By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ini Pesan KH Anwar Iskandar Menjelang Dikukuhkan sebagai Wakil Rais Aam
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ini Pesan KH Anwar Iskandar Menjelang Dikukuhkan sebagai Wakil Rais Aam
Nahdliyyin

Ini Pesan KH Anwar Iskandar Menjelang Dikukuhkan sebagai Wakil Rais Aam

27/01/2022 Nahdliyyin
KH Anwar Iskandar (Foto: Jurnal TV9)
SHARE


SURABAYA (Radar96.com) – Dalam waktu dekat Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Iskandar, akan dikukuhkan sebagai Wakil Rais Aam PBNU. Pengukuhan akan dilaksanakan pada Senin tanggal 31 Januari depan. Tanggal 31 Januari merupakan tanggal istimewa bagi NU karena bertepatan dengan Harlah (Hari Lahir) jamiyah tersebut.

Kiai Anwar Iskandar mengingatkan para pengurus di jajaran PWNU Jawa Timur, program NU ke depan membutuhkan keseriusan dalam menangani masalah kemiskinan, membantu fakir miskin dan kaum dhuafa lainnya.

Program tersebut, menurut Kiai Anwar Iskandar, mempunyai keterkaitan dengan bidang pendidikan. Karena itu, anak-anak miskin wajib disantuni dan ditampung di pondok-pondok pesantren.

“Kita tidak usah lagi berpikir, apakah mereka anak-anak orang NU atau bukan. Siapa pun yang membutuhkan pendidikan, harus kita perhatikan,” tuturnya.

Kiai Anwar Iskandar mengungkapkan hal itu, terkait dengan program-program yang telah dirancang PWNU Jawa Timur ke depan. Dalam pertemuan gabungan di PWNU Jatim, Selasa lalu, sekaligus membahas pengisian kepengurusan yang segera ditinggalkan untuk memperkuat jajaran PBNU di Jakarta.

Menurut Kiai Anwar Iskandar, yang juga Pengasuh Pesantren Al Amin Kasinan Kota Kediri, anak-anak yang tak mampu dari kalangan dhuafa’ bisa ditampung di pesantren-pesantren yang tersebar di wilayah Jawa Timur.

“Ya, misalnya, di pondok pesantren asuhan Gus Fahrur (Ponpes An-Nur Bululawang, Malang), bersedia berapa anak. Demikian pula Ponpes lainnya. Minimal diawali dari Ponpes yang diasuh jajaran PWNU Jatim dulu,” tutur Kiai Anwar Iskandar, yang selama ini menjadi juru bicara Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur.

Tokoh Jatim Memperkuat PBNU

Seperti diketahui, sejumlah figur di jajaran PWNU Jawa Timur mendapat amanah untuk memperkuat jajaran kepengurusan PBNU periode 2022 -2027. Namun, dua kader dari Jawa Timur KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) dan KH Abdurrohman Al-Kautsar (Gus Kautsar) tidak bersedia di PBNU dan bertekad untuk tetap di jajaran kepengurusan PWNU Jawa Timur.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf beberapa waktu lalu, telah mengumumkan susunan kepengurusan PBNU periode 2022-2027. Di dalamnya, terdapat nama Prof Akh Muzakki (Sekretaris PWNU Jatim sebagai Wakil Sekjen PBNU), KH Reza Ahmad Zahid (Wakil Ketua PWNU Jatim sebagai Wakil Sekjen PBNU), termasuk juga KH Anwar Iskandar (Wakil Rais PWNU Jatim sebagai Wakil Rais Aam PBNU).

Sedang nama-nama lain, adalah Prof Abd A’la, KH Ahmad Fahrur Rozi, dan KH Ma’shum Abdullah Faqih serta kader lainnya.

Atas kenyataan itulah, PWNU Jawa Timur menggelar pertemuan khusus rapat gabungan syuriah dan tanfidziyah di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Pertemuan berlanjut dengan rapat gabungan di PWNU Jawa Timur, Selasa 25 Januari 2027.

Pada kesempatan itu, Katib Syuriah PWNU Jatim KH Syafruddin Syarif mengingatkan pentingnya NU berjalan sesuai aturan AD/ART yang berlaku.

Kiai Syafruddin menekankan pentingnya mengedepankan kader muda, juga menjadi bagian penting. Di samping akomodasi terhadap peran tokoh pesantren yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur guna memperkuat jajaran PWNU Jawa Timur.

“Semata-mata penyusunan kepengurusan PWNU Jawa Timur pasca Muktamar ke-34 NU di Lampung, berdasar Peraturan Organisasi, AD/ART, dan musyawarah para masyayikh kali in,” tutur Kiai Syafruddin Syarif, menambahkan. (*)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Setelah Habib Luthfi, Kini Gus Salam dan Gus Kautsar Juga Mundur dari PBNU.
Ini Alasan Keduanya
Next Article IMCC: 198 Pesantren Terafiliasi Jaringan Teroris versi BNPT bukan Pesantren

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

14/07/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

12/07/2026
Nahdliyyin

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

11/07/2026
Nahdliyyin

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

11/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?