Sidoarjo, Radar96.com/NUO – “Nahdlatut Tujjar Fest” yang merupakan bazar perekonomian Nahdliyin dan “Pameran Foto dan Dokumen Komite Hijaz” menyemarakkan gelaran akbar Resepsi Puncak 1 Abad NU di Sidoarjo, Jawa Timur. “Nahdlatut Tujjar Fest” dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo sejak Rabu (01/02/2023) malam, sedangkan Pameran Foto dan Dokumen Komite Hijaz diadakan Lesbumi dan LTN PBNU di Hotel Shangri-La Surabaya sejak Ahad (05/02/2023).
Saat pembukaan Nahdlatut Tujjar Fest di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo (01/02/2023), Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Faisal Saimima mengatakan bahwa Nahdlatut Tujjar Fest merupakan pagelaran untuk menyuguhkan bazar perekonomian Nahdliyin.
“Nahdlatut Tujjar Fest ini menyuguhkan bazar ekonomi rakyat, terutama bagi Nahdliyin, dengan dilengkapi hiburan penampilan seni siswa-siswi madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Sidoarjo,” ujarnya.
Ia mengatakan, Nahdlatut Tujjar Fest merupakan kegiatan terpanjang kedua dalam rangkaian acara 1 Abad NU, karena digelar selama tujuh hari. Sementara agenda terpanjang yang pertama adalah Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) yang dipusatkan di Solo beberapa waktu yang lalu.
“Festival Nahdlatut Tujjar ini merupakan salah satu dari rentetan acara untuk menyongsong 1 Abad NU. Beberapa rangkaian acara yang sudah dilaksanakan di antaranya, NU Women, Religion 20 (R20), Porseni NU, dan penganugerahan tokoh hingga pesantren,” katanya.
Faisal menyampaikan, serangkaian kegiatan dilaksanakan oleh PBNU merupakan upaya untuk menginformasikan pada dunia bahwa organisasi bercorak Islam Ahlussunnah wal Jamaah terbesar di dunia ini telah siap memasuki dan menghadapi tantangan-tantangan di abad kedua.
“Untuk itu, kami mengajak kepada semua warga NU untuk hadir di GOR Delta Sidoarjo Selasa, 7 Februari 2023. Warga NU dari seluruh dunia akan hadir, seperti dari Singapura, Malaysia dan negara-negara lain,” tuturnya.
Disebutkan, acara demi acara dalam menyongsong Resepsi Puncak 1 Abad NU disiapkan dengan sedemikian rupa. Acara puncak nanti pun telah dikonsep dengan baik, sehingga setiap Nahdliyin dapat mengenang momen bersejarah tersebut sepanjang hidupnya.
“Acara Resepsi Puncak 1 Abad NU nantinya akan membuat kita bangga menjadi warga NU. Insyaallah, 1,5 juta warga NU akan hadir dari seluruh dunia,” tandasnya.
Pameran Komite Hijaz
Sementara itu, Pameran Foto dan Dokumen Komite Hijaz yang diselenggarakan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PBNU telah dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Hotel Shangri-La Surabaya, Ahad (05/02/2023).
Dalam kesempatan itu, Gus Yahya menyampaikan bahwa Komite Hijaz dapat melahirkan peristiwa bersejarah bagi organisasi NU. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya keras muassis NU, khususnya KH Abdul Wahab Hasbullah sebagai sang inisiator gerakan.
“Semua orang tahu komite ini berhasil merebut hijaz melalui suatu revolusi yang sangat keras,” ujar Gus Yahya.
Ia mengatakan, kumpulan manuskrip dan dokumen yang dipamerkan tersebut merupakan sekumpulan bahan guna menyempurnakan narasi perjuangan para muassis pelopor Komite Hijaz di masa lalu.
“Kita membutuhkan suatu narasi tentang apa yang sebenarnya diperjuangkan oleh pendahulu kita ketika dengan berani membuat inisiatif membentuk Komite Hijaz dan berangkat ke Hijaz bertemu dengan penguasa Hijaz Raja Ibnu Saud,” ungkapnya.
“Dari semua ini kalau kita kumpulkan beliau sudah mengusulkan Komite Hijaz ini sejak 1925 sebelum NU didirikan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Lesbumi PBNU KH Muhammad Jadul Maula menuturkan, Pameran Komite Hijaz ini merekam perjalanan bersejarah KH Abdul Wahab Chasbullah dan Syekh Ghanaim al-Amir ketika bertemu Raja Ibnu Saud tahun 1928 M.
“Paling tidak, membuka satu ingatan, membuka satu semacam komitmen dan rasa syukur terima kasih kepada para muassis atas perjuangannya, ketika digambarkan naik kapalnya, ketemu banyak orang,” katanya saat memberikan sambutan.
Dirinya menyebutkan, keberangkatan ke Hijaz itu dilakukan dengan biaya sendiri. Hal itu juga menggambarkan keikhlasan KH Abdul Wahab Chasbullah dan kuatnya komitmen perjuangan dan visinya ke depan. “Mudah-mudahan dengan ini dapat mengambil spirit dan inspirasi, ngalap barokahnya,” katanya dalam agenda yang dihadiri KH Hasib Wahab selaku dzurriyah KH Abdul Wahab Chasbullah. (*/NUO)
Sumber:
*) https://jatim.nu.or.id/metropolis/wasekjen-pbnu-nahdlatut-tujjar-fest-suguhkan-bazar-ekonomi-nahdliyin-H5vap
*) https://jatim.nu.or.id/metropolis/resmi-dibuka-pameran-komite-hijaz-rekam-peristiwa-bersejarah-muassis-nu-nrDYa



