By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Anggota AMSI Jatim lakukan tapak tilas “sekolah” Soekarno dan “Majapahit” di Mojokerto
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Anggota AMSI Jatim lakukan tapak tilas “sekolah” Soekarno dan “Majapahit” di Mojokerto
Sospol

Anggota AMSI Jatim lakukan tapak tilas “sekolah” Soekarno dan “Majapahit” di Mojokerto

20/06/2022 Sospol
Peserta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menggelar "city tour" pada hari kedua Rakerwil, Minggu (19/6/2022), dengan melakukan tapak tilas ke sekolah saat Soekarno kecil menempuh pendidikan dasar dan menengah di kota Mojokerto, diantaranya di SMPN 2 Kota Mojokerto di Jalan A Yani Kota Mojokerto, yang di halaman depan berdiri patung Soekarno yang posisinya lurus dengan pintu gerbang masuk sekolah. (*/hmn/amsi)
SHARE

Mojokerto (Radar96.com) – Peserta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menggelar “city tour” pada hari kedua Rakerwil, Minggu (19/6/2022), dengan melakukan tapak tilas ke sekolah saat Soekarno kecil menempuh pendidikan dasar dan menengah di kota Mojokerto.

Selain itu, rombongan mengunjungi UMKM sepatu di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, lalu dilanjutkan ke wisata peninggalan Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Salah satunya ke Candi Tikus di Desa Temon.

SDN Purwotengah di Jalan Taman Siswa, Kota Mojokerto merupakan sekolah Koesno (panggilan kecil Soekarno). Semasa penjajahan Belanda disebut Inlandsche School atau sekolah khusus anak warga peribumi yakni Sekolah Rakyat ‘Ongko Loro’.

Diperkirakan, Soekarno belajar di sekolah rakyat ‘Ongko Loro’ pada 1909-1912 dari tingkat dua hingga empat. Saat naik ke tingkat lima, Soekarno kemudian dipindahkan oleh ayahnya ke Europesche Lagere School (ELS) agar lebih memiliki kualifikasi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya.

Peserta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menggelar “city tour” pada hari kedua Rakerwil, Minggu (19/6/2022), dengan melakukan tapak tilas ke sekolah saat Soekarno kecil menempuh pendidikan dasar dan menengah di kota Mojokerto, mengunjungi UMKM sepatu di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, lalu dilanjutkan ke wisata peninggalan Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Salah satunya ke Candi Tikus di Desa Temon. (*/hmn/amsi)

ELS saat ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Mojokerto di Jalan A Yani Kota Mojokerto. Di kedua Sekolah tersebut, di halaman depan berdiri patung Soekarno yang posisinya lurus dengan pintu gerbang masuk sekolah.

Kepala Sekolah SDN Purwotengah, Endang Pujiastutik, mengatakan, Soekarno pernah bersekolah di SDN Purwotengah yang dulunya memiliki nama Ongko Loro (Tweede Inlandsche School). “Soekarno sekolah di sini itu mulai kelas 2 hingga kelas 4,” ungkapnya (19/6/2022).

Begitu kelas 5, Soekarno dipindahkan bapaknya di ELS (Europeesche Lagere School) yang saat ini merupakan SMPN 2 Kota Mojokerto. Pada tahun 1907, Soekarno kecil di Mojokerto, namun sang ayah masih di Sidoarjo.

Selain menyusuri jejak pendidikan Soekarno, rombongan peserta Ralerwil AMSI Jatim juga diajak wisata sejarah ke peninggalan Kerajaan Majapahit. Kerajaan yang pernah masyhur menjadi pemimpin kawasan di Asia.

Ketua AMSI Jatim, Dr Arief Rahman mengatakan, AMSI Jatim mengeksplor Kota Mojokerto melalui agenda city tour. “Mojokerto itu tidak lepas dari sejarah besar bangsa ini. Baik zaman Majapahit hingga kemerdekaan, maupun Zaman Majapahit, Mojokerto, tempat kota raja sebagai pusat pemerintahan,” urainya.

Kerajaan Majapahit menjadi titik sentral dari berkuasanya kerajaan nusantara yang memiliki wilayah kekuasaan di kawasan Asia. Arief menambahkan, bahwa pada zaman itu wilayah kekuasaan Majapahit melebih wilayah yang ada di Indonesia yang pada waktu masih dinamai Hindia Belanda.

“Majapahit dulu itu lebih besar dari itu. Karena itulah city tour kali ini adalah membangkitkan kembali semangat Majapahit. Kita ingin mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bahwa dulu kita pernah menjadi pemain dalam kancah global. Ini agar menjadi semangat teman-teman AMSI, jadi jangan punya mental inferior,” jelasnya.

Sejarah emas itu, menurutnya, harus membuat masyarakat bisa bangga dengan Indonesia, bangga dengan Jawa Timur. Soekarno lahir di Surabaya, sebagian sekolahnya berada di Mojokerto, lalu SMA di Surabaya (Soekarno bertemu aktivis, diantaranya HOS Tjokroaminoto), dan akhirnya kuliah ke ITB Bandung.

“Kita ingin menunjukkan kepada teman-teman bahwa Kota Mojokerto ini mempunyai lokasi napak tilas Soekarno yang merupakan bapak bangsa, founding father Indonesia,” katanya.

Selain itu, peserta Rakerwil AMSI juga meninjauk produksi sepatu di sini, banyak skala UMKM yang dipesan oleh brand-brand besar, tujuan ekspor, inilah merupakan keinginan AMSI untuk ikut berkontribusi.

“Ini dilakukan agar masyarakat tahu jika di Kota Mojokerto ternyata terdapat industri sepatu yang mutu kualitasnya internasional. Seperti bola piala dunia yang ternyata berasal dari produsen di Madiun, maka Kota Mojokerto pun memiliki berbagai macam produk yang bisa mengisi pasar internasional, tidak hanya pasar domestik saja,” katanya.

AMSI juga menapaktilasi sejarah besar Kerajaan Mojopahit. “Kita ingin menapaktilasi kebesaran kerajaan Majapahit. Kebesaran founding fathers kita. Itu akan menjadi semangat tentunya buat teman-teman AMSI sebagai media siber. Karena media siber ini kan borderless, tidak ada batasnya gitu kan. Artinya orang dari seluruh dunia pun bisa mengakses informasi dari media siber,” katanya.

Oleh karena itu, AMSI Jatim mengambil Kota Mojokerto yang dulunya pusat Kerajaan Majapahit untuk memacu semangat. “AMSI Jatim ingin menjadi pemain global meskipun dengan konten-konten lokal, bisa menciptakan konten-konten yang lebih mengeksplor budaya sendiri, eksplorasi peninggalan sejarah dan lainnya,” katanya.

Rangkaian city tour Rakerwil AMSI Jawa Timur 2022 dari tapak tilas sejarah Soekarno, lalu ke UMKM sepatu, hingga berlanjut ke peninggalan Kerajaan Mojopahit itu ditutup dengan makan siang di Sambel Wader Cak Mat tepat di depan Kolam Segaran di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Selain didukung oleh Pemerintah Kota Mojokerto, Rakerwil AMSI Jawa Timur juga mendapatkan support dari PT HM Sampoerna, Tbk., Djarum Foundation, PT Petrokimia Gresik, Pelindo, Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel dan Grab Indonesia. (*/hmn/amsi)

Iklan.

You Might Also Like

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

Dokter Dayat: KOHKARSSI Jawa Timur Siap Perkuat Advokasi Hukum Kesehatan

50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kota “Mojopahit” Mojokerto dan Kota “Pendekar” Madiun sama-sama rayakan HUT ke-104
Next Article KSAD, Ketua Umum PSSI, dan Gubernur Khofifah buka Liga Santri 2022 di Jombang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dari Meme ke Krisis Kepecayaan Publik
Kolom
KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional
Nahdliyyin
Membangunkan “Wakaf Tertidur” untuk Kejayaan Peradaban Islam Indonesia
Kolom
Nahdlatul Ulama (NU) Menyongsong Era Digital: Merawat Jagat, Membangun Peradaban Siber
Kolom

You Might also Like

Sospol

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas

10/07/2026
Sospol

PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas

10/07/2026
Sospol

Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah

10/07/2026
Sospol

Kepengurusan Baru 2026–2031, PKB Bondowoso libatkan ulama, pengasuh pesantren, kader senior, tokoh perempuan, pemuda, dan profesional

09/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?