By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pesantren Minhadul Ulum Pesawaran-Lampung lakukan “panen perdana” Melon Inthanon
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Pesantren Minhadul Ulum Pesawaran-Lampung lakukan “panen perdana” Melon Inthanon
Ekraf

Pesantren Minhadul Ulum Pesawaran-Lampung lakukan “panen perdana” Melon Inthanon

20/06/2021 Ekraf
Panen perdana Melon Inthanon di Pesantren Minhadul Ulum, Kab Pesawaran, Lampung. (*/NO/PMU-Lamp)
SHARE

Lampung (Radar96.com) – Pesantren Minhadul Ulum, Kabupaten Pesawaran, Lampung, melakukan “panen perdana” Melon Inthanon di Green House Pesantren setempat, karena pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, namun juga keterampilan untuk bekal terjun di tengah-tengah masyarakat yakni keterampilan pertanian dan ekonomi bisnis.

Di pesantren ini, para santri sudah diberikan fasilitas Green House yang di dalamnya ditanami varietas melon yang memiliki prospek pemasaran yang baik yakni Melon Inthanon. Melon Inthanon merupakan varietas dari Thailand dengan ciri khas kulit kuning keemasan, tekstur kulit cantik, dan daging buah yang segar dan menarik. Tekstur daging buahnya pun lembut dan renyah.

Pada Jumat (18/6), Pesantren Minhadul Ulum melakukan panen perdana Melon Inthanon yang dihadiri oleh beberapa mitra pesantren seperti Bank Indonesia Lampung, Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Lampung, Pusat Inkubator Bisnis Politeknik Lampung, dan elemen terkait.

Pengasuh Pesantren Minhadul Ulum Amin Udin el-Hady mengatakan bahwa hasil panen melon perdana di Green House tersebut langsung tersedot ke pasaran. Hasil panen perdana ini menurutnya langsung dibeli oleh Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq Bandung dan akan dipasarkan di beberapa supermarket modern, terutama di jaringan Superindo.

“Ini bukti bahwa lulusan pesantren siap menjadi profesi apa saja, di mana saja, karena santri Madinatul Ulum punya spirit dimanapun mereka tinggal, mereka harus survive dan exsist,” katanya. Gus Amin menambahkan bahwa pembinaan ekonomi di pesantrennya menjadi salah satu kurikulum unggulan yang menggandeng beberapa mitra guna mendalami pertanian berbasis digital.

Green House Melon Inthanon ini menjadi salah satu wujudnya yang menurutnya baru lima pesantren di Lampung yang memilikinya. “Ada lima pesantren di Lampung yang pada periode pertama mendapatkan program ini, yakni Pesantren Al-Hamid Mathlaul Anwar Cinta Mulya, Pesantren Minhadlul Ulum Trimulyo Pesawaran, Pesantren Ushuluddin Kalianda, Pesantren Darul Ishlah Unit 2 dan Pesantren Roudhotussholihin Padang Ratu,” ungkapnya.

Keberhasilan panen Melon Inthanon ini pun mendapat apresiasi dari Kepala BI Lampung Budiharto yang langsung hadir pada acara tersebut. Menurut Budi, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa santri bukan hanya mampu menuntut ilmu agama semata, namun disiplin ilmu lainnya pun mampu dikuasai.

“Saya sangat mengapresiasi dan bangga dengan keberhasilan panen perdana di Green House Minhadlul Ulum ini. Ini membuktikan bahwa santri tidak hanya bisa ngaji fikih tetapi juga bisa ngaji sugih (kaya),” tegasnya.

Kehadiran BI dalam dunia pesantren ini menurut Budiharto adalah sebagai bukti pengabdian Bank Indonesia sebagai salah satu Bank Sentral Republik Indonesia yang memiliki kewajiban pembinaan terhadap masyarakat melalui Departemen Ekonomi dan Keuangan Syari’ah (DEKS) Bank Indonesia Pusat. (*/NO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/129525/panen-perdana-melon-inthanon-di-green-house-pesantren-minhadul-ulum-pesawaran

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article STAB Nalanda beri beasiswa S1 kepada 20 kader Pergunu DKI Jakarta
Next Article Balitbang Kemenag Matangkan 100 Pesantren Percontohan yang Kembangkan Ekonomi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin
Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Nahdliyyin
FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin
Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?