By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kota Madiun jadi Kota Lengkap Pertama di Jatim dan Kedua di Indonesia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Kota Madiun jadi Kota Lengkap Pertama di Jatim dan Kedua di Indonesia
Sospol

Kota Madiun jadi Kota Lengkap Pertama di Jatim dan Kedua di Indonesia

29/03/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Ka. Kanwil BPN Prov. Jatim dan Walikota Madiun Maidi mendeklarasikan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap pertama di Jawa Timur dan kedua di Indonesia setelah kota Denpasar. Deklarasi dilakukan di Wisma Haji Kota Madiun, Selasa (28/3) sore. (*/hmn)
SHARE

Kota Madiun, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Ka. Kanwil BPN Prov. Jatim dan Walikota Madiun Maidi mendeklarasikan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap pertama di Jawa Timur dan kedua di Indonesia setelah kota Denpasar.

Dideklarasikannya Kota Madiun dengan predikat Kota Lengkap ini karena berhasil menerapkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan keseluruhan bidang tanahnya telah tuntas bersertipikat. Hal ini sesuai yang ditargetkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), untuk mempermudah Ease of Doing Business (EODB).

“Inisiasi yang dilakukan Pak Walikota Madiun ini akan jadi penabuh genderang karena biasanya kalau satu kota sudah lengkap maka kota/kabupaten lain insya Allah akan menyegerakan melengkapi,” kata Gubernur Khofifah dalam sambutannya saat mendeklarasikan Kota Madiun Kota Lengkap di Wisma Haji Kota Madiun, Selasa (28/3) sore.

Gubernur Khofifah menjelaskan Provinsi Jawa Timur juga akan menjadi provinsi lengkap ketika seluruh Kabupaten Kota di Jawa Timur telah berpredikat Kota atau Kabupaten lengkap, karenanya orang nomor satu di Jatim ini mendorong agar seluruh Bupati/ Walikota segera menuntaskan program PTSL.

“Kalau kota/kabupaten lengkap, maka Jawa Timur lengkap,” ucap Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan identifikasi daerah-daerah di Jawa Timur yang memungkinkan dilakukan percepatan untuk memperoleh predikat Kota Lengkap. Karena ia merasa ada daerah-daerah di Jawa Timur yang sebetulnya memiliki potensi untuk melakukan percepatan antara lain Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kota Blitar, Kab. Gresik dan Kota Surabaya I dan II.

“Kami akan mencoba melakukan pemetaan kembali, kota/kabupaten mana yang memungkinkan bisa dilakukan percepatan,” katanya.

Menurutnya, terwujudnya Kota lengkap akan mendorong hadirnya destinasi investasi. Dengan predikat lengkap, maka suatu kota yang sudah terdaftar dan terpetakan akan memudahkan daerah tersebut melakukan perencanaan kebijakan.

Tak hanya itu perencanaan pembangunan dapat terhambat apabila seluruh peta bidang tanah yang produktif belum terpetakan. Hal itu juga yang akan menghambat sebuah negara menjadi negara maju.

Oleh sebab itu, Gubernur Khofifah meyakini kehadiran dan perhatian dari Menteri ATR/BPN RI ke Jawa Timur dapat menjadi semangat tersendiri bagi Bupati dan Walikota di Jatim untuk dapat segera mewujudkan Kota Kabupaten wilayahnya memiliki predikat Kota Lengkap.

“Saya rasa kehadiran Pak Menteri akan menjadi magnet luar biasa bagi Jawa Timur untuk melakukan percepatan kota/kabupaten lengkap,” tuturnya.

Sedangkan prasyarat suatu daerah mendapatkan prediksi Kota Lengkap yaitu telah adanya pemetaan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kota baik secara spasial maupun yuridis. Artinya dari bidang satu dengan lainnya dilihat tak ada jarak, atau seluruh bidangnya rata seperti yang terlihat dalam peta. Sementara secara yuridis predikat Kota Lengkap diberikan apabila buku tanah maupun surat ukur dari bidang tanah yang ada dapat diunggah ke dalam sistem milik BPN.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih atas sinergitas pemerintah Jawa Timur dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berjalan sangat baik. Sehingga, capaian Madiun Kota lengkap terealisasi.

“Selamat kepada Kota Madiun yang menjadi kota lengkap pertama di Jawa Timur dan kedua di seluruh Indonesia setelah Kota Denpasar,” ujarnya.

Ada banyak manfaat tercapai kota lengkap, diantaranya memberikan kepastian hukum hak atas tanah, terbebas sengketa dan konflik pertanahan, menutup ruang gerak mafia tanah dan mempermudah melaksanakan program digitalisasi karena semua akan menggunakan elektronik.

“Kota Madiun sudah selesai menjadi kota lengkap dan tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Jatim. Saya yakin, Investor akan datang berduyun-duyun ke Kota Madiun karena kepastian hak atas tanah sudah jelas,” katanya.

“Bukan saja itu tapi hak ekonomi rakyat meningkat melalui investasi. apalagi secara geografis Madiun sangat strategis meningkatkan ekonomi. Contoh pandemi 2 tahun masih 5,52 pertumbuhan ekonominya. Perlu diapresiasi,” imbuhnya.

Sedangkan program digitalisasi, seluruh wilayah sudah terpetakan secara spasial dan yuridis. Spasial artinya tidak ada gap dan overlap. Sedangkan yuridis buku tanah bisa diunduh secara elektronik dan akurat. “Syarat menjadi kota lengkap sulit tapi kalau berkoordinasi dengan baik maka mudah mendapatkannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jatim Jonahar mengatakan, dalam rangka mewujudkan Jawa Timur lengkap salah satu output yang telah direncanakan sejak tahun 2020 adalah deklarasi kota lengkap. Kota Madiun sejak awal sudah dicanangkan menjadi kabupaten maupun kota pertama di Provinsi Jawa Timur yang dijadikan pilot project untuk menjadi anggota lengkap baik secara spasial maupun tekstual yang kemudian diikuti oleh kota dan kabupaten lain di Jawa Timur seperti Kota Probolinggo kota Mojokerto Kota Kediri dan Kota Surabaya Kab Gresik dan Kabupaten Madiun.

“Pembangunan kota lengkap telah dimulai sejak 2020. Perbaikan kualitas data pemetaan dengan kualitas data tekstual serta pemerintah kota Madiun dalam mewujudkan kota lengkap dengan survei door to door. Sehingga cepat menyelesaikan tanah yang bermasalah,” jelasnya.

Kota Madiun mempunyai luas wilayah 33,23 km persegi dengan jumlah bidang sebanyak 68.923 bidang. Seluruh bidang tangan telah terdaftar secara elektronik sesuai dashboard. Bahkan sesuai data dashboard Kantor Pertanahan Kota Madiun terbaik di Indonesia dengan capaian 99,16 persen.

Sejauh ini, pengarahan positif yang dirasakan dalam pelaksanaan program nasional pendaftaran tanah dan serpikat tanah mencapai 100 persen serta dibentuk tim gugus tugas reforma agraria. Selain itu, dukungan dari Provinsi Jawa Timur melalui gubernur Khofifah yang menginstruksikan kepada seluruh Bupati Walikota tanggal 23 Desember 2021 permohonan dukungan percepatan PTSL diantaranya meminta pemerintah Kab/Kota untuk memberikan dukungan hibah berupa aset pendidikan petugas dan peralatan serta pengeluaran kebijakan BPHTP.

Namun untuk menuju Jawa Timur lengkap di tahun 2025 masih banyak membutuhkan dukungan dan peran serta aktif seluruh pihak. Besar harapan ke depan kota kota lain bisa mewujudkan kota lengkap sehingga Jatim memberikan kontribusi lebih dalam mewujudkan kota lengkap di Indonesia serta dukungan moral dan material tinggi dari gubernur Jatim.

“Mewujudkan Jatim lengkap di tahun 2025. Semoga ada kontribusi dan sinergitas lagi sehingga pada tahun 2025 semua capaian pertanahan lengkap,” ajaknya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun H Maidi mengucapkan terima kasih kepada Menteri ATR/BPR Hadi Tjahjanto Gubernur Khofifah, Kepala BPN Jatim dan BPN Nasional atas tercapainya kota lengkap bagi Kota Madiun.

Dengan dideklarasikannya Madiun sebagai kota lengkap, Maidi mengaku potensi investasi banyak sekali karena status tanah di kota Madiun tidak lagi diragukan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi cukup bagus. PDRB bagus, pengangguran dan kemiskinan turun dan investasi semakin meningkat karena status tanahnya jelas sehingga investor sudah tidak ragu lagi,” ucapnya.

Bahkan untuk generasi ke depan sudah tidak ada konflik masalah tanah. Sebab, sebelumnya banyak tanah peninggalan nenek moyang konflik karena tidak ada kelengkapan. Tapi sekarang semua statusnya sudah lengkap semua.

“Dulunya tidak ada statusnya setiap ganti generasi ada masalah tapi karena statusnya sudah lengkap maka dirinya optimis tidak ada lagi sengketa lahan atau tanah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan sertifikat tanah aset pemerintah daerah oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI didampingi Gubernur Jawa Timur dan Ka. Kanwil BPN Prov. Jatim.

Sertifikat yang diserahkan diantaranya 143 Sertifikat aset Pemkot Madiun, 12 Sertifikat Wakaf antara lain milik perkumpulan Nahdlatul Ulama, persyariatan Muhammadiyah, Darul Madinah Pondok Pesantren Hidayatul Madiun, Yayasan Syabab fi Sabilillah, 1 Sertifikat aset Kemenag Kota Madiun, 1 Sertifikat Keuskupan Surabaya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi

Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten

Program Holiday Anak Pesisir Pantai Sine yang Menarik

Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya

PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jawa Timur Buka “Golden Ticket” untuk Ketua OSIS dan Hafidz Quran
Next Article Harlah ke-77 Muslimat NU diikuti hampir 2 Juta Anggota/Pengurus dari Dalam dan Luar Negeri secara Hybrid

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional
Ekraf
Lulus “Cumlaude” Doktor Unair, Hj Lelly Kikin: Pimpinan PBNU Agak Lupa Qonun Asasi
Sospol
Usia 13 Tahun, Unusa Kantongi Delapan Paten
Sospol
Kreativitas Santri Annur Azzahra Hadirkan Lampu Hias Penguat Ekonomi Pesantren
Ekraf

You Might also Like

Sospol

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

27/06/2026
Sospol

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

25/06/2026
Sospol

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

25/06/2026
Sospol

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

24/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?