By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: waspadai hujan lebat disertai petir
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: waspadai hujan lebat disertai petir
Sospol

Gubernur Khofifah: waspadai hujan lebat disertai petir

20/01/2022 Sospol
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat beserta petir yang berpotensi terjadi di beberapa kabupaten/kota Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Khofifah menanggapi rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang perkiraan cuaca untuk Kamis (20/1).

Analisis BMKG menyebutkan bahwa Kamis (20/1) dari siang hingga sore hari, ada 12 kab/kota yang diperkirakan akan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Belasan daerah adalah Kota Mojokerto, Kab. Lamongan, Kab. Jombang, Kab. Madiun, Kab. Ponorogo, Kab. Blitar, Kab. Malang, Kota Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Kab. Lumajang dan Kab. Bondowoso.

Untuk malam hari, hujan disertai petir diperkirakan akan terjadi di 13 daerah yaitu Kab. Banyuwangi, Kab. Bojonegoro, Kab. Gresik, Kota Kediri, Kab. Magetan, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kab. Sampang, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, dan Kab. Tulungagung.

“Kabar dari BMKG bahwa akan ada potensi untuk hujan lebat, petir, dan angin kencang di beberapa wilayah ini. Meski begitu, saya minta untuk semua masyarakat di seluruh kabupaten/kota untuk terus waspada,” ujar Khofifah.

Khofifah menerangkan bahwa kewaspadaan penting dikerahkan karena hujan lebat dan petir bisa saja menimbulkan kerusakan dan kerugian. Mengingat, Jawa Timur telah dilanda banjir beberapa bulan ke belakang, dan di beberapa daerah juga terjadi peristiwa pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang.

“Berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, jangan anggap remeh hujan petir ini. Karena seringkali kita lihat hujan lebat dalam beberapa jam saja sudah dapat menimbulkan kerugian materiil dan immateril untuk masyarakat,” terangnya.

Untuk itu, mantan Menteri Sosial RI itu mengajak masyarakat untuk saling bergotong royong mencegah terjadinya banjir maupun pohon tumbang. Kontribusi semua lapisan masyarakat bisa dilakukan dari hal terkecil. Yakni membuang sampah pada tempatnya dan menjaga sungai tetap bersih.

Tak hanya itu, lanjut Khofifah, masyarakat bisa bergotong royong memangkas pohon yang rawan rubuh, serta memastikan selokan tidak mampet.

“Kontribusi terkecil yang bisa kita lakukan adalah menjaga lingkungan kita. Jangan buang sampah ke sungai maupun tempat lain yang tidak seharusnya. Kalau kita mencintai alam, alam akan senantiasa menjaga kita. Selain memang kita harus berdoa agar selalu diberikan perlindungan,” tutupnya.

Selain itu, Khofifah juga menegaskan, pemerintah dan masyarakat dapat bekerjasama dalam pelaksanaan mitigasi bencana. Sehingga, kerugian dan kerusakan dapat diminimalisir.

“Saya selalu bilang bahwa masyarakat harus bisa mitigasi bencana secara mandiri karena tidak akan cukup waktunya untuk menunggu bantuan datang saat bencana terjadi. Di lain sisi, pemerintah kabupaten/kota juga harus memiliki peta mitigasi yang matang dan mengedukasi masyarakat akan hal itu,” tuturnya.

Sebagai informasi, perkiraan hujan lebat disertai petir ditimbulkan oleh monsun Asia yang cenderung menguat. Hal itu ditandai dengan Daerah Pertemuan Angin Antar Tropis atau Intertropical Convergence Zone (ITCZ) di selatan Ekuador yang memanjang dari perairan Sumatera hingga Laut Flores.

ITCZ itu yang kemudian memberikan pengaruh terhadap penambahan uap air basah dan pembentukan awan hujan di sekitar wilayah yang dilalui.

Selain itu, terdapat pula sirkulasi siklonik atau atmosfer bertekanan rendah di wilayah Laut Arafuru sebelah utara Australia. Sirkulasi ini memang tidak berintensitas kuat, namun memberikan pengaruh signifikan terhadap penambahan potensi hujan dan peningkatan kecepatan angin.

Selain Jawa Timur, wilayah yang sekiranya juga terdampak fenomena itu adalah wilayah Laut Flores, Laut Timur, Laut Banda, Laut Arafuru, Bali, NTT, NTB, serta Maluku. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Nilai Ekspor Jatim naik 14,97 persen pada 2021
Next Article PBNU dukung Mendikbud lawan intoleransi dan kekerasan seksual

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?