By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PKB Usulkan Nama Jalan Sultan Iskandar Muda Diganti Jalan Hasan Gipo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > PKB Usulkan Nama Jalan Sultan Iskandar Muda Diganti Jalan Hasan Gipo
Sospol

PKB Usulkan Nama Jalan Sultan Iskandar Muda Diganti Jalan Hasan Gipo

14/01/2023 Sospol
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Fraksi PKB DPRD Kota Surabaya mengusulkan pergantian nama dua jalan di Kota Surabaya. Usulan tersebut dikemukakan karena nama dua jalan dimaksud tidak berhubungan dengan Kota Pahlawan.

Dua nama jalan yang diusulkan diubah itu ialah Jalan Sultan Iskandar Muda di Kecamatan Semampir dan Jalan Bubutan di Kecamatan Bubutan.

Anggota Fraksi PKB DPRD Surabaya Camelia Habiba menjelaskan, fraksinya mengusulkan agar nama Jalan Bubutan diganti dengan Jalan KH Ridwan Abdullah.

Tokoh dimaksud ialah pencipta lambang Nahdlatul Ulama (NU) yang rumahnya berada di kawasan Jalan Bubutan kini. Di jalan tersebut juga terdapat kantor PCNU Surabaya.

Dahulu, lanjut Habiba, kantor PCNU Kota Surabaya digunakan para pendiri NU sebagai kantor PBNU pertama.

Di kantor itu pula gagasan dan spirit nasionalisme dibangun para pendiri NU.

“Kantor PC NU Surabaya adalah tempat sejarah kantor PBNU pertama,” katanya di Surabaya, Kamis (12/1).

Jalan kedua yang diusulkan diubah oleh Fraksi PKB ialah Jalan Sultan Iskandar Muda di Kecamatan Semampir.

Habiba menuturkan, partainya ingin jalan tersebut diubah menjadi Jalan Hasan Gipo, Ketua Umum PBNU pertama.

Kata Habiba, di sekitar jalan tersebut terdapat Langgar Gipo, cagar budaya yang bertalian sejarah dengan perjuangan KH Mas Mansyur. Habiba berpendapat, kendati dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, nama Sultan Iskandar Muda tidak ada hubungannya dengan sejarah Kota Surabaya.

“Pahlawan Iskandar Muda tidak ada History dengan Surabaya. [Sedangkan] Hasan Gipo adalah Ketua NU pertama, yang tidak jauh dari sana ada situs sejarah Langgar Gipo [yang] menjadi cagar budaya dan sejarahnya ada keterkaitan dengan KH Mas Mansyur,” beber dia.

Selain peran Kiai Ridwan dan Hasan Gipo kepada bangsa ini, menurut Habiba nama kedua tokoh tersebut perlu disematkan menjadi nama jalan di Kota Surabaya sebagai kado di momentum peringatan 1 Abad NU yang puncaknya akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 7 Februari mendatang.

“Usulan nama jalan Ini menjadi kado satu abad NU, karena Surabaya adalah kota Lahirnya Nahdlatul Ulama. Fraksi PKB akan mencari dukungan di Yos Sudarso (kantor DPRD) karena minimal dua fraksi bisa mengusulkan Raperda Inisiatif DPRD,” pungkas Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah

Konjen China di Surabaya Panen Melon di Masjid Al-Akbar

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Jajaran Pemprov Jatim bersikap Adaptif hadapi Era Double Disrupsi
Next Article Anggota Kompolnas Gus Dawam Berharap Polri ambil Langkah Strategis Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal
Sospol
Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon
Sospol
NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 
Nahdliyyin
KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah
Sospol

You Might also Like

Sospol

BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan

17/06/2026
Sospol

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

16/06/2026
Sospol

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

16/06/2026
Sospol

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

16/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?