakwah yang membina dan bukan yang membinasakan,” tandasnya. (*/NO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/129424/rais–aam-minta-nu-luar-negeri-terapkan-dakwah-ala-wali-songo

Iklan.

You Might Also Like

LPT PBNU–LPDP Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perkuat Riset PTNU

LP Maarif Jatim Sowan ke Ketum PBNU Gus Kikin

SMA Khadijah Surabaya Berikan Beasiswa Pendidikan 100 Persen kepada Tiga Hafidzah

Gus Kikin Takkan Lupakan PWNU Jatim

Resmikan Kantor Baru, GP Ansor Bondowoso Tegaskan Tak Ada Alasan Berhenti Bergerak

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Realisasi Pendapatan Jatim Tahun 2020 capai Rp31,6 Triliun
Next Article Jatim temukan mutasi Covid-19 Varian Delta India (B16172) di Suramadu

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gus Fahrur: Gus Firjaun yang Saya Kenal
Gus File
PW IPPNU Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur
Uncategorized
TK At-Taqwa Bondowoso Peringati Maulid Nabi dengan Festival Ancak Ceria
Uncategorized
Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

IKAPETE Jatim Sampaikan Blueprint Kemandirian Umat Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari

05/09/2026
Nahdliyyin

ISNU Jatim Gagas Konsep “Orkestrasi Sumber Daya NU” Pasca-Muktamar

04/09/2026
Nahdliyyin

Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh

04/09/2026
Nahdliyyin

566 Santri Diduga Keracunan MBG, Ansor Desak SPPG Kalitengah Diusut Transparan

03/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?