By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: IKAPETE Jatim Sampaikan Blueprint Kemandirian Umat Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Uncategorized > IKAPETE Jatim Sampaikan Blueprint Kemandirian Umat Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari
Uncategorized

IKAPETE Jatim Sampaikan Blueprint Kemandirian Umat Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari

05/09/2026 Uncategorized
SHARE

SURABAYA – Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (PW Ikapete) Jawa Timur menegaskan pentingnya kontekstualisasi pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari mengenai kemandirian umat di era modern. Hal ini disampaikan menyusul refleksi mendalam terhadap gagasan ekonomi dan mentalitas yang diwariskan oleh pendiri Nahdlatul Ulama tersebut.

Ketua PW Ikapete Jawa Timur, KH. Roisudin Bakrie, menyatakan bahwa gagasan Kiai Hasyim Asy’ari bukan sekadar teks sejarah, melainkan cetak biru (blueprint) yang sangat relevan untuk menjawab tantangan ekonomi kontemporer.

“Hadratussyaikh sejak awal telah mengajarkan bahwa kemandirian umat adalah pondasi utama perjuangan Islam dan bangsa. Jika kita ingin berdaulat secara politik dan agama, maka ekonomi kita harus kuat agar tidak selalu bergantung atau njagakno pada pihak luar,” ujar KH. Roisudin Bakrie dalam keterangannya di Surabaya.

Kiai Roisudin menambahkan, bukti konkret dari visi besar tersebut adalah berdirinya Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Saudagar) pada tahun 1918. Gerakan tersebut sukses memutus rantai monopoli perdagangan kolonial melalui jaringan bisnis Muslim yang solid.

“Kami di PW Ikapete Jatim berkomitmen menghidupkan kembali spirit Nahdlatut Tujjar ini. Potensi ekonomi alumni Tebuireng sangat besar, tinggal bagaimana kita mengonsolidasikannya ke dalam sektor-sektor riil,” imbuhnya.

Menyambung hal tersebut, Sekretaris PW Ikapete Jawa Timur, KH. Moch. Saiful Bachri, menekankan bahwa penguatan ekonomi yang digagas Kiai Hasyim selalu menyentuh sektor-sektor strategis kemasyarakatan, seperti pertanian, peternakan, dan perdagangan berbasis syariat. Beliau mencontohkan bagaimana Pesantren Tebuireng menggerakkan santri dan warga sekitar untuk mengoptimalkan lahan produktif lewat sistem kemitraan modal atau Syirkatul Inan.

“Kiai Hasyim bukan sekadar berteori, beliau adalah pelaku ekonomi. Beliau seorang petani dan pedagang sukses. Etos kerja inilah yang wajib diteladani oleh para alumni dan ulama masa kini, agar fatwa dan perjuangan kita tetap murni, obyektif, serta bebas dari intervensi kepentingan penguasa maupun pemilik modal,” jelas KH. Moch. Saiful Bachri.

Lebih lanjut, Kiai Saiful Bachri mengingatkan bahwa kemandirian finansial tidak akan terwujud tanpa adanya kemandirian mental dan karakter. Mengutip kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, ia menegaskan bahwa pendidikan pesantren harus mampu melahirkan manusia yang berintegritas dan tidak bermental peminta-minta.

“Kemandirian ekonomi umat harus berjalan beriringan dengan kemandirian mental. Dengan bekal kedalaman ilmu dan keluhuran adab, alumni Tebuireng harus mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat sipil secara mandiri,” pungkas KH. Moch. Saiful Bachri. ()

Iklan.

You Might Also Like

Kasus Keracunan MBG di Jatim, Perindo Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola dan Skema Distribusi

Estafet, Bukan Reset: Menjaga Keberlanjutan Aset dan Program NU di Setiap Pergantian Kepengurusan

Melalui Nawa Pradana Baznas Jatim Buka Kolaborasi dengan LAZISNU

Muktamar Telah Usai, Saatnya Menyatukan Langkah untuk NU

Hari Jadi Bondowoso ke-207, 2.350 Pelari Ramaikan “Night Run” Harjabo

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article ISNU Jatim Gagas Konsep “Orkestrasi Sumber Daya NU” Pasca-Muktamar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

ISNU Jatim Gagas Konsep “Orkestrasi Sumber Daya NU” Pasca-Muktamar
Nahdliyyin
Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh
Nahdliyyin
Survei ARCI: Perindo 1,1 Persen di Jatim, Zazuli: Kepercayaan Ini Modal Perjuangkan Kesejahteraan
Sospol
Kasus Keracunan MBG di Jatim, Perindo Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola dan Skema Distribusi
Uncategorized

You Might also Like

Uncategorized

THE WIND OF CHANGE: NU KEMBALI KE JANTUNG MUSYAWARAH

30/08/2026
Uncategorized

Keputusan Muktamar Berlaku Sejak Ditetapkan ?

29/08/2026
Uncategorized

Forum Aktivis NU Jatim: Rais Aam Bukan Jabatan untuk Diperebutkan, tetapi Amanah untuk Diemban.

25/08/2026
Uncategorized

OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis

22/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?