Surabaya, Radar96.com/KONU – Ketua PWNU Jatim Dr KH Marzuqi Mustamar meluncurkan berdirinya organisasi Konfederasi Olahraga Nahdlatul Ulama (KONU) di kantor KONI Jatim, Sabtu (1/4/2023).
Dalam pra-deklarasi KONU yang juga dihadiri Ketua KONI Jatim Drs Muhammad Nabil itu, KH Marzuqi Mustamar menegaskan pentingnya kehadiran NU dalam dunia olahraga.
“NU berkepentingan untuk tegaknya disiplin moral dan sportifitas dalam dunia olahraga Indonesia. NU akan menanamkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan dan kemanusiaan ke dalam olahraga Indonesia,” katanya.
Dengan demikian, olahraga indonesia selain jadi kebanggaan dan martabat bangsa di bidang prestasi, juga akan jadi kebanggaan dan martabat bangsa di bidang kemuliaan karakter.
Ketua KONI Muhammad Nabil mengaku sangat bahagia bisa memfasilitasi berdirinya KONU dan menegaskan b ahwa tidak ada dan tidak akan ada bias politik apapun dalam perjalanan KONU.
“Karena Kyai Marzuqi Mustamar dan Ketua KONU yang ditunjuk, Firman Syah Ali, sama-sama bukan tokoh Partai Politik apapun,” katanya.
Sementara, Ketua KONU Firman Syah Ali menyatakan KONU siap dideklarasikan di Surabaya sebagai sebuah organisasi olahraga nasional.
“Alhamdulillah, tanggal 1 April 2023 telah terjadi episode baru dalam sejarah NU, karena Ketua PWNU Jatim Dr KH Marzuqi Mustamar melauching proses pendirian KONU di kantor KONI,” katanya, didampingi Paryono Nur Abdillah sebagai Sekretaris KONU.
Langkah pertama, Firman Syah Ali yang Ketua Indonesia Karate-Do (INKADO) Jatim itu siap melapor ke Gubernur Jatim. “Setelah itu atas perintah KH Marzuqi Mustamar, kita akan audiensi ke PBNU untuk memohon KONU menjadi organisasi nasional,” katanya.
Acara peluncuran KONU juga dihadiri Djohan Susanto (PSSI Jatim/ Ketua KONI Pamekasan), Hoslih Abdullah (Sekretaris Pengprov Judo Jatim/Ketua KONI Surabaya), Dwi Yono (pengurus KONI Kota Malang), Indra Sibarani (Ketua Harian PERSANI Jatim), Yusuf Santriyono (Ketua Pengprov PERCASI Jatim/catur), Zaenudin (Ketua PERPANI Jatim/panahan), Mirza Muttaqin (Ketua Pengprov POSSI/Selam) Jatim, Mochamad Muhsin (Pengprov KODRAT/Tarung Derajat Jatim), Sunanto (ABTI/Bola Tangan Jatim), dan Maksum Zuber (Sekolah Sepak Bola). (*/KONU/duta.co)



