By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah apresiasi Kolaborasi Pemprov Jatim – Kodam V/Brawijaya dalam penanganan inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting, dan investasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah apresiasi Kolaborasi Pemprov Jatim – Kodam V/Brawijaya dalam penanganan inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting, dan investasi
Sospol

Gubernur Khofifah apresiasi Kolaborasi Pemprov Jatim – Kodam V/Brawijaya dalam penanganan inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting, dan investasi

01/03/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam V/Brawijaya TA 2023 di Surabaya, Selasa (28/2) sore. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Kodam V/Brawijaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan dampak positif pada pembangunan daerah. Utamanya, empat isu utama yang menjadi amanah Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di Sentul International Convention Center, Bogor pada Januari lalu.

Keempat amanah itu adalah pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, dan investasi.

“Terkait pengendalian inflasi, kita harus ingat bahwa Surabaya dan Malang menyumbang 52-54% dari total inflasi. Tapi Alhamdulillah relatif bisa kita kontrol dengan bantuan dan pengawasan tim satgas pangan bersama TNI dan POLRI,” ujar Gubernur Khofifah saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam V/Brawijaya TA 2023 di Surabaya, Selasa (28/2) sore.

Sedangkan untuk penanganan kemiskinan ekstrem, mantan Menteri Sosial RI itu, menyampaikan peran penting TNI yang terus aktif salah satunya melalui program rumah tinggal layak huni. Program ini merupakan kolaborasi Pemprov dengan TNI khususnya melalui Kodam V/Brawijaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi penduduk yang merupakan sasaran penanganan kemiskinan Ekstrem.

“Saat ini, angka kemiskinan ekstrem Jawa Timur lebih rendah daripada Jawa Barat maupun Jawa Tengah, karena kerja sama Babinsa yang memberikan efek cukup signifikan,” tutur Khofifah.

Sementara itu, terkait penanganan stunting di Jawa Timur juga membuahkan hasil membahagiakan, karena terdapat penurunan angka stunting berkat asuhan langsung Pangdam V/Brawijaya dan jajaran.

“Sekarang ini tingkat stunting kita ada di 19,2%, di bawah standart WHO yakni maksimal 20%. Ini salah satunya adalah karena program Pak Pangdam dan Dandim sebagai Bapak Asuh untuk anak-anak yang teridentifikasi stunting,” jelasnya.

Sementara itu, untuk investasi, Khofifah mengungkapkan bahwa sejauh ini Jawa Timur telah menorehkan capaian tertinggi pada kurun waktu lima tahun terahir. Mengingat, pada 2022, Jawa Timur jauh melampaui target investasi yang berdasarkan RPJMD adalah senilai Rp80 triliun, alhamdulillah kita bisa melampaui target yaitu 110,3 Trilliun.

“Target kita Rp 80 triliun, tapi kita berhasil mencapai Rp 110,3 triliun. Nah, investor tertarik berinvestasi mau itu pasti mempertimbangkan aspek keamanan, kondusif, dan iklim berusaha yang produktif. Alhamdulillah, Kodam V Brawijaya dan jajaran selama ini sangat signifikan menciptakan dan menjaga suasana yang kondusif di Jawa Timur,” terang Khofifah.

Untuk itu, gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kodam V/Brawijaya. Ia juga berpesan, untuk tetap menjaga persatuan dan strong partnership guyub rukun antara seluruh elemen Forkopimda di Jawa Timur.

“Keywordnya adalah kolaborasi. Bhinneka Tunggal Ika harus diikat dengan Pancasila biar tidak ambyar. Jadi walaupun kita berbeda, kita tetap bersinergi dan terikat dengan Pancasila,” tegasnya.

Khofifah menuturkan bahwa gotong royong antara komponen bangsa, bahkan sudah tertuang pada pembukaan UUD 1945. Maka dari itu, eksekutif tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa kerjasama dari TNI-Polri, masyarakat, pemerintah, pengusaha, perguruan tinggi, media dan lembaga negara lainnya.

“Selain itu, kita berkolaborasi karena permasalahan global itu tidak pernah berdiri sendiri. Semua masalah bersifat kompleks. Maka dibutuhkan sosok complex problem solver untuk menyelesaikannya. Berarti, kita harus jadi problem solver di posisi manapun kita kita bertugas,” tuturnya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah kepada Kodam V/Brawijaya.

Ia mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin menjaga kolaborasi dan amanah untuk terus melakukan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

“Kami berterima kasih untuk Bu Gubernur yang sudah memberikan arahan bagaimana bisa bersinergi untuk membantu pembangunan di Jawa Timur,” ucapnya.

“Tadi disampaikan bahwa kami harus menjaga peran membantu masyarakat. Seperti terlibat dalam ketahanan pangan, operasi pasar, mengontrol harga-harga yang ada di masyarakat, dan yang paling penting menciptakan keamanan dan kenyamanan sehingga investor maupun dunia usaha tidak goyah,” tutup Farid. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten

Program Holiday Anak Pesisir Pantai Sine yang Menarik

Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya

PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Penulis Buku ‘Napak Tilas Satu Abad NU’ kunjungi PWNU Jatim minta masukan Data Sejarah
Next Article PBNU-Bawaslu RI Sepakat Tolak Politik Identitas Pemilu 2024

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional
Ekraf
Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi
Sospol
Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten
Sospol
Kreativitas Santri Annur Azzahra Hadirkan Lampu Hias Penguat Ekonomi Pesantren
Ekraf

You Might also Like

Sospol

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

27/06/2026
Sospol

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

25/06/2026
Sospol

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

25/06/2026
Sospol

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

24/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?