Surabaya, Radar96.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur mengadakan seminar “Kampus Rakyat Terpilih Indonesia (Karakter ID)” di Surabaya, 15-16 Agustus 2023.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah, khususnya BNPT, dalam meningkatkan peran serta pemuda dalam menyebarkan pesan-pesan perdamaian guna mencegah dan menanggulangi radikalisme, ekstremisme dan terorisme,” kata Ketua FKPT Jawa Timur, Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., di Surabaya, Selasa (15/8/2023).
Saat mewakili Direktur Pencegahan BNPT RI, ia mengatakan kemajuan teknologi dan informasi saat ini menghadapkan pemuda pada sebuah sistem digital dalam semua sendi kehidupan, baik berinteraksi dengan teman, keluarga atau siapapun.
“Saat ini, informasi dengan mudah dapat diakses, baik informasi yang benar ataupun tidak, dengan adanya kegiatan ini berusaha menyebar dan mencegah faham radikalisme dan terorisme,” ungkapnya dalam acara yang diikuti oleh 30 peserta dari utusan beberapa kampus dan sekolah terpilih di Jawa Timur.
Hesti menambahkan, di Indonesia saat ini, kelompok pemuda menduduki hampir seperempat dari total penduduk yaitu sekitar 23,90 persen atau sekitar 64,92 juta jiwa (BPS, 2021) yang didominasi oleh pemuda dengan usia 19-24 Tahun.
“Tak heran bila pemuda menjadi salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran penyebaran paham radikalisme, ekstremisme dan terorisme, karena itu pemuda sebagai subjek aktif yang harus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap bahaya ekstremisme dan terorisme, serta mampu mengambil peran aktif dalam menjaga perdamaian dan keamanan,” tambah Hesti.
Di tempat yang sama, Ketua Bidang Pemuda Pendidikan FKPT Jawa Timur, Dr. Bambang Sigit Widodo, M.Pd mengatakan pengembangan karakter cinta Tanah Air bisa juga melalui media apapun, termasuk media sosial, dengan melibatkan peran pemuda.
“Kami berharap, melalui acara ini, mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda mengenai betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa lewat media online,” ungkapnya.
Bambang Sigit menambahkan setiap elemen harus memikirkan dan mengambil langkah strategis serta solusi alternatif atas kebutuhan bangsa akan persatuan dan kesatuan serta karakter dan intelektualitas pemuda untuk menjamin masa depan bangsa.
“Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang dari program KARAKTER ID. Setiap elemen harus memikirkan dan mengambil langkah strategis serta solusi alternatif atas kebutuhan bangsa akan persatuan dan kesatuan serta karakter dan intelektualitas pemuda untuk menjamin masa depan bangsa. Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang dari program KARAKTER ID,” katanya.
Bambang melanjutkan, di era modern ini, edukasi, dan informasi menjadi hal yang penting untuk didapatkan masyarakat. Dengan adanya globalisasi, masyarakat khususnya para pemuda menjadi ketergantungan untuk mendapatkan informasi dan hiburan secara massal lewat media online.
Selain itu, kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya itu, kreativitas dan ide yang pada awalnya sulit untuk dikreasikan didepan umum, dengan sangat mudah bisa dituangkan dan disebarkan melalui online.
“Saya kira apa yang dikerjakan BNPT dan FKPT Jawa Timur adalah upaya yang sangat baik dalam mengisi ruang anak-anak muda dalam ketergantungan kepada media sosial,” katanya dalam seminar Karakter ID yang ditutup dengan doa oleh Kabid Agama Sosial Ekonomi dan Budaya FKPT Jawa Timur, Muchamad Arifin itu. (*/fkpt)



