By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ansor Boyolangu-Tulungagung gelar “Tadarus Ansor”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ansor Boyolangu-Tulungagung gelar “Tadarus Ansor”
Nahdliyyin

Ansor Boyolangu-Tulungagung gelar “Tadarus Ansor”

25/02/2025 Nahdliyyin
SHARE

Boyolangu-Tulungagung, radar96.com – Untuk kesekian kalinya, Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menggelar kajian diskusi dalam bingkai “Tadarus Ansor”.

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 anggota tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi seluruh anggota, juga untuk memupuk sekaligus mengajarkan bagaimana sebagai anggota senantiasa memiliki pandangan yang baik terhadap organisasi.

Pelaksanaan diskusi yang masih dalam nuansa peringatan Harlah Ke-102 NU itu, kegiatan tadarus ansor yang digagas oleh Lembaga Kajian dan Media dengan mengusung tema ‘Ansor Elemen Genetik Penerus Kepemimpinan Masa Depan NU’ itu menghadirkan dua narasumber yang memiliki kapabilitas sebagai instruktur.

Ketua Lembaga Kaderisasi Ansor Cabang Tulungagung, Ahmad Wafi Chusaiyin, menjelaskan ansor sebagai organisasi yang berdiri dan terbentuk atas adanya rasa patriotisme terhadap perjuangan melawan penjajah telah membuktikan keberadaannya mampu sebagai jembatan untuk menjadi penerus perjuangan NU dalam bingkai keorganisasian guna mengisi struktur kepengurusan, baik di tingkat ranting hingga nasional.

“Kader ansor sebagai bagian dari organisasi mempunyai peranan penting untuk melanjutkan estafet kepengurusan struktur organisasi NU,” jelas kader yang telah memiliki sertifikasi instruktur dari Pimpinan Wilayah Ansor Jawa Timur itu di Boyolangu, Minggu (23/2).

Bertempat di aula bawah gedung MWC NU Boyolangu, Wafi dengan tegas menjelaskan keberadaan kader ansor untuk tidak membiasakan rangkap jabatan dalam stuktur organisasi NU selagi masih dalam norma batasan usia Ansor.

Dijelaskan oleh Wafi, meskipun kader ansor memiliki skil serta kemampuan lain yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari NU, tetapi dalam aturan, jelas diterangkan pembagian usia dimana generasi NU harus bisa menempatkan dirinya pada tataran dan aturan organisasi yang telah berdiri sejak era sebelum kemerdekaan tersebut.

“Selama masih dalam rentang usia belum 45 tahun, sebaiknya kita memfokuskan diri berkhidmat di Ansor. Jangan terburu-buru di NU. Karena sejatinya kita akan NU sendiri pada waktunya,” tambah Wafi dengan tegas.

Sementara itu, Choirul Anam, Wakil Sekrearis NU Cabang Tulungagung, sebagai narasumber kedua menerangkan pentingnya seorang anggota Ansor memilki pondasi kuat dalam rangkat komitmen berkhidmat terhadap organisasi sehingga sehingga tidak tergerus oleh waktu.

“Benar yang disampaikan oleh sahabat Wafi bahwa tidak sedikit pengurus NU masih dalam tataran usia khidmat di ansor. Hal tersebut tidak lepas dari keberadaan organisasi (NU) karena melihat kemampuan serta loyalitas anggota tersebut terhadap organisasi,” tegas Anam.

Oleh karena itu, kata kader yang juga sama-sama memiliki sertifikasi instrukstur Pimpinan Wilayah Jawa Timur itu, meskipun secara aturan organisasi belum saatnya untuk di NU, dengan sedikit terpaksa, karena loyalitas serta kemampuannya, diminta untuk membantu di NU.

Sebelum menutup paparan yang disampaikan, Anam juga menjelaskan mengenai tiga sendi utama sebagai pilar nahdlatul ulama’ agar senantiasa dapat dilaksanakan dengan baik dan bersama-sama (kolektif), yakni fikrah (pemikiran), harokah (gerakan), dan amaliyah (cara beribadah). (*/mlq)

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jamaah JTBS Masjid Al-Akbar Surabaya Lepas 43 Jamaah Umroh Ramadhan
Next Article Stikosa AWS Jalin Kerjasama dengan Mokpo National University Korea Selatan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?