By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
SHARE

Pasuruan, radar96.com – Sebanyak 200 santri dari 100 pesantren se-Jawa Timur mengikuti kegiatan Santri OPOP Camp 2025 yang mengusung tema “Santri Digital Bebas Finansial”. Gelaran kelima ini berlangsung pada Rabu hingga Kamis, (26-27/11) di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan. Perkemahan ini menjadi wadah bagi para santri untuk memperluas wawasan seputar digitalisasi berbasis Artificial Intelligence (AI) serta pengembangan usaha. Kegiatan ini merupakan kolaborasi berkelanjutan antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Disbudpar) dan OPOP Jatim.

Kegiatan dihadiri dan dibuka oleh Kepala UPT Pemberdayaan Lembaga Seni dan Ekonomi Kreatif Wilwatikta Jawa Timur, Samad Widodo. Turut hadir Sekretaris OPOP Jatim Gus Ghofirin, serta pemateri Syauqi Haris (software development) dan Alan Hafiludin (cooperative innovator). Pengurus pesantren, dan pendamping program turut memberikan dukungan penuh dengan harapan kegiatan ini semakin memperkuat kapasitas digital santri.

Dalam sambutan, Samad Widodo menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya program pelatihan yang memberi kesempatan luas bagi santri untuk memahami perkembangan teknologi digital dan AI itu. Ia menegaskan bahwa Taman Candra Wilwatikta sebagai aset Pemprov Jatim memang disiapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, termasuk para santri. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kedatangan, menunjukkan kesiapan mereka menerima pengetahuan baru.

Samad berharap pelatihan ini tidak berhenti pada pemahaman teori saja, tetapi benar-benar diterapkan di pesantren masing-masing. Ia menekankan bahwa evaluasi pasca pelatihan sangat penting untuk melihat dampak nyata terhadap produktivitas santri. Dengan penguasaan digital yang semakin baik, Samad optimis santri dapat lebih kreatif, mandiri, dan berdaya saing dalam pengembangan ekonomi pesantren maupun masyarakat sekitar.

Sementara itu, Gus Ghofirin menyampaikan materi “Mencetak Santripreneur Unggul di Era Digital”. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir santri agar tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga pelaku usaha yang tangguh. “Santri hari ini harus siap menjadi pelaku ekonomi kreatif. Bekalnya bukan hanya ilmu agama, tetapi keberanian untuk beradaptasi, memanfaatkan teknologi, dan memulai usaha secara nyata,” ungkapnya.

Materi teknis turut diperdalam oleh Syauqi Haris, yang menjelaskan pemanfaatan software development untuk mendukung proses usaha modern. Sedangkan Alan Hafiludin memberikan strategi praktis melalui materi “Cara Cerdas Jualan di Media Sosial”, yang menekankan pentingnya kreativitas, konsistensi, serta pemahaman perilaku konsumen dalam pemasaran digital.

Salah satu peserta dari Pesantren Babussalam Malang, Hamim, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan itu. “Pelatihannya membuka wawasan saya tentang dunia digital. Saya jadi tahu cara membuat konten, memasarkan produk pesantren, dan mengelola usaha dengan lebih modern. InsyaAllah ilmu ini akan langsung kami terapkan di pesantren,” ujarnya. Kegiatan Santri OPOP Camp 2025 diharapkan dapat melahirkan generasi santripreneur yang mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era ekonomi digital berbasis AI.

Iklan.

You Might Also Like

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

Fintech sebagai Alternatif Solusi Keuangan Unit Bisnis Pesantren

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Misi Kemanusiaan, Unusa Terjunkan Tim Relawan Erupsi Gunung Semeru
Next Article Di Masjid Al-Akbar, Habib Syech: Gen Z itu Generasi Zakat

Advertisement



Berita Terbaru

DMI Jatim Luncurkan Program “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik” di Jombang
Sospol
PWNU Jatim Berangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis
Nahdliyyin
DMI Jatim Luncurkan Program “Masjid Ramah Pemudik- balik”
Sospol
166 Personel Amankan Shalat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Tingkatkan SDM Pesantren, Foker Koppontren Jatim Gandeng BDI

18/09/2025
Ekraf

Gus Kautsar: Surga suka orang yang kembangkan potensi dan jaga mulut

14/09/2025
Ekraf

FESyar Jawa 2025, BI dan Gubernur Jatim dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

12/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?