Jakarta (Radar96.com) – Ahmad Syahid yang pengurus PP LPNU hasil Muktamar Jombang menjadi perwakilan dari unsur Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mendapatkan hadiah atau menjadi “Haji Undangan” tahun 2022 dari Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, Kerajaan Arab Saudi.
“Saya sangat bersyukur atas anugerah yang diberikan Allah Swt, saya beruntung sekali karena ketiban peluang bisa naik haji, bahkan diundang langsung oleh Raja Arab Saudi, jika calon haji yang lain harus menunggu setidaknya 30 tahun, alhamdulillah saya diberi kemudahan,” kata HA Syahid setiba di Tanah Air, Senin (25/7/2022).
Ia menilai program “haji tamu” dari Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, Kerajaan Arab Saudi itu merupakan program yang luar biasa dan sangat bermanfaat, karena semua unsur dilibatkan mulai dari Polri, BUMN, perguruan tinggi, bahkan dari kalangan masyarakat umum.
“Memang, musim haji tahun 2022 adalah haji Istimewa, karena merupakan haji perdana seusai pandemi. Saya beserta keluarga mengucapkan banyak terima kasih bisa masuk dalam rombongan ini, walau saya adalah masyarakat biasa yang tinggal nun jauh,” katanya.
Namun, dirinya langsung dihubungi Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, Kerajaan Arab Saudi melalui Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al Thaqafi, untuk beribadah haji mewakili unsur NU.
“Tidak lupa peran dari Duta Besar RI untuk Saudi Dr. H. A Aziz, tentunya. Semoga sinergisitas, kolaborasi terus dilakukan, menebar manfaat untuk kebaikan,” kata salah satu dari 20-an tamu haji dari Arab Saudi itu.
Hal yang tak disangka juga dialami H Abdul Rasyid yang video-nya sempat viral bahwa dirinya sebagai ustadz kampung yang ada di Masjid Istiqlal, Jakarta, tapi bersamaan ada kunjungan Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, Kerajaan Arab Saudi di masjid itu lalu dirinya bersama isteri dipanggil dan langsung ditunjuk berangkat haji tahun 2022.
“Seperti mimpi, terharu dan senang, nggak disangka bisa terjadi,” kata Fauziyah, istri H Abdul Rasyid. (*/pna)



