By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ulama Besar Turki Syeikh Fadhil silaturahmi ke Gubernur Khofifah, angkat jadi Saudara Dunia-Akhirat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ulama Besar Turki Syeikh Fadhil silaturahmi ke Gubernur Khofifah, angkat jadi Saudara Dunia-Akhirat
Nahdliyyin

Ulama Besar Turki Syeikh Fadhil silaturahmi ke Gubernur Khofifah, angkat jadi Saudara Dunia-Akhirat

09/02/2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima silaturahmi ulama besar asal Turki yaitu Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani di Gedung Negara Grahadi, Rabu (8/2) sore. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima silaturahmi ulama besar asal Turki yaitu Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani di Gedung Negara Grahadi, Rabu (8/2) sore.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah mendapatkan hadiah spesial, karena cicit generasi ke-25 dari Sulthanul Auliya Syekh Abdul Qadir al-Jailani tersebut menghadiahkan 6 jilid lengkap kitab tafsir Al-Jailani langsung dari Maulana Assayyid Prof Dr Muhammad Fadhil al-Jilani.

Hadiah tersebut cukup istimewa lantaran Assayid Assyarif Syekh Prof. DR. Muhammad Fadil Al-Jilani Al-Hasani merupakan peneliti manuskrip kitab turots ternama, terutama turots-turots Syekh Abdul Qadir al-Jailani al-Hasani al-Husaini.

“Kami hadiahkan kitab tafsir ini untuk Saudari saya Ibu Khofifah. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW selalu mengangkat persaudaraan di antara para sahabat. Saya ingin menjadikan Ibu Khofifah sebagai saudara saya, ini saudara saya dunia akhirat. Seperti perintah Rasulullah SAW antara Sayyidina Ali dan para sahabat. Semua bersaudara seperti yang diperintahkan Rasulullah SAW,” tutur Syekh Fadhil Al-Jailani.

Dalam kesempatan itu, ulama besar yang hingga kini masih aktif sebagai dosen di American University for Human Sciences/California itu memberikan banyak petuah pada Gubernur Khofifah dan juga seluruh tamu undangan yang hadir di Gedung Negara Grahadi.

Di antaranya tentang pentingnya seorang pemimpin untuk berlaku adil, memberikan perhatian pada masyarakat yang berkondisi fakir dan miskin, serta agar selalu menyanyangi anak yatim.

Ulama yang juga Pimpinan Umum Markaz al-Jilani Istanbul Turki ini juga memberikan banyak nasehat tentang pentingnya sikap toleransi dan moderasi yang harus dipegang teguh setiap insan manusia.

Tidak hanya itu, Syeikh Fadhil juga memberikan penyampaian tentang pentingnya memegang teguh keilmuan. Ia menekankan bahwa ilmu ada 3 macam. Pertama ilmu hakiki yang digunakan untuk menunjukkan kebenaran sesuatu yang haq dengan cara haq pula, yaitu ilmu aqidah.

Lalu, ilmu yang kedua, lanjutnya adalah ilmu maknawi yang digunakan untuk menjelaskan makna secara maknawi, seperti ilmu syariat, tafsir dan hadits. Dan itu adalah ilmu agama.

Yang ketiga adalah ilmu dhahir yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tampak tentang keajaiban dan itu yang saat ini dengan ilmu-ilmu keahlian atau ilmu teknologi.

“Semua orang harus belajar ilmu teknologi bahwa seribu tahun yang lalu syeikh Abdul Qodir Jailani sudah mengatakan pentingnya 3 macam ilmu ini,” kata Sayyid Fadhil dalam tausiyahnya.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih karena ulama besar Maulana Assayyid Assyarif Syeikh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani berkenan berbagi ilmu, menyempatkan waktunya untuk menyapa warga masyarakat Jawa Timur.

Termasuk hadiah istimewa berupa enam jilid kitab tafsir Al-Jailani yang diberikan kepadanya. Menurut Gubernur Khofifah hadiah tersebut sangat berarti dan sebuah kehormatan karena menerima langsung karya tersohor dari ulama sekelas beliau.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa pesan-pesan yang disampaikan Syeikh Fadhil sangat penting dan relevan dengan kondisi umat manusia saat ini. Khususnya tentang bagaimana menjaga toleransi dan moderasi.

“Saya rasa apa yang disampaikan beliau semua menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan kita semua. Bagaiamana beliau berpesan tentang moderasi dan toleransi itu tidak hanya narasi tapi juga menjadi bagian dari bukti bahwa ada bangunan persaudaraan yang luar biasa yang dilakukan oleh Sayyid Fadil,” ungkapnya.

“Termasuk juga pesan beliau bahwa pemimpin harus berlaku adil, memperhatikan fakir miskin dan juga anak yatim. Yang artinya tidak cukup kita hanya fokus hablum minallah tapi juga bagaimana kita hablum minnas,” imbuhnya.

Khofifah juga menggarisbahawi pesan Syeikh Fadhil yang mengajarkan manusia agar selalu menempatkan ilmu di atas segala hal serta menjadikan ilmu untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan.

“Tetaplah semangat untuk meningkatkan derajat kita semua dan pembangunan kita semua dengan ilmu dengan ilmu dengan ilmu,” imbuhnya.

Di saat yang sama Gubernur Khofifah juga meminta Sayyid Fadhil memimpin shalat ghaib usai shalat Maghrib berjamaah yang diperuntukkan bagi seluruh korban meninggal dunia akibat Gempa di Turki dan sebagian Suriah. Ia juga menginstruksikan hal yang sama agar dilakukan di Masjid Al Akbar Surabaya.

“Doa kita mudah-mudahan mereka diberikan kebaikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan tentu kita berharap segala amal baiknya diterima oleh Allah dan khilafnya diampuni Allah,” ucapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

PW Muslimat NU Jatim: Fenomena Hilangnya Cinta Butuhkan “Karakter Pecinta”

UPZIS LAZISNU Bringinbendo Gelar Santunan Anak Yatim Rutin Tahunan

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Salam ziarahi makam Kader IPNU yang Meninggal Saat Puncak Satu Abad NU
Next Article Jadi Primadona Safari Politik, Golkar Menang Pengalaman

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”

03/03/2026
Nahdliyyin

Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim

03/03/2026
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026
Nahdliyyin

Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”

01/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?