Malang, Radar96.com – Satu lagi kreasi baru Rumah Sedekah NU diluncurkan. Program tersebut diberi nama Kartu Anak Mandiri Jawa Timur. Kartu ini disamping sebagai identitas penerima manfaat beasiswa dari Rumah Sedekah NU, sekaligus sebagai alat kontrol bagi pendamping anak yatim, agar pendidikan mereka terus terpantau, demikian penjelasan Bagus Fahmi selaku Ketua Panitia Kegiatan.

Selanjutnya juga dijelaskan bahwa mulai bulan ini, pola bantuan untuk anak yatim diubah menjadi beasiswa berkelanjutan sampai yang bersangkutan lulus. Oleh karena itu, mereka akan terus dipantau dan didampingi oleh para santri Pesantren Manbaul Uluum Malang. Para relawan ini berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Malang. Jika berdampak positif, beasiswa akan diteruskan. Akan tetapi jika berdampak negatif, atau mandek, nanti akan dievaluasi kembali.

Ketua harian Rumah Sedekah NU, Agus Susanto menambahkan bahwa dengan program ini diharapkan kemanfaatan dari apa yang diberikan para donatur bisa berdampak dalam jangka panjang. Bukan lagi pemberian yang sifatnya, memberikan kesenangan sesaat. Launching Kartu Anak Mandiri Jawa Timur juga didukung oleh Bank Mandiri dan Bank Jatim divisi Syariah.
Hadir pada acara tersebut, Ketua PW LP Ma’arif NU Jatim, Wakil Katib Syuriah dan Mustasyar PCNU Kab Malang, Perwakilan LazisNU Jatim, Ketua LazisNU Kota Malang, Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Dau Malang, mitra Rumah Sedekah NU, dan banyak tokoh tokoh yang lain.



