By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mendikbudristek bersama Prof. Mas’ud Said Gagas Roadmap Intelektual NU dalam Halaqah Kebangsaan PP ISNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Mendikbudristek bersama Prof. Mas’ud Said Gagas Roadmap Intelektual NU dalam Halaqah Kebangsaan PP ISNU
Nahdliyyin

Mendikbudristek bersama Prof. Mas’ud Said Gagas Roadmap Intelektual NU dalam Halaqah Kebangsaan PP ISNU

30/07/2025 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com – Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU), Prof. Dr. M. Mas’ud Said, M.Si., bersama Mendikbudristek Prof. Dr. Brian Yuliarto, M.Eng.,
menjadi panelis utama dalam Halaqah Kebangsaan di Jakarta, Rabu (30/7).

Dalam acara yang merupakan bagian dari rangkaian menyambut pelantikan Pengurus Pusat ISNU 2025–2030 pada 31 Juli 2025 tersebut, Prof. Mas’ud Said menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif mengenai posisi strategis ISNU dalam konstelasi pembangunan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (SDM NU) di era Indonesia Emas 2045.

“ISNU memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak intelektual Muslim yang berakar pada tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jama’ah, namun adaptif terhadap tantangan zaman. ISNU harus menjadi rumah besar bagi para intelektual NU yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki orientasi kebangsaan, keberpihakan terhadap rakyat, dan komitmen moral terhadap kemajuan umat dan bangsa,” ujarnya.

Di hadapan ratusan peserta halaqah yang terdiri dari akademisi, tokoh ormas Islam, hingga pejabat kementerian itu, Prof Mas’ud yang juga Guru Besar Ilmu Pemerintahan ini memaparkan blueprint (peta jalan) pengembangan kelembagaan ISNU secara nasional. Ia menyebut bahwa penguatan struktur kelembagaan ISNU mulai dari pusat hingga daerah harus disertai dengan revitalisasi program-program strategis berbasis riset, penguatan peran edukatif-konsultatif, serta konektivitas dengan institusi negara dan dunia usaha.

“ISNU tidak boleh sekadar menjadi organisasi seremonial. Ia harus hidup dengan sistem kerja yang profesional, kaderisasi yang berkelanjutan, dan peran aktif dalam merespons isu-isu kontemporer. Salah satu prioritas kami ke depan adalah mendirikan center of excellence di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi syariah, teknologi, dan kajian kebijakan publik,” jelasnya.

Dalam sesi yang juga dihadiri Kolonel Sukaryoso Helmi yang mewakili Kementerian Pertahanan RI itu, Prof. Brian Yuliarto menyambut baik sinergi antara ISNU dan Kemendikbudristek dalam penguatan ekosistem pendidikan dan riset di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Sementara Kol. Sukaryoso menekankan pentingnya sinergi antara elemen sipil dan militer dalam menjaga ketahanan nasional berbasis sumber daya manusia unggul.

“ISNU di bawah kepemimpinan baru diharapkan mampu memainkan peran sentral sebagai motor penggerak SDM unggul, pemikir kebangsaan, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, adil, dan berperadaban,” katanya. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Munas I Alumni IPNU di Bondowoso Bahas isu utama Pendidikan Dasar Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Next Article Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Siap Jadi Tempat Singgah Peserta Munas I Alumni IPNU di Bondowoso

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?