By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: HUT ke-77 SPS: Berharap Muncul Regulasi Penguatan Media Pers untuk Hadapi Tantangan Era Digital
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > HUT ke-77 SPS: Berharap Muncul Regulasi Penguatan Media Pers untuk Hadapi Tantangan Era Digital
Sospol

HUT ke-77 SPS: Berharap Muncul Regulasi Penguatan Media Pers untuk Hadapi Tantangan Era Digital

12/08/2023 Sospol
SHARE

Denpasar, Radar96.com – Memperingati HUT Serikat Perusahaan Pers (sebelumnya bernama Serikat Penerbitan Suratkabar, SPS) yang ke-77 tahun, para pimpinan perusahaan pers se-Indonesia menggelar Rakernas dan dialog nasional di Harris Convention Denpasar. Dalam acara itu digelar pula Awarding di kediaman Gubernur Bali, Kompleks Jaya Sabha, Jl Surapati No 1, Dangin Puri, Denpasar, Bali, pada (10-11/08/23).

Dalam rakernas tersebut, SPS mendorong pemerintah untuk mengeluarkan regulasi baru yang mengatur tanggung jawab platform terhadap perusahaan surat kabar/ pers, yang dapat melindungi dan menguatkan perusahaan pers dan awak media, sebagai salah satu dari 4 pilar bangsa, di era digital. Hal ini disampaikan Sekjen SPS Pusat, Asmono Wikan, di sela-sela rakernas.

“Dinamika kehidupan pers sangat dinamis saat ini dan ke depannya ada ketergantungan terhadap platform. Kita berharap pemerintah ikut mendukung dengan membuat semacam regulasi yang mengatur tanggung jawab platform. Karena selama ini terbatas pada apa yang dipelopori oleh Dewan Pers dan komunitas pers yang lainnya. Kami melihat selama ini ada semacam ketidakadilan ekonomi digital di dalam industri media di Indonesia,” ungkap Asmono.

HUT ke-77 SPS, mengambil tema Transformasi Media untuk Bangkit Bersama, dibuka secara resmi oleh Menteri Kominfo RI Budi Arie Setiadi secara daring. Sementara pidato sambutan pembukaan dilakukan oleh Ketua Umum Pusat SPS, Januar P Ruswita.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekdaprov Bali Dewa Made Indra, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Dewan Pertimbangan SPS Pusat Satria Narada (Alumni Stikosa-AWS sekaligus CEO Bali Post), Ketua Kadin Provinsi Bali serta Pengurus SPS Provinsi se-Indonesia.

Sebuah kehormatan bagi Stikosa-AWS sebagai kampus jurnalistik pertama di Indonesia Timur, turut diundang dalam acara HUT ke-77 SPS yang dihadiri oleh Jokhanan Kristiyono selaku Ketua Stikosa-AWS Periode 2023-2027.

Lebih jauh Sekjen SPS Pusat menandaskan, bahwa sebagai titik balik upaya bersama perusahaan pers yang dinaungi oleh SPS, harus berkolaborasi dengan stake holder untuk menjawab pelbagai tantangan ekonomi digital yang saat ini berlangsung dan pada masa mendatang.

“Harus ada kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, karena pers sendiri dalam sejarahnya adalah tonggak awal mula berdirinya republik ini. Pers ikut berperan besar dalam kelahiran republik tercinta. Banyak tokoh pers yang lahir dan menjadi pejuang. Atas dasar inilah, pers bukan semata sebagai bisnis industri media. Fungsi pers sebagai pilar ke-4 di Indonesia dan aset bangsa, harus diselamatkan oleh semua pihak,” pinta Sekjen SPS Pusat tersebut.

Hal senada disampaikan Ketua SPS Pusat Januar P Ruswita, yang mengatakan SPS terus mengawal industri media dengan entitas bisnis yang sehat dan entitas pers dengan produk jurnalistik berkualitas, bertanggung jawab, serta menjadi bagian pencerdas bangsa.

Kehadiran media baru di era transformasi digital ini kata Januar, telah mengubah struktur kompetisi bisnis media, mulai dari perubahan bentuk, pola organisasi, hingga cara produksi, distribusi, dan cara mengonsumsi media.

Menurutnya, jurnalis sebagai profesi yang dalam kesatuan perusahaan media baru tersebut, harus meningkatkan kompetensi dan kreativitas untuk dapat bersaing di dunia media baru.

“Secara internal, perusahaan media sebagai sebuah institusi bisnis, dipaksa bertransformasi dengan mengacu pada proses dan strategi penggunaan teknologi digital, untuk secara drastis mengubah cara bisnis beroperasi dan melayani audiens dan mitranya,” ujar Januar.

SPS didirikan 77 tahun silam, tepatnya 8 Juni 1946. Tokoh-tokoh, pendiri perusahaan-perusahaan pers nasional berkumpul di Yogyakarta untuk mengikrarkan berdirinya Serikat Penerbit Suratkabar (SPS).

Organisasi ini menjadi alat perjuangan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers. Salah satu momentum terpenting SPS terjadi tahun 2011, saat kongres XXIII di Bali. Di mana organisasi ini bertransformasi seiring perkembangan bisnis anggota-anggotanya, menjadi bukan sekadar organisasi penerbit media cetak dan mengubah nama Serikat Penerbit Suratkabar menjadi Serikat Perusahaan Pers.

Saat ini, SPS memiliki 30 cabang provinsi di seluruh Indonesia dengan 600 anggota perusahaan pers. Mayoritas berasal dari media cetak arus utama yang sudah mengembangkan bisnis persnya ke berbagai platform. ** dmpr

Iklan.

You Might Also Like

Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten

Program Holiday Anak Pesisir Pantai Sine yang Menarik

Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Undang 1.100 Masyarakat Ikuti Upacara HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Grahadi
Next Article Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya Berpulang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Polisi cilik MI At-Taqwa Bondowoso Tampil Memukau di Hari Bhayangkara ke-80
Milenial
Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo
Sospol
Lima Koppontren Tembus Final Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat Jawa Timur
Ekraf
Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional
Ekraf

You Might also Like

Sospol

PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

29/06/2026
Sospol

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

27/06/2026
Sospol

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

25/06/2026
Sospol

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

25/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?