Surabaya, radar96.com – Sehari setelah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (16/6), Konsul Jenderal China di Surabaya, Ye Su, juga memanen ratusan melon di kawasan Green House di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Rabu.
“Ini kehormatan bagi saya bisa panen melon di Masjid Al-Akbar. Saya suka,” katanya dalam kunjungan ke Green House MAS yang didampingi Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS Dr KHM Sudjak MAg dan Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor.
Ye Su mengaku senang bisa mengunjungi Masjid Al-Akbar sebanyak dua kali yakni Ramadhan dan Muharram yang merupakan hari besar dalam Islam, karena Masjid Al-Akbar merupakan masjid penting di Indonesia, selain Masjid Istiqlal Jakarta.
“Untuk kedatangan kali ini, kami ingin meningkatkan hubungan persahabatan antara Masjid Al-Akbar dengan Tiongkok,” katanya, saat penyambutan kunjungannya di Ruang Multazam MAS.

Kepada Ketua BPP MAS KHM Sudjak dan jajarannya, Ye Su mengajukan dua hal penting untuk peningkatan hubungan persahabatan yakni mengundang tim MAS berkunjung ke Guangzho dan pembukaan “Tiongkok Space” (ruangan Tiongkok) di MAS.
“Untuk ke Tiongkok, kami undangan 8 orang Indonesia dan 4 atau 5 orang diantaranya dari Masjid Al-Akbar dan kami harapkan Ketua BPP MAS bisa menjadi ketua tim kunjungan pada awal September itu,” katanya.

Menanggapi undangan ke Tiongkok itu, Sudjak menyatakan siap, karena sikap persahabatan Masjid Al-Akbar dengan Konjen Tiongkok sudah seperti saudara, terbukti Konjen Tiongkok yang baru sekitar 6 bulan sudah dua kali ke MAS.
Terkait “China/Tiongkok Space”, pihaknya akan mengomunikasikan dengan Ketua Dewan Pembina BPP MAS yang juga Gubernur Jatim Khofifah.
Namun, soal lokasi “Tiongkok Space” itu, Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor menyebut dua lokasi yakni di dekat Menara 99m atau di kawasan Urban Farming.
“InSyaAllah, bermanfaat, karena adanya ruangan itu akan mendorong Masjid Al-Akbar melakukan dialog antar-bangsa, seperti pendidikan, obat tradisional, forum berkala, dan sebagainya,” kata Helmy. (*/mas)


