Malang, Radar96.com – Rumah Sedekah NU dan Mitra menggelar acara apresiasi dan silaturahmi dengan sopir dan pembantu sopir ambulance se-Malang Raya. Kegiatan itu dilaksanakan pada Rabu (16/11/22) dan dipusatkan di NK (Nendes Kombet) Cafe, Ampeldento, Karangploso. Sebelumnya dimulai dengan konvoi para sopir ambulance dari Balai Kota Malang.
Apresiasi dan santunan diberikan kepada para sopir ambulance yang selalu siap sedia dan sigap dalam bertugas. Salah satu tragedi besar yang belum lama terjadi di Malang adalah peristiwa di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu yang membawa banyak korban nyawa. Dari peristiwa itu semakin disadari, tenaga kesehatan dan pelayan sosial sangat dibutuhkan untuk menolong korban.
“Tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan masyarakat Indonesia dan dunia. Dari tragedi tersebut kita belajar untuk berperan dan peduli kepada siapapun yang terlibat dalam penanganan, tidak terkecuali para sopir ambulance,” jelas H Noor Shodiq Askandar yang biasa disapa Gus Shodiq, inisiator Rumah Sedekah NU, sekaligus pemrakarsa program sosial ini.




Tidak hanya itu, Gus Shodiq juga menginisiasi untuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan, khususnya anak-anak korban, bisa mendapatkan beasiswa hingga lulus SMA atau sederajat. Hal itu bertujuan untuk menjamin kesetaraan pendidikan bagi anak korban tragedi Kanjuruhan.
Acara apresiasi untuk para sopir ambulance dan pembantunya berlangsung mulai pukul 11.00 sampai pukul 14.00. Apresiasi yang diberikan berupa sembako dan uang tunai. Penyerahan dilakukan oleh Gus Shodiq selaku inisiator Rumah Sedekah NU dan oleh perwakilan dari dinas kesehatan.
Acara dihadiri oleh para tamu dari berbagai pihak. Di antaranya dari dinas kesehatan dan 6 komunitas ambulance di Malang Raya. Kegiatan mulia itu juga disambut hangat oleh owner NK Cafe, Komunitas Anak Bangsa, Dinas Kesehatan Malang, dan pejabat pemerintahan.
“Acara ini diikuti oleh para sopir ambulance dengan sangat antusias. Ini merupakan kali pertamanya sopir ambulance mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Apresiasi ini tentunya akan menambah semangat kami dalam bertugas ke depannya. Terima atas inisiasinya Gus Shodiq dan Rumah Sedekah NU,” kata Alfan, salah satu sopir ambulance yang diminta kesan-kesannya saat mengikuti acara tersebut. Acara diakhiri dengan makan bersama di NK Café dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin KH Zainal Arifin.
Pewarta: Tim Redaksi Manbaul Ulum




