By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Piala Dunia U-20 Bisa Jadi Ajang Pembuktian Pengembangan Industri Olahraga
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Inforial > Piala Dunia U-20 Bisa Jadi Ajang Pembuktian Pengembangan Industri Olahraga
Inforial

Piala Dunia U-20 Bisa Jadi Ajang Pembuktian Pengembangan Industri Olahraga

21/09/2022 Inforial
Susi Susanti
SHARE

Jakarta. Radar96.com. MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk pengembangan sektor olahraga, termasuk industri olahraga. Untuk itu, moment Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023 bisa menjadi pembuktian komitmen tersebut.

“Tidak hanya fokus ke stadion, mestinya dari sekarang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai menggali, di Surabaya apa yang bisa dijual produknya di internasional, baik kuliner, pariwisatanya. Bandung, apa? Itu harus mulai dari sekarang didesain,” kata pengamat olahraga Tommy Apriantono hari ini (21/09/22).

Menurutnya, dengan perhelatan besar seperti ini, ada banyak pihak dalam industri olahraga yang akan bergerak. Termasuk juga UMKM. “Misalnya saat PON kemarin di Papua, itu semua bagian dari menggerakkan industri olahraga. Itu seharusnya dilihat sejauh mana menggerakkan masyarakat,“ sebut Tommy.

Menurut pengamatannya, selama PON ke-20 di Papua, kurang memberdayakan industri masyarakat sekitar. Misalnya, kaos souvenir yang dijual berasal dari Bandung. Produk asli yang dijual hanya berupa kerajinan tangan.

Kemudian, jika bicara industri, baru cabang olahraga sepak bola yang industrinya berdampak. “Kalau olahraga, yang sudah bisa berjalan lumayan itu sepakbola. Bicara industri, ketika kompetisi berjalan, maka tim akan membeli jersey, ketika dia menentukan produk jersey dalam negeri akan menggerakan industri tekstil. Ketika pertandingan di stadium, ada banyak UMKM terlibat, menjual makanan dan sebagainya.” jelas Tommy.

Pandemi Covid-19 yang mulai mereda, membuat dunia olahraga kembali menggeliat. Banyak negara dunia yang menjadikan acara olahraga internasional sebagai penggerak ekonomi mereka. Misalnya Qatar bersiap sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022. Begitu juga dengan Indonesia jelang Piala Dunia U-20 Tahun 2023.

“U-20 harusnya sudah mulai dijual, misalnya stadion Jakabaring apa, Pempek, tetapi dikelola dengan internasional sehingga lebih menarik, Surabaya Bung Tomo, Solo Manahan, itu semua sudah harus mulai dikemas pariwisatanya,” beber Tommy.

Sebelumnya, Menko Airlangga menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan bahwa olahraga merupakan industri yang cakupannya sangat luas.

Industri olahraga tidak hanya terkait dengan industri events namun juga termasuk industri apparel atau clothing line, perlengkapan olahraga, hingga broadcasting dan commercial. Dengan demikian, sektor olahraga juga memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pendongkrak perekonomian dan mengembangkan sport tourism nasional.

Pendongkrak Ekonomi

Sementara itu, Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Djoko Pekik Irianto menilai, sektor olahraga memang bisa menjadi peluang untuk menjadi salah satu pendongkrak perekonomian dan mengembangkan sport tourism nasional.

“Benar, saat ini olahraga sudah menjadi ikon global. Olahraga menjadi industri, termasuk sport tourism yang mampu membangkitkan ekonomi,” terang guru besar dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.

Senada, pengamat olahraga Susi Susanti menilai, semakin banyak pertandingan digelar, maka akan berpotensi meningkatkan ekonomi.

“Contohnya semakin banyak pertandingan yang dipertandingkan tentunya banyak atlet-atlet dari luar akan masuk ke Indonesia. Selain itu juga mungkin kita bisa menempatkan pertandingan itu di daerah-daerah wisata. Tentunya bukan hanya atletnya tapi juga mungkin bisa keluarganya, teman-temannya, pendukungnya,” ujarnya.

Selain itu, produk usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) dan merek olahraga asal Indonesia juga bisa dipromosikan lewat kegiatan olahraga.
“Kedua, kita juga punya UMKM, atau brand Indonesia yang bisa dikenalkan. Secara ekonomi, itu bisa mengangkat juga dengan adanya pesta olahraga atau kegiatan olahraga,” lanjut perempuan yang dikenal lewat prestasinya dalam olahraga buku tangkis itu.

Menurutnya, Indonesia memang sudah selayaknya membuat kegiatan olahraga yang bagus dan berkualitas. Sebab kegiatan olahraga nantinya mampu membawa manfaat besar bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun secara citra.

“Jadi kita memang juga harus membuat event-event yang menarik yang memang pas banget. Jangan asal ada. Lewat olahraga ini kan sebetulnya Indonesia bisa dikenal secara pariwisata, budaya, dan produk-produknya,” tegasnya.(*)

Iklan.

You Might Also Like

Debat Capres Tanpa Dibarengi Strategi Komunikasi Berbasis Pemilih Akan Sia-sia

LBH Sebut Demokrasi Telah Dikooptasi

Perkuat Keamanan IT KPU, Waspadai Sabotase Rekapitulasi Suara

Integritas Gelaran Pemilu Dipertaruhkan

Jangan Salah Pilih, Agar Reformasi Tidak Kembali ke Titik Nol

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pertemuan Airlangga-Prabowo Bisa Jadi Langkah Awal Penjajakan Koalisi
Next Article Ponpes Tarbiyatut Tholabah Lamongan miliki PLTS Atap 7.500 W, Gubernur Khofifah: Komitmen Jatim untuk Green Energy dan EBT

Advertisement



Berita Terbaru

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat
Sospol
Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol

You Might also Like

Inforial

Capres Pro Desa akan Jadi Identitas Politik Ganjar

29/11/2023
Inforial

Kecurangan Masif, Kemunduran Demokrasi tidak Terhindarkan

29/11/2023
Inforial

Pemberdayaan Guru Ngaji Harus Diadopsi Jadi Kebijakan Nasional

28/11/2023
Inforial

Komitmen Ganjar Membangun Desa Tidak Perlu Diragukan

28/11/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?