Surabaya, Radar96.com – Lembaga Pendidikan di lingkungan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) yakni KB-RA, MI, MTS, dan STAI, siap mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) atau Generasi Kreatif-Inovatif dan Cakap Digital menyongsong era digital.
“Kedepan, SDM Kreatif dan Inovatif yang dibutuhkan, karena itu sekolah di MAS harus mencetak Generasi Kreatif-Inovatif melalui harmonisasi dan kolaborasi antara sekolah dan masjid serta antar-sekolah,” kata Sekretaris MAS Helmy M Noor di Surabaya, Kamis (22/6/2023).
Pesan itu disampaikan Helmy dalam pembukaan Rakernas Lembaga Pendidikan MAS di Surabaya, yang juga dihadiri Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS Dr KHM Sudjak dan Kepala Bidang Tarbiyah MAS Dr KHM Hasan Ubaidillah.
Helmy menjelaskan harmonis adalah rukun dalam satu keluarga dan bukan menonjolkan bidang/unit masing-masing sebagai pihak paling berperan, sehingga bisa terjadi kolaborasi atau saling memberi “support” dalam satu keluarga besar (MAS).

“Dengan sikap harmonis akan terjadi kolaborasi, lalu muncul sikap kreatif melalui ide-ide yang dikembangkan dalam sebuah inovasi yang akan melahirkan prestasi. Kami menunggu sekolah-sekolah di MAS memberikan laporan prestasi untuk publikasi atau dakwah,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPP MAS Dr KHM Sudjak mengatakan kunci sukses mengelola lembaga pendidikan adalah 3-IS yakni psikis, teknis, dan metafisis.
“Psikis itu terkait niat yang benar untuk mencapai target, lalu ada semangat yang kuat untuk mewujudkan mimpi, maka 50 persen sudah bisa dibilang sukses. Kedua, teknis atau menguasai teknis terkait peran atau tugasnya, kemudian memberi apresiasi dalam bentuk reward dan punishment. Ketiga, metafisis atau tawakkal dan doa,” katanya.
Hal itu dipertegas Kepala Bidang Tarbiyah MAS Dr KHM Hasan Ubaidillah dengan mengutip Hadits tentang “Khoirunnas Anfauhum Linnas” (Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat) yang disesuaikan dengan era digital bahwa kunci sukses adalah mampu menjawab atau menyesuaikan dengan tantangan/kebutuhan zaman.
Dalam acara yang juga menggagas prodi manajemen dakwah/masjid untuk STAI MAS itu, perwakilan jenjang sekolah yang ada menyampaikan laporan perkembangan lembaganya, diantaranya KB-RA memiliki prestasi kepala sekolah berprestasi jenjang Kemenag Kota Surabaya.

Sementara itu, MI dengan 10 siswi yang menerima beasiswa tahfidz dari Disdik Kota Surabaya serta beberapa siswa berprestasi internasional serta karya komik digital, serta MTs dan STAI dengan prestasi guru, seperti guru penulis buku, pengelola jurnal terbaik, dan dosen yang menjadi imam besar di Emirat Arab.
Sebelumnya (21/6/2023), BPP MAS juga menerima kunjungan tim dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) untuk penilaian masjid ramah anak. Tim mengapresiasi virtual tour di laman/website MAS yang dinilai ramah anak. (*/mas)


