By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KH Miftachul Akhyar Dorong Masyarakat Hindari Kegaduhan dan Kekacauan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > KH Miftachul Akhyar Dorong Masyarakat Hindari Kegaduhan dan Kekacauan
Nahdliyyin

KH Miftachul Akhyar Dorong Masyarakat Hindari Kegaduhan dan Kekacauan

20/01/2024 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar mengajak seluruh jajaran NU, Banom serta masyarakat luas untuk menghindari kekacauan, kegaduhan, dan taat pada pemimpin.

Hal itu disampaikan Kiai Miftach saat memberikan sambutan pada Harlah ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

“Saya minta kepada jajaran NU beserta banomnya, mari berikan ketaatan, itu keindahan NU. Bukan karena pimpinan ingin ditaati. Karena ketaatan adalah modal besar,” jelasnya.

Kiai Miftah menambahkan, dalam NU, yang berakidah Ahlussunah wal Jamaah, warga akan selalu menunjukkan sikap dan taat kepada pimpinan. Mendengarkan dengan sesungguhnya dan menaati apa yang sudah jadi keputusan pemimpin.

Pemimpin yang dimaksud di sini bisa bermakna pimpinan organisasi, pimpinan negara, ulil amri, meskipun Indonesia bukan negara berdasarkan agama.

Secara darurat pemimpin negara adalah pemimpin yang harus ditaati. “Sehingga barang siapa yang menaati pemimpin dalam segala lapisan, maka Allah akan memuliakannya,” tegas tokoh asal Surabaya ini.

Dikatakannya, apabila pemimpin sudah disepakati maka harus ditaati.

Jika tidak sepakat dengan kebijakan atau keputusan maka jangan berkhianat. Hal tersebut untuk menjaga ketenteraman, jangan sampai langkah dan ucapan karena tidak suka dengan pemimpin membuat gaduh di tengah masyarakat. Terjadi perpecahan di mana-mana dan menyebabkan kerusakan lebih besar.

Dalam pandangan Kiai Miftah, barang siapa menghinakan para pemimpin, menyebarkan kabar buruk tentang pemimpin yang bertujuan merusak nama baiknya, meremehkan pemimpin maka Allah akan membalasnya. Dikarenakan, orang yang hobi menyebarkan kabar jelek, terhadap orang yang telah beriman kepada Allah. Maka akan mendapatkan siksa, sanksi di dunia dan akhirat.

“Karena ciri karakter orang NU, menyimpan rasa saudaranya. Apalagi kabar tersebut tidak valid, tanpa tabayun, klarifikasi,” tandasnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/kh-miftachul-akhyar-dorong-masyarakat-hindari-kegaduhan-dan-kekacauan-i3Fkk

Iklan.

You Might Also Like

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga

Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar

Prabowo Minta Kartu NU

Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Unusa Bersama YDSF Wujudkan Konsep Pesantren Tradisional yang Bersih dan Sehat
Next Article Hadiri Harlah Muslimat NU, Presiden Jokowi: Jaga Ketertiban Selama Pemilu 2024

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Nahdliyyin
Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri
Nahdliyyin
Keputusan Muktamar Berlaku Sejak Ditetapkan ?
Uncategorized
GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

27/08/2026
Nahdliyyin

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

25/08/2026
Nahdliyyin

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

23/08/2026
Nahdliyyin

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

23/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?