By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Yaoma Tertibi: Dari Anak Guru Ngaji di Plosok Blitar Selatan hingga Raih Gelar Doktor di UIN Tulungagung
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Yaoma Tertibi: Dari Anak Guru Ngaji di Plosok Blitar Selatan hingga Raih Gelar Doktor di UIN Tulungagung
Milenial

Yaoma Tertibi: Dari Anak Guru Ngaji di Plosok Blitar Selatan hingga Raih Gelar Doktor di UIN Tulungagung

18/02/2025 Milenial
SHARE

Blitar, radar96.com – Yaoma Tertibi, putra pertama dari pasangan Murni dan Sirep Sri Rahayu (Alm), membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.

Pria berusia 44 tahun ini baru saja menyandang gelar doktor dari UIN Tulungagung setelah melalui perjalanan panjang penuh tantangan.

Disertasinya yang berjudul “Desa dalam Paradigma Hukum: Kajian Fenomenologis Implementasi UU No. 6/2014 Terkait Upaya Desa Mewujudkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat” menjadi bukti komitmennya untuk berkontribusi pada pembangunan desa, terutama di daerah terpencil seperti tempat ia dibesarkan.

Yaoma, yang berasal dari keluarga sederhana di pelosok Blitar Selatan, memulai pendidikannya di SD Inpres 5 Desa Maron, kemudian melanjutkan ke MTs Nurul Huda Maron, dan MAN 1 Kota Blitar. Sempat terhenti saat menempuh S1 di STAIN Tulungagung karena ketidakmampuan membayar SPP, ia akhirnya memulai kembali kuliah di UNISBA Blitar jurusan Hukum. Gelar magister ia raih dari Universitas Islam Malang (UNISMA), dan kini ia berhasil meraih gelar doktor di UIN Tulungagung, kampus yang sama tempat ia pernah berhenti kuliah.

Peduli Desa

Kepedulian Yaoma terhadap pembangunan desa bukanlah hal baru. Sejak lama, ia aktif membina desa melalui lembaga Pusdik Demas, yang bergerak dalam pendampingan desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, desa adalah ujung tombak pembangunan nasional. “Desa itu banyak potensi, tapi juga banyak masalah. Secara umum, potensinya lebih besar, terutama dalam hal ekonomi. Kesejahteraan masyarakat Indonesia diukur dari bagaimana masyarakat desa bisa sejahtera,” ujarnya.

Dalam disertasinya, suami dari Ike Yuvanti dan ayah dari Isa Ansori Tartibi itu memaparkan temuan-temuan penting terkait pengelolaan desa, mulai dari penganggaran, peningkatan SDM, hingga peran masyarakat.

Salah satu temuan utamanya adalah pentingnya penyaluran dana desa yang tepat sasaran. “Anggaran harus berbasis kebutuhan masyarakat, bukan sekadar program yang dibuat pemerintah. Masyarakat harus dilibatkan dalam menentukan apa yang mereka butuhkan,” tegasnya.

Aktivis Hukum

Selain sebagai akademisi, Yaoma juga dikenal sebagai sosok aktivis yang gigih. Ia aktif di berbagai organisasi, mulai dari Pramuka tingkat Kwarcab Blitar, Ikatan Pelajar NU Kabupaten Blitar, Gerakan Pemuda Ansor Blitar, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Jawa Timur hingga dipercaya sebagai Ketua Badan Wakaf Indonesia Blitar.

Pengalamannya sebagai advokat juga membuatnya banyak terlibat dalam membela warga yang menghadapi masalah hukum.

Kini, Yaoma menjabat sebagai Wakil Rektor II di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar.

Ia berharap, perjalanannya bisa menjadi inspirasi bagi keluarga dan mahasiswa lainnya.

“Keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita. Saya berharap masyarakat bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, menempuh pendidikan tinggi tanpa harus mahal, seperti yang ditawarkan UIN Tulungagung,” ujarnya.

Harapan untuk Desa

Yaoma berharap, temuan-temuan dalam disertasinya dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan stakeholders lainnya dalam membangun desa yang lebih sejahtera.

“Desa harus menjadi prioritas. Jika desa maju, maka Indonesia juga akan maju,” pungkasnya.

Perjalanan Yaoma Tertibi dari anak guru ngaji di pelosok Blitar Selatan hingga meraih gelar doktor adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan bisa mengantarkan seseorang meraih mimpi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pengesahan kelulusan ujian terbuka dengan nilai sangat memuaskan ini dibacakan oleh ketua sidang disertasi, Prof. Dr. H. Abd Aziz, M.Pd.I., bersama delapan penguji lainnya: Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag; Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA; Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag; Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag; Prof. Dr. H. Dede Nurrohman, M.Ag; Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I; Prof. Dr. H. Kojin, M.A; dan Dr. H. Asmawi, M.Ag. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim gali sejarah NU di “Rumah Arsip” KH Umar Burhan Gresik
Next Article Lakpesdam PWNU Jatim Buka Beasiswa Santri Berprestasi 2025

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang
Milenial
PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri
Nahdliyyin
PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas
Sospol
Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram
Sospol

You Might also Like

Milenial

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

26/04/2026
Milenial

63 Siswa Ikuti Program “Talenta Digital Santri 2” di Pesantren Digipreneur “Al-Yasmin” Surabaya

24/04/2026
Milenial

Wisudawan Fresh Graduate Unusa Tembus RS di Arab Saudi

23/04/2026
Milenial

Siswa MTs Masjid Al-Akbar Raih Juara 1 Bahasa Arab pada Olimpiade KKG-MGMP Jatim

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?