By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PP DMI Imbau Suara Luar Masjid hanya 5 Menit
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > PP DMI Imbau Suara Luar Masjid hanya 5 Menit
Sospol

PP DMI Imbau Suara Luar Masjid hanya 5 Menit

29/10/2026 Sospol
Ketua PP DMI Maria Ulfah menyampaikan sambutan
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Pengurus Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dr Hj Maria Ulfa Anshor menegaskan bahwa imbauan Ketua Umum PP DMI H Jusuf Kalla untuk suara luar dari masjid hanya 5 menit sebelum azan, meski DMI belum mengaturnya secara resmi.

“Pak JK dalam berbagai kesempatan sering menyampaikan agar suara luar, seperti murottal/tilawah menjelang azan itu, hanya 5 menit, jadi pihak masjid tidak hanya memikirkan manfaat, tapi juga dampak dari suara luar itu bagi masyarakat,” katanya di Surabaya, Kamis.

Mewakili Ketua Umum PP DMI menyampaikan sambutan dalam “Pelatihan Tata Suara Sound System Masjid” (batch VII) yang diadakan PW DMI Jatim itu, Maria Ulfa menjelaskan Pak JK justru sangat “concern” dengan akustik (kualitas suara).

Ketua PP DMI Maria Ulfah mengalungkan tanda peserta pelatihan

“Karena itu, kami mengapresiasi pelatihan tata suara masjid yang diadakan PW DMI Jatim, apalagi Pak JK itu menargetkan satu juta akustik masjid di Indonesia bisa lebih baik lagi ke depan,” katanya dalam pelatihan yang diikuti 100 pengurus DMI se-Jatim itu.

Ia berharap 1 peserta bisa menularkan hasil pelatihan kepada 10 pengurus masjid, sehingga terjadi percepatan capaian akustik yang baik untuk 1.000 masjid dan masyarakat akhirnya dapat mendengarkan suara yang merdu dari masjid pada semua sudut.

“Kami juga terus bekerjasama dengan pemerintah dan pihak luar negeri agar program-program yang berbasis masjid dapat terus berlanjut dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya dalam acara yang dibuka oleh Kabiro Kesra Pemprov Jatim Dr Agung Subagyo itu.

Di sela-sela acara yang juga dihadiri Ketua PW DMI Jatim Dr KHM Sudjak dan Dwi Lesmana Y (Paragoncorp) itu, Sekretaris PW DMI Jatim HM Suhadi menjelaskan PW DMI Jatim sudah pernah mengeluarkan surat edaran tentang imbauan suara luar masjid hanya 2 menit.

Kabiro Kesra Pemprov Jatim menerima bahan dan materi pelatihan secara simbolis dari narasumber untuk peserta

“Dalam pelatihan tahap ke-7 ini, kami juga menggali masukan dari pengurus DMI tentang tata suara luar dari masjid yang ada di daerah masing-masing, sekaligus melatih tentang standar suara masjid yang jelas, nyaring, dan tidak berdengung, baik suara luar maupun suara dalam,” katanya.

Menurut Suhadi, pengurus masjid dan DMI memang perlu memahami standar suara luar dan suara dalam masjid itu. “Kalau masjid di kota mungkin perlu diatur, kalau di desa mungkin agak longgar dalam standar, tapi toleransi dari masjid itu penting disadari,” katanya.

Pelatihan dan imbauan tentang tata suara masjid itu penting agar suara luar dari masjid tidak terlalu lama dan mengganggu warga lain, bahkan agar tidak terjadi pertengkaran hanya gara-gara pengeras suara masjid, terutama masjid di lingkungan perumahan.

“Soal murottal sebelum azan itu bisa saja kembali pada kesadaran takmir masjid, tapi kami dari DMI Jatim sudah memberi imbauan agar suara luar yang bukan azan itu hanya 2 menit. Yang penting, dakwah dari masjid itu elegan dan sesuai kesepakatan bersama,” katanya.

Sementara itu, Kabiro Kesra Pemprov Jatim Dr Agung Subagyo menegaskan bahwa masjid modern itu bukan hanya tempat ibadah, namun juga masjid yang menjadi pelatihan, penyebaran informasi, dan pemberdayaan umat.

“Pelatihan manajemen suara oleh DMI Jatim ini penting, karena suara luar dan suara dalam dari masjid itu memiliki model yang berbeda. Suara dalam itu perlu akustik yang mungkin tidak keras, tapi suara jelas dan bisa dipahami,” katanya.

Untuk suara luar mungkin terkait azan dan iqomah, tapi suara luar dari masjid juga mungkin penting untuk hal lain yang bermanfaat bagi masyarakat, misalnya informasi tentang bencana, karena seluruh kabupaten/kota di Jatim itu memiliki 14 potensi rentan bencana. (*/dmi)

Iklan.

You Might Also Like

5.000 Mahasiswa dan Santri Deklarasikan Tolak Narkoba dan Perpecahan di Mapolda Jatim

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas

Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi

Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 5.000 Mahasiswa dan Santri Deklarasikan Tolak Narkoba dan Perpecahan di Mapolda Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

5.000 Mahasiswa dan Santri Deklarasikan Tolak Narkoba dan Perpecahan di Mapolda Jatim
Sospol
Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf

You Might also Like

Sospol

Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

22/10/2026
Sospol

Koperasi Pondok Pesantren Nurul Hijrah Salurkan CSR Bangun Sumur Bor di Desa Alur

21/10/2026
Sospol

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

17/10/2026
Sospol

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

17/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?