By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 15 ribu kader siap ikuti Mujahadah Kubro PWNU Jawa Timur di Ponorogo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > 15 ribu kader siap ikuti Mujahadah Kubro PWNU Jawa Timur di Ponorogo
Nahdliyyin

15 ribu kader siap ikuti Mujahadah Kubro PWNU Jawa Timur di Ponorogo

19/06/2022 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Mujahadah Kubro siap digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Minggu, 19 Juni 2022, mulai pk 21.00 WIB.

Contents
Agenda Mujahadah dan Ijazah DoaPanitia Lokal Ponorogo

Penyelenggaraan doa bersama warga NU dipusatkan di Kawasan Makam Ki Ageng Muhammad Besari, Tegalsari, Ponorogo. Diikuti 15 ribu warga yang terdata/terdaftar dan bahkan bisa puluhan ribu warga Nahdliyin dari seluruh daerah di Jawa Timur, doa akan dipimpin sebanyak 11 ulama pesantren sepuh.

Beberapa kiai yang dijadwalkan hadir antara lain Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Mansur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali), Ketua MUI Jatim KH Mutawakkil Alallah, dan KH Abdul Matin Jawahir, KH Hadi Muhammad Mahfudz, KH Atho’illah Anwar Lirboyo, dan banyak ulama/kiai Jatim lainnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Peringatan Satu Abad NU, yang berpuncak pada 27 Rajab 1444 H, tepatnya pada Februari 2023.

Ketua Panitia 1 Abad Harlah NU KH Abdussalam Shohib menjelaskan bahwa Mujahadah Kubro ini adalah rangkaiaan pembuka dari rangkaian acara 1 Abad NU yang dilaksanakan oleh PWNU Jawa Timur.

“Nantinya PWNU Jawa Timur akan mengadakan banyak kegiatan yang juga melibatkan banyak massa. Sehinggga kita perlu untuk berdoa supaya acara-acara selanjutnya hingga acara puncak dilancarkan oleh Allah, sehingga kita buka dengan mujahadah kader NU,” kata Gus Salam, panggilan akrab Wakil Ketua PWNU Jatim ini, dalam keterangan, Minggu pagi 19 Juni 2022.

Gus Salam, yang Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai upaya batiniah bagi kalangan Nahdliyin agar negara dan dunia bisa bangkit lagi setelah dua tahun pandemi.

Ketua Panitia 1 Abad Harlah NU KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) yang juga Wakil Ketua PWNU Jatim. (*/medcen-nu)

“Tentu setelah pandemi selesai, kondisi bangsa baik secara ekonomi atau yang lain masih banyak tantangan. Maka di samping ikhtiar batin, juga tidak kalah pentingnya usaha batiniah. Di momen ini kita juga mendoakan negara dan dunia untuk bisa bangkit lagi setelah dua tahun pandemi,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan Gus Salam, prosesi Mujahadah Kubro murni ritual tanpa ada pidato sama sekali.

“Mujahadah kubro akan diisi dengan Ijazah Hizb Nawawi, Hizb Autad, Hizb Nashr, kemudian dilanjutkan dengan mujahadah dan istighotsah kubro. Jadi kami upayakan untuk tetap taqarrub kepada Allah Ta’ala,” tutur cucu Rais Aam PBNU (1971-1980) KH Bisri Syansuri Denanyar.

Pemilihan lokasi Mujahadah Kubro, menurut Gus Salam dilatarbelakangi oleh adanya kaitan sejarah yang kuat antara NU dan Ki Ageng Muhammad Besari.

“Seperti dari sudut pandang nasab yang masih tersambung dengan KH Hasyim Asy’ari. Yang kedua terkait sanad keilmuan, Tegalsari merupakan pesantren pertama di Jawa Timur. Ki Ageng Muhammad Besari juga dikenal dengan perjuanganya melawan Belanda. Jadi, nuansa perjuangan kami ambil dalam konteks kekinian,” tuturnya.

Oleh karena itu, tema yang diusung dalam Mujahadah Kubro adalah “NU Membangun Sanad Jamiyyah, Menyambung Sanad Keilmuan dan Perjuangan”.

Gus Salam menjelaskan, kegairahan warga NU dan kader-kader penggerak patut diapresiasi. Respons PCNU se-Jawa Timur dalam mengikuti acara ini pun luar biasa. Hal itu terbukti dari pendaftaran yang sudah mencapai 15.000 peserta.

“Target kami adalah 9999 kader NU. Tetapi sampai saat ini yang sudah daftar hampir 15.000 belum termasuk warga NU dari Ponorogo sebagai tuan rumah yang pasti akan turut serta memenuhi acara. Memang kami menganjurkan siapa saja yang merasa kader NU, dengan apa pun latar belakangnya silakan hadir di acara mujahadah,” kata Gus Salam.

Agenda Mujahadah dan Ijazah Doa

Jadwal kegiatan Mujahada Kubro 9999 Kader NU Jatim akan dimulai pukul 22.00 dengan pembukaan. Dilanjutkan Doa Iftitah surat Al-Fatihah dipimpin KH Adhim Kholili Bangkalan. Tak lupa para peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Subhanul Wathon dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran.

Sementara Istighotsah dipimpin KH Fahmi Amrulloh Hadzik dari Tebuireng, dilanjutkan ijazah kubro oleh Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Anwar Manshur.

Mujahadah kubro akan dipimpin KH Abdul Matin Bejagung Tuban. Kemudian ditutup doa oleh para kiai sepuh.

Panitia Lokal Ponorogo

Sementara itu, Ketua PCNU Ponorogo KH. Fatchul Aziz mengatakan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Mujahadah Kubro. Acara ini pun dirangkaikan kegiatan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Timur setiap 6 bulan sekali.

Saat yang bersamaan, PWNU Jatim juga menginstruksikan kepada PCNU Ponorogo agar menggelar Mujahadah Kubro bagi kader-kader NU.

“Ponorogo dalam kegiatan ini hanya sebagai panitia lokal saja,” kata Fatchul Aziz.

Melalui kegiatan ini, menurut Fatchul Aziz, PCNU Ponorogo berharap mendapatkan keberkahan, utamanya dalam hal pengembangan dakwah Islam Aswaja.

“Kami berharap, para peserta Bahtsul Masail maupun Mujahadah Kubro bisa mengoptimalkan kegiatan ini sebagai sarana silaturrahim bagi kader, sekaligus ngecharge energi juang kepada Mbah Ageng Besari (KH. Mohammad Besari) dan Mbah Hasan (KH. Moh. Hasan Besari),” ujarnya.

Selain masyayikh dan ulama, kader NU dari berbagai penjuru kabupaten/kota di Jawa Timur juga akan ikut berdoa bersama di Tegalsari.

“Kami perkirakan, masa yang akan hadir lebih dari lima belas ribu kader,” papar Luthfi Hadi Aminuddin, Sekretaris PCNU Ponorogo.

Perkiraan jumlah massa yang akan hadir tersebut bukan tanpa perhitungan. Berdasarkan update laporan yang masuk ke sekretariat per Sabtu 18 Juni 2022 saja, sudah mencapai 15 ribu Nahdliyin. Sebanyak 45 PCNU se-Jawa Timur mengirimkan utusannya dalam jumlah beragama dan menggunakan berbagai kendaraan, baik mobil pribadi maupun bis.

Lebih jauh dijelaskan Luthfi, ada 2 rangkaian acara yang akan digelar, pertama Bahtsul Masail selama 2 hari yang akan diikuti pengurus LBM PCNU se-Jawa Timur dan utusan dari Pondok Pesantren.

“Untuk persiapan mujahadah ini lebih ekstra karena pesertanya bisa lebih dari lima belas ribu,” jelasnya.

Luthfi Hadi Aminudin juga menambahkan, perhelatan akbar ini harus bisa memberikan keberkahan bagi semuanya. Khususnya bagi warga sekitar yang diperkirakan bakal terdampak.

“Kita sudah koordinasi dengan tujuh Mbah Lurah di sekitar lokasi. Mulai dari penyediaan ojek, parkir dan kegiatan ekonomi lainnya.

“Untuk menyukseskan acara, PCNU Ponorogo menggerakkan seluruh lembaga dan banom di bawah naungan keluarga besar NU Ponorogo.

“Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polres, Kodim dan Dinas Perhubungan, begitu juga dengan Ansor dan Banser untuk memandu kedatangan para tamu sampai ke lokasi mujahadah,” kata Sekretaris PCNU Ponorogo Luthfi Hadi Aminuddin. (*/medcen-nu)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim perpanjang pengambilan PIN PPDB SMA/SMK Negeri hingga 4 Juli 2022
Next Article Gubernur Khofifah tantang Muslimat NU lakukan Digitalisasi UMKM

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

14/07/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

12/07/2026
Nahdliyyin

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

11/07/2026
Nahdliyyin

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

11/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?