Surabaya (Radar96.com) – Ketua Pengurus Besar NU (PBNU) Choirul Saleh Rasyid menilai peran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk kelahiran 250 Badan Usaha Miliki Nahdlatul Ulama (BUMNU) diyakini akan mempercepat realisasi BUMNU itu.
Erick Thohir menandatangani kerjasama dengan PBNU saat puncak acara Hari Lahir ke-99 NU versi hijriyah di Ponpes Syaichona Moch Cholil Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (17/2/2022). Kerjasama ditandatangani Erick Thohir bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dengan target melahirkan 250 BUMNU dan mencetak 10.000 santri usahawan.
Menurut Choirul Saleh Rasyid yang karib disapa CSR ini, kepengurusan PBNU periode 2022-2027 memiliki komitmen tinggi untuk mengimplementasikan kemandirian, baik dalam aspek organisasi, sosial ekonomi dan politik.
Mantan Sekjen GP Ansor ini mengatakan langkah Erick Thohir yang akan mengerahkan para ahli di BUMN untuk mendampingi proses melahirkan BUMNU sangatlah strategis, sebab selama ini perusahaan di BUMN memiliki banyak bidang usaha dan pengalaman dalam mengembangkan sektor usahanya.
“Karena itu mau tidak mau PBNU bersinergi dengan BUMN. Untuk memberikan transfer knowledge berupa pelatihan-pelatihan, peningkatan kapasitas santri yang berdaya saing dan bisa membuat sebuah usaha yang mandiri,” katanya.
Pria lulusan Fakultas Ekononomi Universitas Jember ini berharap, dengan keterlibatan BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir, harapannya target PBNU melahirkan 250 BUMNU dapat terealisasi dengan baik. Artinya, bentuk usaha nantinya akan diwujudkan dalam sebuah ekosistem bisnis yang benar-benar berjalan dari hulu hingga ke hilir.
Dia mengatakan, basis NU adalah pesantren. Dengan demikian, dengan sentuhan Erick Thohir, target Gus Yahya merealisasikan target 10 ribu santri berjiwa santripreneurship akan terwujud secara profesional.
“Kami ingin ada percepatan mulai dari teknokrasi yakni manajemen BUMNU, akses permodalan dan pemasaran, benar-benar established. Sebab kemandirian NU harus ditopang dengan kemandirian ekonomi,” terangnya.
Dengan sentuhan Erick Thohir nantinya, program yang digagas PBNU saat ini akan benar-benar terwujud dengan pola yang terukur dan konkret. Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin muaranya PBNU memiliki holding yang terdiri dari BUMNU yang dikelola oleh PCNU dan santri NU lainnya. (*/mz)



