Surabaya, Radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menutup “Perayaan Satu Abad NU” dengan “Anugerah PWNU Jatim Award 2023” di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, pada Sabtu 18 Maret 2023 sejak pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Dalam rangkaian acara ini juga digelar sejak pagi itu yakni “NU Jatim Expo”. Pameran itu menyajikan Pasar Murah Nahdliyin, berupa beras lahap wanita, gula pasir Lateboe, minyak dan bawang merah. Juga, berbagai produk unggulan UMKM dari cabang-cabang NU yang didukung badan otonom dan lembaga terkait.
Sebanyak 60 stan disiapkan untuk menyajikan produk-produk UMKM, mulai dari produk pertanian seperti pupuk organik, perabot rumah tangga, kriya, kuliner, dll. Terkait makanan dan minuman produk UMKM tersebut, didukung dengan pelaksanaan sertifikasi halal.
Agenda acara di Pondok Pesantren Lirboyo yang juga terhitung berdiri lebih dari satu abad itu, juga ada Istighotsah dan Ijazah Kubro bersama para kiai sepuh, yang diikuti para pengurus, khususnya kiai jajaran syuriah PWNU dan PCNU serta MWCNU se-Jawa Timur.
Ada juga hiburan bersama Orkes Gambus Balasyik dan Cak Shodiq, namun agenda yang lebih ditunggu-tunggu adalah Penganugerahan PWNU Jatim Award 2023.
Dalam keterangan, Kamis, 16 Maret 2023, ketua pelaksana PWNU Jatim Award 2023, H M Koderi, kegiatan ini merupakan konsolidasi program-program NU se-Jawa Timur sebagai pengabdian kepada masyarakat secara luas.
“Kategori PCNU terbaik terdiri dari 3 klaster, masuk nominasi sejumlah 12 PCNU. Seperti Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Nganjuk, Mojokerto, Sumenep, Pamekasan, Jember, Sampang, Kota Pasuruan, Babat dan Pacitan,” tutur M Koderi, yang Wakil Ketua PWNU Jatim itu.
Terdapat juga kategori MWCNU, Ranting NU, serta kategori lembaga-lembaga di masing-masing tingkatan. Juga badan-badan otonom NU.
“Bentuk-bentuk pengabdian kepada masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, pengembangan ekonomi, dan pendidikan, termasuk dalam penganugerahan ini,” tutur M Koderi.
Kategori Rumah Sakit NU, terdapat tiga nominator terbaik, seperti RS Unisma Kota Malang, RS Sakinah Kabupaten Mojokerto, dan RSI Ahmad Yani Surabaya. Sedang kategori Klinik NU, masuk nominator adalah Klinik NU Kab Blitar, Mabarot Wringinanom Gresik, dan Klinik Muslimat NU Singosari Kabupaten Malang.
Dibanding tahun-tahun sebelumnya, sambutan dari PCNU se-Jatim cukup menggembirakan. Terbukti dengan kesertaan cabang-cabang itu dalam semua ketegori dari PWNU Jatim Award.
“Memang, Anugerah PWNU Jatim Award sempat terhenti dua tahun selama pandemi Covid-19. Sehingga, pada pelaksanaan tahun ini lebih bergairah dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tutur M Koderi, yang juga konseptor utama PWNU Jatim Award sejak 2016.
Selain Penganugerahan PWNU Jatim Award 2023, juga Anugerah Mahakarya Ulama Jawa Timur dan Anugerah Juara Porseni NU.
“Alhamdulillah, dalam Porseni NU di Surakarta, Kontingen PWNU Jatim meraih juara pertama. Sehingga, para atlet peraih medali emas akan mendapat anugerah khusus dari PWNU Jatim,” tutur KH Robith Fuadi, sekretaris panitia Peringatan 100 Tahun NU dari PWNU Jatim, menambahkan. (*/mcnu)



