By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM
Nahdliyyin

Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM

05/08/2026 Nahdliyyin
SHARE

Malang, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melalui Lembaga Perekonomian (LP) PWNU Jawa Timur menggelar Cangkrukan Ekonomi Pancasila, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahim, sekaligus forum bertukar gagasan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis nilai-nilai Pancasila serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan. Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elistianto Dardak, B.Bus., M.Sc., memberikan sambutan secara daring.

Turut hadir Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, Asisten Deputi Pembiayaan Investasi UMKM Kementerian UMKM RI Ali Mansur, Sekretaris Jenderal DPP APERSI Makrus Sholeh, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho, serta Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arif Wicaksono.

Dari jajaran PWNU Jawa Timur hadir Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), didampingi Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur Drs. KH. Jazuli Noor, Lc., Prof. Dr. KH. Maskuri Bakri, M.Si., Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, KH. Musta’in, dan H. Taufik Mukti. Hadir pula Penasehat LP PWNU Jawa Timur Dr. R. Djoni Sudjatmoko selaku sohibul bait serta Ketua LP PWNU Jawa Timur H. Wahyu Priambodo sebagai penggagas kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menegaskan bahwa Cangkrukan Ekonomi Pancasila bukan sekadar forum membahas persoalan ekonomi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ikhtiar memperkuat silaturahim dan membangun kolaborasi lintas sektor demi kemaslahatan umat.

“Yang paling utama dari cangkrukan ini adalah silaturahim dan kebersamaan. Ketika kita berkumpul dengan niat yang baik, akan lahir kepercayaan, kolaborasi, dan solusi. Dari sinilah perjuangan membangun ekonomi umat harus dimulai,” tuturnya.

Gus Kikin mengatakan, pembahasan mengenai UMKM tidak boleh hanya dipandang dari aspek keuntungan dan kerugian semata.

Menurutnya, setiap usaha yang dijalankan masyarakat menyimpan kisah perjuangan yang harus dihargai dan didukung bersama.

“Berbicara tentang UMKM bukan hanya berbicara soal untung-rugi. Kita sedang berbicara tentang kehidupan, tentang keluarga yang mencari nafkah, tentang masyarakat yang berjuang mempertahankan usahanya di tengah berbagai tantangan. Karena itu, keberpihakan kepada UMKM adalah keberpihakan kepada kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab untuk terus hadir membersamai masyarakat, termasuk para pelaku UMKM yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional.

“NU tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus hadir, mendampingi, memberikan pembinaan, membuka akses kolaborasi, dan menghubungkan para pelaku UMKM dengan berbagai pihak agar mereka memiliki kesempatan berkembang lebih besar,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Kikin menilai masih terdapat sejumlah sektor usaha yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara khusus. Oleh sebab itu, ia berharap lahir kebijakan yang semakin berpihak kepada pelaku UMKM.

“Masih ada banyak sektor yang membutuhkan dukungan secara serius. Jika diperlukan, harus ada regulasi yang memberikan kemudahan dan perlindungan bagi pelaku UMKM, sehingga mereka merasa aman dalam menjalankan usaha dan memiliki kepastian untuk terus berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LP PWNU Jawa Timur H. Wahyu Priambodo menjelaskan bahwa Cangkrukan Ekonomi Pancasila diharapkan menjadi forum yang mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, BUMN, dan organisasi kemasyarakatan merupakan modal penting dalam memperkuat ekonomi umat.

Melalui kegiatan ini, LP PWNU Jawa Timur berharap lahir berbagai langkah nyata yang mampu memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kualitas pendampingan, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada usaha kecil sebagai fondasi utama ekonomi kerakyatan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

LPT PBNU–LPDP Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perkuat Riset PTNU

LP Maarif Jatim Sowan ke Ketum PBNU Gus Kikin

SMA Khadijah Surabaya Berikan Beasiswa Pendidikan 100 Persen kepada Tiga Hafidzah

Gus Kikin Takkan Lupakan PWNU Jatim

Resmikan Kantor Baru, GP Ansor Bondowoso Tegaskan Tak Ada Alasan Berhenti Bergerak

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KAJIAN TENTANG AHLUL HALLI WAL AQDI BERDASAR AD ART NU
Next Article Membangun Ekonomi Mandiri untuk Organisasi dan Warga NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi
Ekraf
Dzurriyah Hasan Gipo: Kiai Miftah-Gus Kikin jadi Paket Ideal Awali Abad Kedua NU
Uncategorized
FKDT Bondowoso Gelar Maulid Nabi dan Apresiasi Pemenang Porsadin VII 2026
Uncategorized
Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

IKAPETE Jatim Sampaikan Blueprint Kemandirian Umat Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari

05/09/2026
Nahdliyyin

ISNU Jatim Gagas Konsep “Orkestrasi Sumber Daya NU” Pasca-Muktamar

04/09/2026
Nahdliyyin

Hari Pertama Kerja, Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU dengan Istikhoroh

04/09/2026
Nahdliyyin

566 Santri Diduga Keracunan MBG, Ansor Desak SPPG Kalitengah Diusut Transparan

03/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?