By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LWP NU gelorakan Wakaf Uang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LWP NU gelorakan Wakaf Uang
Nahdliyyin

LWP NU gelorakan Wakaf Uang

04/02/2023 Nahdliyyin
Literasi wakaf yang digelar PBNU bersama dengan LWP PWNU Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), MWCNU Se Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sabtu (4/2/2023). (*/lwp)
SHARE

Malang, Radar96.com – Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) menggelorakan semangat baru umat Islam untuk wakaf uang.

Hal itu disampaikan dalam literasi wakaf yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama dengan LWP PWNU Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), MWCNU Se Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sabtu (4/2/2023).

Ketua PBNU Dr. KH Fahrurrozi yang kerap disapa Gus Fahrur mengharapkan masyarakat, agar memanfaatkan wakaf yang selama ini berkutat pada 3 M Wakaf Masjid, Musholla dan Makam, harus lebih produktif dan memberikan manfaat bagi Umat.

Ia juga sangat mengapresiasi Kegiatan Literasi wakaf NU yang diselenggarakan LWP PBNU dalam rangka 1 Abad NU, dan salah satu Lembaga yang sangat aktif di Lingkungan Nahdlatul Ulama.

Ketika dikonfirmasi wakaf uang itu, Koordinator Wakaf Uang LWP NU, A Nasihin mengatakan literasi wakaf ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ketika masyarakat sudah paham arti dari wakaf uang ini diharapkan akan menumbuhkan minat wakaf uang.

“Sebagian orang belum mengenal akan wakaf uang, dan sebagian orang hanya mengerti jika penggunaan uang hanya untuk sedekah,” katanya.

Sedangkan wakaf uang itu barang yang diwakafkan tidak boleh berkurang, maka uang wakaf ini menjadi Dana Abadi Umat Nahdliyin (DAUN).

Literasi wakaf yang digelar PBNU bersama dengan LWP PWNU Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), MWCNU Se Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sabtu (4/2/2023). (*/lwp)

“Kalau sedekah ‘kan manfaatnya hanya sekali. Namun, kalau wakaf itu uangnya tidak boleh berkurang dan sifatnya abadi,” ungkap A Nasihin ketika dikonfirmasi di Tulungagung, Jumat (3/2/2023).

Nasihin menuturkan PBNU telah menyiapkan para Nadzir atau petugas penerima wakaf melalui pelatihan dan sertifikasi, yang nantinya disebut dengan Kader Wakaf NU (Kawan).

“Ini nantinya setiap Kawan akan kami lengkapi dengan QRIS pribadi. Jadi mereka bisa menerima penyaluran wakaf dari umat,” tuturnya.

Menurut Nasihin, wakaf uang ini lebih mudah untuk dilakukan. Berbeda dengan wakaf tanah, dimana umat yang hendak memberikan wakaf tanah tentunya harus kaya terlebih dahulu baru bisa mewakafkan tanahnya.

Namun, jika wakaf uang ini bisa dilakukan oleh setiap umat. Dan wakaf uang ini tidak ada batasan besarannya.

“Sebenarnya tidak ada batasan besaran wakaf uang. Namun kami punya standar minimal Rp10.000,” jelasnya.

Nasihin menegaskan karena uang yang diwakafkan tidak boleh berkurang, maka seorang nadzir akan bertanggung jawab penuh. Agar tidak berkurang, maka uang wakaf ini akan dimanfaatkan untuk pembiayaan wakaf produktif, seperti pembangunan rumah sakit.

Dengan demikian uang wakaf ini nantinya akan terus bertambah karena digunakan dalam kegiatan ekonomi produktif.

“Intinya uang wakaf ini tidak boleh berkurang, namun boleh bertambah. Jika berkurang, tanggung jawab nadzir dunia akhirat,” tegasnya.

Dalam kegiatan wakaf uang ini, Nasihin turut menggandeng lembaga pendidikan Ma’arif NU untuk menggelorakan wakaf uang di setiap sekolah.

Tujuannya para siswa mempunyai pemahaman sejak dini, bahwa ada banyak macam sedekah.

“Kami juga akan memberikan pemahaman sejak dini terkait wakaf uang di setiap sekolah,” katanya.

Nasihin memperkirakan potensi wakaf uang ini secara nasional mencapai Rp180 Triliun per tahun. Hal ini berkaca pada pengumpulan nilai zakat, infaq dan sedekah (ZIS) Jawa Timur mencapai triliunan setiap tahun.

“Dalam pengelolaan, NU juga sudah mulai berlatih keuangan syariah seperti BMT. Nanti, wakaf uang ini dikelola oleh BMT,” imbuhnya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Uji Klinis Vaksin Merah Putih (INAVAC) sukses, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Rektor Unair
Next Article Semarakkan 1 Abad NU, Unusa, Pemprov Jatim, dan Yayasan Eyelink Foundation adakan Baksos Operasi Katarak di Bawean

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional
Ekraf
Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi
Sospol
Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten
Sospol
Kreativitas Santri Annur Azzahra Hadirkan Lampu Hias Penguat Ekonomi Pesantren
Ekraf

You Might also Like

Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?