By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Nilai Ekspor Jatim naik 14,97 persen pada 2021
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Nilai Ekspor Jatim naik 14,97 persen pada 2021
Ekraf

Nilai Ekspor Jatim naik 14,97 persen pada 2021

20/01/2022 Ekraf
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan nilai ekspor Jatim pada akhir 2021 (year on year) mengalami kenaikan 14,97 persen.

“Ini bukti pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 di Jatim berjalan efektif dan optimal,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (19/1/2022).

Berdasarkan data yang dirilis BPS Jatim Senin (17/1/2022), nilai ekspor Jatim pada Desember 2021 sebesar 2,05 miliar dolar AS, sementara nilai ekspor Jatim pada Desember 2020 tercatat 1,78 miliar dolar AS.

Secara komulatif, nilai ekspor Jatim pada  2021 tercatat 22,78 miliar dolar AS, meningkat  19,22 persen dibandingkan 2020 sebesar miliar dolar AS. Kenaikan nilai ekspor Jatim 2021  disebabkan oleh naiknya ekspor pada sektor migas maupun nonmigas secara simultan.

Nilai ekspor migas selama 2021 mencapai 1,48 miliar dolar AS meningkat sebesar 56,36 persen dibandingkan  2020 yang mencapai 0,95 miliar dolar AS. Sedangkan nilai ekspor non migas selama tahun 2021 mencapai 21,30 miliar dolar AS meningkat 16,59 persen dibanding 2020 yang mencapai 18,27 miliar dolar AS.

Gubernur Khofifah menjelaskan perhatian Pemprov Jatim terhadap koperasi dan UMKM melalui pemberian permodalan, pinjaman murah, pelatihan, fasilitasi pemasaran membuahkan hasil yang positif.

“Beberapa kali saya melakukan temu bisnis serta misi dagang dan investasi diberbagai provinsi untuk membuka pangsa pasar baru bagi produk-produk pertanian, pengolahan, UMKM dan sebagainya antara Jawa Timur dan provinsi lainnya,” tutur mantan Menteri Sosial ini.

Struktur ekspor Jawa Timur menurut sektor pada tahun 2021 masih didominasi oleh sektor nonmigas dengan kontribusi sebesar 93,51 persen dari nilai total ekspor.

Ekspor sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Jawa Timur yaitu mencapai 19,54 miliar dolar AS atau 85,79 persen. Angka itu naik 18,05 persen dibanding 2020. Disusul berikutnya sektor pertanian sebesar 1,70 miliar dolar AS atau 7,45 persen (meningkat sebesar 1,84 persen dibandingkan 2020).

Di sektor migas sebesar 1,48 miliar dolar AS atau 6,49 persen (meningkat sebesar 56,36 persen dibandingkan tahun 2020), selanjutnya sektor pertambangan dan lainnya sebesar 62,16 juta dolar AS atau 0,27 persen (meningkat sebesar 25,38 persen dibandingkan tahun 2020).

Golongan Kayu, barang dari kayu masih merupakan komoditas penyumbang  ekspor non migas terbesar pada Desember 2021 dengan nilai 192,70 juta dolar AS. Di bawahnya ada golongan Tembaga sebesar 185,04 juta dolar AS, golongan Lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 176,35 juta dolar AS.

Secara komulatif selama 2021, komoditas ekspor yang memberikan kontribusi  terbesar adalah komoditas Tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda dengan nilai peranan sebesar 7,85 persen atau sebesar 1,79 miliar dolar AS.

Disusul komoditas minyak petroleum mentah dengan peranan sebesar 6,33 persen atau sebesar 1,44 miliar dolar AS. Peringkat ketiga adalah komoditas Sisa dan skrap dari logam mulia lainnya dengan peranan sebesar 4,63 persen atau dengan nilai ekspor sebesar 1,06 miliar dolar AS.

Kinerja Impor

Sementara itu, nilai impor Jatim pada Desember 2021 tercatat 2,76 miliar dolar AS atau turun sebesar 3,02 persen dibandingkan November 2021 sebesar 2,84 miliar dolar AS. Namun dibanding Desember 2020 angka tersebut meningkat 35,75 persen. Penurunan nilai impor pada bulan tersebut disebabkan oleh turunnya nilai impor pada sektor migas.

Secara kumulatif, nilai impor Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021 mencapai 27,48 miliar dolar AS, meningkat sebesar 37,50 persen dibandingkan tahun 2020 yang mencapai nilai sebesar 19,99 miliar dolar AS.

Peningkatan nilai impor 2021 disebabkan oleh naiknya impor, baik sektor migas maupun non migas secara simultan. Nilai impor migas selama 2021 mencapai 6,09 miliar dolar AS meningkat 91,73 persen dibanding 2020 sebesar 3,18 miliar dolar AS. Sedangkan nilai impor non migas selama 2021 mencapai 21,39 miliar dolar AS,  meningkat 27,24 persen dibanding 2020 sebesar 16,81 miliar dolar AS.

Menurut golongan penggunaan barang, selama 2021 impor Jatim masih didominasi oleh bahan baku penolong yaitu sebesar 20,23 miliar dolar AS atau berkontribusi 73,62 persen terhadap total impor.

Disusul barang konsumsi 5,46 miliar dolar AS atau 19,86 persen (meningkat sebesar 30,83 persen dibandingkan tahun 2020),  dan barang modal sebesar 1,79 miliar dolar AS atau 6,52 persen (mengalami penurunan sebesar 0,58 persen dibandingkan 2020).

Golongan komoditas utama penyumbang impor nonmigas pada Desember 2021 masih berasal dari golongan Pupuk (HS 31) sebesar 174,83 juta dolar AS, disusul golongan Mesin-mesin dan pesawat mekanik (HS 84) sebesar 160,60 juta dolar AS, serta golongan Besi dan baja (HS 72) sebesar 151,07 juta dolar AS. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah ajak mahasiswa dan santri percepat Indonesia jadi Pusat Ekonomi Syariah Global
Next Article Gubernur Khofifah: waspadai hujan lebat disertai petir

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS
Milenial
NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol
PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?