By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dubes Ukraina temui Ketum PBNU, PBNU surati pemimpin Kristen Ortodoks di Rusia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Dubes Ukraina temui Ketum PBNU, PBNU surati pemimpin Kristen Ortodoks di Rusia
Nahdliyyin

Dubes Ukraina temui Ketum PBNU, PBNU surati pemimpin Kristen Ortodoks di Rusia

08/03/2022 Nahdliyyin
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022), yang disambut langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022), yang disambut langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menyerukan agar kekerasan yang terjadi di Ukraina bisa segera mungkin dihentikan. “Atas nama NU, saya menyeru kepada Rusia, kepada Presiden Putin, untuk menghentikan segera perang ini, gencatan senjata sekarang juga,” kata Gus Yahya dalam Konferensi Pers usai pertemuan di Lantai 2, Gedung PBNU.

“NU akan berusaha melakukan apapun untuk membantu. Apa yang terjadi Ukraina, bukan hanya persoalan antara dua negara, tetapi juga ancaman bagi seluruh masyarakat Internasional. Saya menyeru kepada masyarakat internasional untuk segera bangkit dan bersama-sama melakukan sesuatu untuk menghentikan krisis ini,” tukasnya.

Terkait dengan hal ini, Gus Yahya menuturkan bahwa pihaknya telah bergabung dengan para pemimpin agama di seluruh dunia untuk bersurat kepada pemimpin Kristen Ortodoks di Rusia. Surat tersebut berisi permohonan untuk mendorong Presiden Rusia Vladimir Putin menghentikan perang.

“Kita masih menunggu apa yang akan dilakukan,” ujar kiai kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini.

Sementara itu, ia juga menyatakan sedang melakukan upaya untuk berusaha mencari jalan agar dapat terhubung dengan mufti Rusia. “Nanti kita akan membahas apa yang bisa kita lakukan bersama-sama,” tukasnya.

Dalam lawatannya tersebut, Dubes Hamianin menjelaskan kondisi terkini pasca invasi Rusia ke Ukraina 24 Februari 2022. Ia menyebut, bahwa konflik yang terjadi di sana merupakan sebuah bencana kemanusiaan.
“Apa yang terjadi di Ukraina saat ini adalah bencana kemanusiaan,” kata Hamianin.

Ia juga menutur bahwa dengan alasan apapun, perang tidak bisa dibenarkan. Untuk itu, ia meyakini bahwa komunitas dunia harus bersatu demi menghentikan invasi Rusia ke Ukraina. Ia menilai, hanya persatuan yang dapat membawa perdamaian, stabilitas dan pembangunan ke dunia ini.

“Tidak ada yang bisa membenarkan perang, tidak ada yang bisa membenarkan pembunuhan warga sipil, tidak ada yang bisa membenarkan kejahatan terhadap kemanusiaan. Itulah mengapa kami menyerukan kepada komunitas dunia, masyarakat, kepada media, kepada organisasi keagamaan, komunitas agama, untuk berdiri dan mengakhiri perang ini,” imbuhnya.

Secara khusus, ia berharap umat Islam di Indonesia, khususnya NU, mendoakan agar invasi yang terjadi hingga saat ini bisa segera berakhir.

“Setiap nyawa berharga. Jadi, saya sangat berharap NU dan umat Islam di Indonesia akan memberikan kami doa untuk segera mengakhiri ini,” ungkapnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/terima-lawatan-dubes-ukraina-ketum-pbnu-segera-hentikan-perang-R1YER

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemprov Jatim hibahkan tanah untuk Gedung DPD RI
Next Article Cegah Penyalahgunaan Kotak Amal dan Imbau Selektif Salurkan Donasi, KOMAR Gelar Aksi Damai di Yogya

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda
Sospol
PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

14/07/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

12/07/2026
Nahdliyyin

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

11/07/2026
Nahdliyyin

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

11/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?