By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Habib Umar Paparkan Tiga Jebakan Ilmu di Masjid Al Akbar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Habib Umar Paparkan Tiga Jebakan Ilmu di Masjid Al Akbar
Sospol

Habib Umar Paparkan Tiga Jebakan Ilmu di Masjid Al Akbar

23/08/2023 Sospol
Ulama modern asal Tarim, Yaman, Habib Umar bin Hafidz, saat menghadiri Rihlah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Rabu (23/8/2023). (*/mas)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Ulama modern asal Tarim, Yaman, Habib Umar bin Hafidz, memaparkan tiga jebakan ilmu kepada jamaah yang menghadiri Rihlah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Rabu, yakni riya’ (tidak ikhlas), ujub (bangga diri), dan tak peduli wirid (bacaan zikir).

“Jangan mencari ilmu untuk riya’, ujub, dan tidak memadukan ilmu dengan wirid (bacaan zikir), agar ilmu kita manfaat dan berkah,” katanya di hadapan jamaah ‘pengajian subuh’ yang membeludak hingga ke tempat parkir dan jalan raya di depan MAS itu.

Dalam “Dars Fajr” yang dihadiri ratusan ribu orang dari berbagai daerah di Jatim itu, pendiri Pesantren “Dar-al Musthafa” di Yaman itu menjelaskan ilmu yang tidak manfaat dan penuh barokah akan membahayakan manusia, karena justru menjauhkan dari Allah SWT.

Ulama modern asal Tarim, Yaman, Habib Umar bin Hafidz, saat menghadiri Rihlah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Rabu (23/8/2023). (*/mas)

“Jangan mencari ilmu untuk riya’ (tidak ikhlas) atau ujub (membanggakan diri) untuk tujuan mendebat orang bodoh, bersaing dengan ulama alim, mencari popularitas di kalangan manusia, mencari harta, mencari kekuasaan, dan caci maki, maka baginya akan dekat dengan kebodohan dan jauh dari aroma surga,” katanya.

Oleh karena itu, keutamaan ilmu itu tidak akan diperoleh tanpa keikhlasan, karena keikhlasan itu syarat utama dalam mencari ilmu, terutama ilmu agama. Ilmu duniawi pun akan mendapat keutamaan dan tidak berdosa bila mencarinya dengan ikhlas dan untuk kemanfaatan.

“Yang juga penting dalam mencari ilmu, selain ikhlas dan bukan untuk membanggakan diri adalah memadukan ilmu dengan wirid, seperti bacaan zikir, bacaan Alqur’an, sholat malam, sholat witir, sholat dhuha, dan wirid-wirid lainnya, maka akan mendekatkan kita kepada Allah SWT,” katanya.

Dalam penjelasan yang menggunakan Bahasa Arab dan dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia oleh Habib Jindan bin Novel itu, Habib Umar mengatakan perkara agama itu mempunyai empat lingkaran yakni Iman (Islam), Ilmu (Bayan), Ikhsan, dan Irfan.

“Ikhsan dan Irfan adalah derajat iman yang hakiki. Orang beriman yang sejati adalah Muslim yang menyelamatkan muslim dan orang lain dari gangguan mulut/lisan dan tangannya, serta tidak menyombongkan diri,” katanya.

Oleh karena itu, Habib Umar menegaskan bahwa orang beriman yang sejati itu bukan sekadar beriman dan berilmu, namun hakekat orang beriman dan berilmu adalah orang yang membuat orang lain merasa aman darinya, mampu melihat kekurangan, dan selalu wirid/zikir.

“Lebih dari itu, Muslim atau Mukmin itu selalu merasa ‘miskin’ di hadapan Allah, sehingga dia pun mencapai fase Irfan. Irfan adalah pengenalan khusus kepada Allah, selalu merasa takut, selalu berzikir, dan selalu kabur dari dunia menuju Allah, sehingga Allah akan memberinya furqon, ilmu, atau cahaya terus bertambah,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten

Program Holiday Anak Pesisir Pantai Sine yang Menarik

Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NBI realisasikan program Bedol Santri dari NTT untuk “mondok” di Cianjur
Next Article Gubernur Khofifah Sampaikan Empat Pesan kepada ASN Se-Madura

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Polisi cilik MI At-Taqwa Bondowoso Tampil Memukau di Hari Bhayangkara ke-80
Milenial
Dekan FH Umaha Apresiasi Peluncuran SiMantap Polresta Sidoarjo
Sospol
Lima Koppontren Tembus Final Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat Jawa Timur
Ekraf
Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional
Ekraf

You Might also Like

Sospol

PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

29/06/2026
Sospol

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

27/06/2026
Sospol

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

25/06/2026
Sospol

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

25/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?