By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global
Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
SHARE

Surabaya, radar96.com – Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Teknologi Digital (FEBTD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar seminar bertajuk “Accounting to Action: Driving Creative Economy, Research and Tax Literacy for Global Impact”. Tema itu sengaja diambil sebagai wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan otoritas pajak dalam mendorong literasi pajak nasional serta penguatan ekonomi kreatif di era digital.


Pada kesempatan yang sama, diresmikan juga TAX Center Unusa bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Jawa Timur 1. Peresmian itu menandai langkah strategis Unusa dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah dalam membangun generasi muda yang sadar dan taat pajak.


Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Rektor II Unusa, Prof Dr Mohamad Yusak Anshori, MM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa akuntansi dan perpajakan memiliki hubungan erat dalam tata kelola keuangan yang transparan dan inovatif.


“Akuntansi bukan sekadar mencatat angka, melainkan bahasa pengambilan keputusan dan strategi yang mendukung inovasi serta literasi pajak. Dengan diresmikannya TAX Center bersama DJP, Unusa siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesadaran pajak di kalangan akademisi dan masyarakat,” ujarnya.


TAX Center Unusa nantinya akan berfungsi sebagai pusat pembelajaran, konsultasi, dan penelitian yang fokus pada peningkatan literasi pajak, serta menjadi wadah kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan praktisi pajak.
“Unusa ingin melahirkan akuntan yang bukan hanya ahli menghitung, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, dan memberi dampak bagi bangsa,” pungkas Yusak.


Alfatir Badra, Penyuluh Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Jatim 1, mengapresiasi atas kolaborasi ini. Ia menjelaskan pentingnya peran pajak dalam pembangunan bangsa dan bagaimana akuntansi perpajakan membantu menciptakan sistem yang adil dan efisien.


“Sistem pajak Indonesia bersifat progresif dan berkeadilan. Melalui pemahaman akuntansi perpajakan, wajib pajak bisa lebih patuh dan efisien. Pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata terhadap kemandirian bangsa. Adanya kolaborasi antara dua instansi ini semoga bisa mempermudah akan memberikan pemahaman ke masyarakat,” terangnya.


Pada acara itu digelar juga seminar internasional yang menghadirkan pembicara lintas bidang yang membahas transformasi profesi akuntan di era digital dan ekonomi kreatif.


Kepala Program Studi Akuntansi Unusa, Dr Endah Tri Wahyuningtias, membuka sesi dengan topik “Accounting is Cool: From Classroom to Creative and Global Opportunities.” Ia menekankan pentingnya mengubah paradigma lama tentang akuntansi. “Akuntan modern harus mampu menjadi data analyst, ESG specialist, atau bahkan financial storyteller. Adaptasi terhadap teknologi dan AI adalah kunci masa depan akuntan,” jelasnya.


Dari perspektif global, Emeritus Prof Dr Ainin Sulaiman dari University of Malaya Wales mengulas, profesi akuntan saat ini semakin terintegrasi dengan riset dan inovasi teknologi. “Akuntansi kini beririsan dengan teknologi seperti AI, Big Data, dan Blockchain. Selain laporan keuangan, riset akuntansi juga menyentuh aspek keberlanjutan (ESG), sosial, perilaku, dan etika. Ini peluang besar bagi generasi muda untuk berpikir global,” ujarnya.


Dr Sinta Kartikasari, CEO PT Candranaya Lestari, turut menyoroti pentingnya disiplin pencatatan dalam menjalankan bisnis agar tetap sehat dan inovatif. Tantangan utama bukan terletak pada biaya atau regulasi, melainkan pada mindset sumber daya manusia yang masih belum siap beradaptasi dengan perubahan digital.


“Setiap data keuangan adalah amunisi untuk pengambilan keputusan. Bahkan di dunia kecantikan, setiap treatment dan produk adalah entri jurnal yang harus akurat. Akuntansi membantu bisnis tetap efisien dan kreatif,” tuturnya.


Melalui kegiatan ini, Unusa menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi akuntan muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman, memiliki etika profesi, dan berdaya saing global. Juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pajak yang transparan, kreatif, dan berkelanjutan.

Iklan.

You Might Also Like

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Empat Mahasiswa KIPK Unusa Raih Gold Award
Next Article 150-an Jamaah Masjid Al-Akbar Ikuti Donor Darah DMI Jatim

Advertisement



Berita Terbaru

KPK rekomendasikan 7 solusi cegah 8 potensi korupsi program MBG
Sospol
Tiga Hari, Menu SPPG Kedungwaru Dipilih BGN sebagai Contoh Nasional
Sospol
Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura
Ekraf
KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
Ekraf

Fintech sebagai Alternatif Solusi Keuangan Unit Bisnis Pesantren

15/11/2025
Ekraf

Tingkatkan SDM Pesantren, Foker Koppontren Jatim Gandeng BDI

18/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?