By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal
Ekraf

Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal

26/06/2026 Ekraf
SHARE

Bondowoso, radar96.com – Festival Muharram 2026 tidak hanya menjadi perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Selama penyelenggaraan yang berlangsung sejak 8 hingga 25 Juni 2026, nilai transaksi ekonomi yang tercipta diperkirakan mencapai Rp3 miliar, didominasi aktivitas perdagangan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengikuti bazar maupun pelaku usaha di sekitar kawasan Alun-Alun Bondowoso.

Capaian tersebut menjadi salah satu hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Bank Indonesia melalui program Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang (SAMARA) yang mengintegrasikan penguatan ekonomi syariah, industri halal, literasi keuangan, dan pengembangan UMKM dalam satu rangkaian Festival Muharram 2026.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Ir. Hergiar Yuli Pramanto, S.T., M.T., dalam keterangannya, Jumat, mengatakan Festival Muharram kini telah berkembang menjadi agenda pembangunan ekonomi daerah yang memanfaatkan momentum keagamaan untuk mendorong aktivitas perdagangan dan memperluas pasar produk lokal.

Menurutnya, sinergi bersama Bank Indonesia memberikan nilai tambah karena pelaksanaan festival tidak hanya menghadirkan kegiatan religius dan budaya, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan pelaku UMKM serta pengembangan industri halal.

“Festival Muharram merupakan agenda strategis Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang selalu ditunggu masyarakat maupun pelaku usaha. Tahun ini kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia melalui Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang (SAMARA), sehingga festival tidak hanya menjadi ruang syiar keagamaan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, peningkatan literasi keuangan syariah, serta pengembangan industri halal,” kata Hergiar.

Selama hampir tiga pekan pelaksanaannya, Festival Muharram melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jatim, PTPN XII, Permodalan Nasional Madani (PNM), Baznas, Hiswana Migas, A3, D’Prima, Samudera Indo Pangan, pondok pesantren, lembaga pendidikan, komunitas, insan media, hingga ratusan pelaku UMKM.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui beragam kegiatan. Bank Indonesia menghadirkan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) SAMARA yang meliputi Pelatihan Digitalisasi Pesantren, Tabligh Akbar dan Majelis Sholawat Bhening, Showcase UMKM dan Industri Halal, Seminar Ekonomi Pesantren, Sharia Innovation for Youth, hingga Samara Run yang diikuti lebih dari 1.000 peserta.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar pameran lukisan, khatmil Al-Qur’an, pawai lampion, sosialisasi sertifikasi halal, pagelaran rakyat, Festival Jejak Purba Bondowoso, bazar produk unggulan dan UMKM, fashion show busana muslim, pertunjukan seni budaya Islami, kontes ternak, hingga Senandung Sholawat bersama Mursyid Mostafa Atef.

Festival juga menghadirkan layanan sosial berupa pemeriksaan kesehatan mata bagi 2.202 warga, sementara 162 orang memperoleh layanan operasi katarak gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Hergiar menilai kehadiran Mursyid Mostafa Atef tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga membuka peluang promosi produk unggulan Bondowoso di pasar internasional, khususnya Mesir, melalui jejaring yang terbangun selama kunjungan tersebut.

Berdasarkan hasil evaluasi panitia, nilai transaksi langsung selama Festival Muharram diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Nilai tersebut berasal dari aktivitas perdagangan di bazar UMKM, usaha kuliner, pedagang kaki lima, hingga berbagai kegiatan ekonomi yang tumbuh di sekitar lokasi festival.

“Perputaran ekonomi selama Festival Muharram menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM memperoleh ruang promosi dan penjualan, masyarakat mendapatkan hiburan dan layanan sosial, sementara ekonomi daerah ikut bergerak,” ujarnya.

Menurut Hergiar, capaian tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan kegiatan berbasis budaya dan keagamaan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah apabila didukung kolaborasi berbagai pihak.

Ia berharap sinergi yang telah dibangun melalui Festival Muharram dan SAMARA dapat terus diperkuat sehingga agenda tahunan tersebut tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen pengembangan ekonomi lokal, peningkatan daya saing UMKM, perluasan industri halal, serta mendukung terwujudnya visi Bondowoso Berkah (Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik). (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi

Road Map Pesantren Tangguh Bencana Dimulai dari Malang

Produk OPOP Perluas Jejaring Usaha dalam Misi Dagang Jatim-Riau

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso
Next Article MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso
Milenial
Tiga Siswa Bondowoso Ukir Prestasi di Jatim, Bersiap Tampil di OSN Nasional
Sospol
DMI Jatim Miliki 400 Pendamping “Halal” Bantu UMKM Sekitar Masjid
Sospol
Lantik Dokter Baru, Rektor Unusa Tekankan Integritas dan Empati
Sospol

You Might also Like

Ekraf

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

03/07/2026
Ekraf

Peternakan Ayam Kampung Pesantren Al Fatah Tembus Ratusan Ekor

02/07/2026
Ekraf

Lima Koppontren Tembus Final Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat Jawa Timur

01/07/2026
Ekraf

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional

30/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?