By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Durian Varietas Baru Sekelas Black Thorn meriahkan Festival Durian Sumberasri 2023
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Durian Varietas Baru Sekelas Black Thorn meriahkan Festival Durian Sumberasri 2023
Ekraf

Durian Varietas Baru Sekelas Black Thorn meriahkan Festival Durian Sumberasri 2023

12/02/2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merayakan hasil panen Durian bernilai ekspor dalam Festival Durian Sumberasri 2023, di Desa Sumberasri, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, Minggu (12/2). Festival ini sendiri dilaksanakan selama 3 hari yaitu 10-12 Februari 2023. (*/hmn)
SHARE

Blitar, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merayakan hasil panen Durian bernilai ekspor dalam Festival Durian Sumberasri 2023, di Desa Sumberasri, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, Minggu (12/2).

Festival ini sendiri dilaksanakan selama 3 hari yaitu 10-12 Februari 2023.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah yang merupakan Durian Lover ini mengenalkan durian verietas baru yang diberinya nama Durian Sumberasri.

Gubernur bahkan mengakui, kualitas, rasa, dan penampilan durian junis baru itu setara dengan Durian kualitas tinggi, yaitu Durian Black Thorn dari Malaysia.

“Saya ini Durian Lover , makanya saya relatif bisa mengenali durian dan kualitasnya. Nah rupanya di sini ada salah satu varietas Durian yang belum punya nama. Padahal rasa, rupa, dan kualitasnya hampir seperti Durian Black Thorn punya Malaysia,” ucapnya.

“Saya akan memberikan nama yang lekat dengan desa ini yaitu Durian Sumberasri. Sesuai nama desanya, harapannya Durian ini bisa menjadi sumber rezeki, sumber kesejahteraan, sumber keasrian,” lanjutnya.

Mantan Mensos itu pun percaya bahwa Durian Sumberasri akan menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Kabupaten Blitar dan Jawa Timur. Apalagi, dengan mengangkat nama Sumberasri sebagai Desa Wisata.

Tak cukup di situ, gubernur perempuan pertama Jatim ini juga menekankan bahwa potensi desa wisata dapat datang dari banyak hal. Salah satunya buah-buahan yang tumbuh subur di suatu daerah. Di Desa Sumberasri, Kab. Blitar, contohnya, durian dapat tumbuh subur karena tanah vulkaniknya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merayakan hasil panen Durian bernilai ekspor dalam Festival Durian Sumberasri 2023, di Desa Sumberasri, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, Minggu (12/2).
Festival ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu 10-12 Februari 2023. (*/hmn)

“Duriannya Sumberasri ini menjadi ikon wisata yang khas. Dari sana, Sumberasri menjadi Desa Wisata. Blitar memiliki tanah yang cocok untuk tanaman durian. Orang-orang yang ke Sumberasri belum bisa dibilang sudah ke sana kalau belum menikmati Duriannya,” sebutnya.

Pada Festival itu juga dibahas potensi perkebunan Blitar lainnya, yaitu Kampung Wisata Manggis, Nanas tanpa kupas, dan Kopi.

Khusus untuk kopi, Khofifah mencanangkan agar demand ekspor kopi ke Mesir dan negara lainnya bukan hanya dipenuhi oleh daerah tertentu di Jatim. Tetapi, dipenuhi oleh daerah-daerah yang biasanya juga memproduksi kopi berkualitas.

Terkait itu, Khofifah menekankan pentingnya communal branding . Communal branding sendiri adalah kegiatan peningkatan kualitas produk, kapasitas kelembagaan, dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia serta untuk pengembangan promosi dan pemasaran di bawah satu merek yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat (community) secara bersama-sama.

“Ini salah satu rahasia bagaimana Jatim bisa menembus pasar dunia. Potensi Blitar bukan cuma di Durian tapi juga cokelat, Manggis, Nanas, dan Kopi, ikan KOI dan lainnya,” ungkapnya.

“Sekarang ada Kampung Wisata Manggis. Rupanya, Nanas yang bisa dimakan tanpa dikupas juga ada di kampung ini, kabupaten Blitar. Ini bisa kita perluas karena Nanas tanpa kupas masih terbatas produksinya. Sedangkan kopi, kami ingin mengajukan bagaimana ekspor nanti demand nya bisa dipenuhi oleh daerah-daerah penghasil kopi di Jatim, jadi bukan daerah tertentu saja,” ia menambahkan.

Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi terhadap Festival ini. Di mana, gelaran ini ini bisa menggugah petani untuk terus membudidayakan Durian lokal yang bisa menjadi andalan tembus pasar internasional.

“Festival ini dapat membuat kita makin sadar atas potensi ekonomi berbasis hortikultur. berbagai komoditas kita yang bernilai ekspor, dan potensi holtikultur dapat kita tingkatkan produksinya sehingga nilai ekonominya meningkat,” sebutnya.

Tak hanya itu, di kesempatan ini Gubernur Jatim itu juga meresmikan lokasi lain yang tidak kalah pentingnya. Yaitu Pasar Agrowisata dan Kuliner Tradisional Desa Wisata Sumberasri, serta Pasar Wisata & Rest Area Desa Wisata Sumberasri. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti secara langsung oleh Gubernur Khofifah.

Harapannya, spot-spot baru ini akan turut mendongkrak perekonomian setempat dan menggaungkan nama Desa Sumberasri sebagai Desa Wisata Jatim.

Sejalan dengan Gubernur Khofifah, Bupati Blitar Rini Syarifah optimis bahwa hasil bumi Blitar dapat bersaing di pasar internasional dengan kualitas tinggi. Apalagi, berkontribusi pada ketahanan pangan dunia.

“Kita punya potensi agrowisata baru, Wisata Kampung Manggis dan Wisata Kopi. Kami ingin mengangkat Kab. Blitar menjadi pertanian modern dan kualitas serta bernilai ekspor ke luar negeri untuk mendongkrak perekonomian. Semoga inovasi kami ini dapat berkontribusi pada ketahanan pangan dunia,” ujarnya.

Kepala Desa Sumberasri Seniadi pun menganggap festival ini dan dorongan Gubernur Khofifah untuk terus bersama meningkatkan kualitas holtikultura di daerahnya.

“Ini penyemangat untuk meningatkan kualitas dan kuantitas bersama. Kami optimis untuk menargetkan desa sumberasri bernilai ekspor atau destinasi wisata yang patut dikunjungi dan dilestarikan,” pungkasnya.

Meski hari Minggu ini adalah hari terakhir, beberapa pengunjung yang antusias bahkan membawa rombongan besar ke festival ini.

Ibu Susanto (64) salah satunya. Ia datang ke Festival Durian Sumbersari bersama rombongan Senam Tera Indonesia (STI) Karangsari berjumlah 15 orang.

“Begitu tahu ada festival, kami langsung ke sini ramai-ramai. Ada durian, manggis, nanas, kopi. Semuanya enak dan harganya terjangkau. Ini tadi masing-masing beli satu paket durian isi 3 buah. Isinya dikeluarkan dan dipacking pakai mika. Jadi praktis,” tandasnya.

Diketahui, produksi durian Jawa Timur pada Tahun 2022 sebesar 419.848,87 ton, dimana angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 52,5 % dibandingkan Tahun 2021. Nilai produksi tersebut berkontribusi di tingkat nasional sebesar 22 – 25 % dan menduduki peringkat pertama dan diikuti Sumatra Barat, Jawa Tengah dan Sumatra Utara serta Jawa Barat.

Di antara 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, ada 5 kabupaten yang menjadi sentra produksi Durian tertinggi, secara berurutan berada di kabupaten Pasuruan sebesar 113.407,75 Ton, Kabupaten Probolinggo 63.914,48 Ton dan Kabupaten Malang sebesar 57.490,98 Ton, Kabupaten Jember sebesar 35.301,11 Ton serta Kabupaten Jombang sebesar 33.744,62,62 Ton sedangkan Kabupaten Blitar berada pada peringkat ke 7 di Jawa Timur dengan produksi sebesar 14.356,20 Ton.

Potensi Durian di Kabupaten Blitar pada Tahun 2022 dengan jumlah tanaman yang menghasilkan sebanyak 115.205 pohon dan produksi sebesar 14.356,20 Ton. Sedangkan daerah Sentra durian Kabupaten Blitar berada di Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok, Desa Gogolatar Kecamatan Talun, Desa Krisik Kecamatan Gandusari.

Komoditas hortikultura lainnya, yang menjadi primadona eksport andalan Indonesia adalah buah manggis, mengingat sejak Tahun 1970 sampai sekarang permintaan akan buah ini meningkat terus.

Produksi Manggis Jawa Timur pada Tahun 2022 sebesar 81.469,61 Ton dimana angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 157 % dibandingkan Tahun 2021. Nilai produksi tersebut ber kontribusi di tingkat nasional sebesar 10 % persen dan menduduki peringkat kedua di Indonesia di mana yang pertama Provinsi Sumatra Barat diikuti ke dua Jawa Timur, ke 3 Jawa Barat dan ke 4 Sumatra Utara serta NTB.

Sedangkan, Kopi Jawa Timur berada pada 5 besar sebagai produsen terbesar kopi Nasional dengan total produksi kering sebesar 68.916 Ton pada tahun 2022. Kopi Jawa Timur terdiri dari Kopi Robusta dan Kopi Arabika. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pastikan Stok Beras Cukup, Gubernur Khofifah Gencarkan Operasi Pasar
Next Article Banjir Bandang landa Bondowoso, Gubernur Khofifah Pastikan Relokasi dan Logistik Warga

Advertisement



Berita Terbaru

Siswa SMA Khadijah Surabaya Tembus Rusia lewat Beasiswa “Russian Government Scholarship”
Sospol
Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi
Nahdliyyin
Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
Pelantikan PMII Airlangga, Wujudkan Semangat Kolaborasi Pendayagunaan Kader Islam Rohmatan Lil Alamin
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
Ekraf

Fintech sebagai Alternatif Solusi Keuangan Unit Bisnis Pesantren

15/11/2025
Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Tingkatkan SDM Pesantren, Foker Koppontren Jatim Gandeng BDI

18/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?