By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya
Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Seorang agnostic (tidak beragama) asal Prancis, yakni Yanis Lionel Amar Orhon (23), mengikrarkan diri masuk Islam di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), karena dirinya merasa menemukan kedamaian di dalam Islam.

“Didampingi istrinya, teknisi pada perusahaan transportasi itu mengaku motivasi dirinya masuk Islam karena menemukan kedamaian dalam Islam,” kata Kasie Ibadah dan Dakwah BPP (Badan Pelaksana Pengelola) MAS, Ustadz Abdul Choliq Idris, di MAS, Jumat.

Yanis melaksanakan ikrar mualaf itu pada 14 Agustus 2026. “Setiap bakda Sholat Jumat, kami melaksanakan Ikrar Mualaf sejak tahun 2005-an dan mualaf yang WNA juga banyak, seperti Amerika, Australia, Kanada, Spanyol, Jepang, Korea Selatan, China, India,” kata Choliq Idris.

Pada Jumat (21/8/2026) terdapat lima mualaf yang mengikrarkan masuk Islam di MAS, tapi semuanya dari kalangan pribumi. Dari kelima pribumi itu tercatat tiga orang dalam satu keluarga (ibu dan dua anaknya/Rusun Penjaringan Sari-Surabaya) dan dua orang lainnya dari Kutisari Indah Barat-Surabaya dan Genteng-Surabaya melakukan ikrar secara pribadi.

“Tiga mualaf dalam satu keluarga yang masuk Islam adalah Pipit Widyowati (42/swasta/ibu), Natasha Hanny Putri S (11/pelajar), dan Alexandria Magdalena S (13/pelajar), sedangkan ayahnya dan empat anak lainnya masih memeluk Kristen Protestan,” katanya.

Dua pribumi lain yang masuk Islam adalah Natasya Anggarani W (26) dari Kutisari Indah Barat-Surabaya yang semula beragama Katholik, dan Patricius Purnama Putra (39) dari Kalisari Krajan, Kapasari-Genteng, Surabaya yang semula juga pemeluk Kristen.

“Natasya yang Katholik mengaku masuk Islam, karena hendak menikah, tapi dirinya sudah lama hidup dalam lingkungan Muslim, bahkan dirinya sempat ikut berpuasa dalam tiga tahun terakhir karena memang sudah lama berniat masuk Islam,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar
Next Article Harapan Muktamar NU ke-35 Jombang : Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Harapan Muktamar NU ke-35 Jombang : Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua
Kolom
KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar
Milenial
Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”
Sospol
NU dalam Akuarium: Menjaga Air Tetap Jernih Menjelang Muktamar
Kolom

You Might also Like

Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
Sospol

KETUA UMUM DPP LPKAN INDONESIA TERIMA BUKU “EKONOMI PANCASILA” ABAH DJONI: KEMERDEKAAN HARUS HADIR DI MEJA RAKYAT

16/08/2026
Sospol

Jemaat Tiga Gereja di Sidoarjo Berikan Donasi untuk Muktamar NU

16/08/2026
Sospol

Harjabo ke-207, Bupati Hamid Tekankan Pentingnya Merawat Warisan Sejarah

16/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?