Bondowoso, radar96.com – Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Bondowoso, Yusuf Arifandi, melakukan razia gabungan bersama TNI dan Polri ke Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kamis (29/10/2026).
“Penggeledahan merupakan bagian dari tanggung jawab rutin petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, bukan tindakan yang baru dilakukan setelah ditemukan indikasi pelanggaran,” katanya dalam razia gabungan yang melibatkan personel Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso, dan Brimob Polres Bondowoso.
Selain melakukan penggeledahan di sejumlah area, petugas juga mengambil sampel warga binaan untuk menjalani tes. Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif.

Yusuf menjelaskan bahwa pengawasan di Lapas Bondowoso dijalankan melalui mekanisme internal dan eksternal. Razia internal dilakukan petugas lapas sebanyak dua kali dalam sepekan, sedangkan razia eksternal melibatkan aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri.
Menurutnya, pola pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Pemeriksaan berkala diperlukan agar petugas dapat menjalankan fungsi pengamanan secara konsisten tanpa harus menunggu munculnya persoalan di lingkungan pemasyarakatan.
“Penggeledahan bukan berarti harus ada temuan terlebih dahulu baru dilakukan. Ini memang sudah menjadi tanggung jawab petugas lapas untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” terangnya.
Dalam razia gabungan tersebut, keterlibatan aparat eksternal juga diterapkan pada proses pemilihan sampel warga binaan yang menjalani tes. Yusuf menyatakan bahwa penentuan sampel dilakukan oleh unsur TNI dan Polri, bukan ditentukan sendiri oleh pihak lapas.
“Yang memilih adalah dari bapak-bapak kepolisian, Brimob, dan TNI. Jadi, kami tidak menentukan sendiri siapa yang diperiksa. Hasilnya, seluruh sampel yang diambil dinyatakan negatif,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari keterbukaan pelaksanaan pemeriksaan yang melibatkan sejumlah instansi. Hasil tes yang seluruhnya negatif merupakan salah satu hasil kegiatan, sementara pengawasan melalui penggeledahan tetap dilaksanakan sebagai langkah pencegahan.
Dalam pemeriksaan fisik, petugas menemukan sejumlah barang berupa pemotong kuku, alat cukur, korek api, botol minyak wangi, saringan kukusan, dan cermin. Barang-barang tersebut selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Temuan itu menjadi bagian dari hasil penggeledahan yang perlu ditangani berdasarkan aturan keamanan di lingkungan lapas. Penanganan barang hasil pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur, sehingga setiap temuan dapat ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, Kepala Lapas Bondowoso, Nunus Ananto, memberikan arahan kepada petugas gabungan sebelum pemeriksaan dimulai. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan razia secara rutin dan terukur untuk mendeteksi keberadaan barang terlarang serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Pelaksanaan razia gabungan juga memperkuat koordinasi antara Lapas Bondowoso dengan Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso, dan Brimob Polres Bondowoso. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pengamanan dan menjaga situasi pemasyarakatan tetap kondusif.
Bagi petugas pemasyarakatan, pengawasan tidak berhenti pada kegiatan penggeledahan semata. Konsistensi pemeriksaan, penanganan temuan, dan kepatuhan terhadap prosedur merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan serta mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan.
Razia berkala juga berfungsi sebagai instrumen deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Karena itu, pelaksanaan pengawasan internal dan eksternal menjadi bagian dari tanggung jawab yang perlu dijalankan secara berkelanjutan.
Melalui razia gabungan pada Kamis (29/10/2026), Lapas Kelas IIB Bondowoso kembali melaksanakan penggeledahan dan pemeriksaan sampel warga binaan bersama aparat TNI dan Polri. Seluruh sampel tes dinyatakan negatif, sedangkan sejumlah barang ditemukan dalam pemeriksaan. Yusuf menegaskan bahwa penggeledahan rutin tetap menjadi bagian dari tanggung jawab petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas. (*/Rif)



