By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim: Kesehatan dan Pendidikan adalah Khidmat Utama NU kepada Masyarakat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim: Kesehatan dan Pendidikan adalah Khidmat Utama NU kepada Masyarakat
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Kesehatan dan Pendidikan adalah Khidmat Utama NU kepada Masyarakat

31/01/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfidz menegaskan bahwa kegiatan utama NU adalah khidmat kepada masyarakat dan khidmat utama NU kepada masyarakat adalah pendidikan dan kesehatan.

“Sejak 1926, NU memang didirikan untuk khidmat atau melayani masyarakat dan khidmah pertama adalah pendidikan, kemudian kesehatan, yang juga berkembang,” katanya dalam sambutan pada Kick Off Layanan Kesehatan Gratis ‘Satu Abad NU’ di RSNU Jombang, Sabtu.

“Kick off” yang ditandai dengan pemukulan rebana 9 kali oleh Ketua PWNU Jatim itu diikuti 100 titik layanan kesehatan di 45 PCNU se-Jatim serta dihadiri Ketua Arsinu dan Ketua LK PBNU Dr dr KH M Zulfikar As’ad, Direktur RSNU Jombang Dr dr Ade Armada Sutedja, dan Prof Maskuri Bakri (Ketua Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim).

Menurut Ketua PWNU Jatim yang akrab disapa Gus Kikin itu, PWNU Jatim sendiri memperingati Hari Lahir (Harlah) “Satu Abad NU”
(1926-2026) dengan 13 program, yang salah satunya dengan layanan kesehatan gratis pada 100 titik RS/klinik NU di 45 PCNU.

“Secara daring, saya lihat masyarakat di Tulungagung, Sidoarjo, Surabaya, dan Malang sudah banyak yang antre. Inilah salah satu kewajiban NU yakni khidmat kepada masyarakat. Alhamdulillah, layanan kesehatan kita mulai meningkat, terakhir saya meresmikan RSNU di Pasuruan. Alhamdulillah, semuanya operasional dengan fasilitas yang juga berkembang,” katanya.

Pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang itu menambahkan NU akan terus berbenah dalam banyak bidang. “Semangat NU itu melayani dan membangun persatuan, karena itu kita harus kompak dalam kebersamaan. Kita bersyukur pada puncaknya dengan Mujahadah Kubro (8/2) akan dihadiri 100.000-an jamaah. InSya-Allah, Presiden juga hadir,“ katanya.

Sementara itu, Direktur RSNU Jombang Dr dr Ade Armada Sutedja menyatakan sepakat dengan PWNU Jatim bahwa dakwah tidak hanya lewat mimbar, karena program khidmat NU di bidang kesehatan juga bisa menjadi sarana dakwah bahwa Islam rahmatan lil alami, karena bidang kesehatan itu wajah NU yang langsung untuk masyarakat.

“Bidang kesehatan menunjukkan NU itu bekerja dalam senyap tapi manfaatnya dirasakan masyarakat. Kami berkomitmen melayani masyarakat dengan humanis, profesional, melayani dengan doa-doa ala Aswaja, melayani sepenuh hati seperti keluarga sendiri. Jadi, bidang kesehatan adalah bagian dari perjuangan NU dalam kebangsaan,” katanya.

Sebelumnya (27/1), Wakil Sekretaris PWNU Jatim yang juga Ketua Lembaga Kesehatan NU (LKNU) Jatim dr Hardadi Airlangga menjelaskan sebagian LKNU di Jatim ada yang mengadakan pelayanan kesehatan gratis secara serentak itu lebih dari satu kali.

“Misalnya, LKNU Blitar melaksanakan layanan kesehatan gratis sebanyak tiga kali pada 24 dan 31 Januari, serta 2 Februari. Selain itu, LKNU Malang dan Gresik yang juga lebih dari satu kali, bahkan ada LKNU yang tidak memiliki rumah sakit, sehingga bekerja sama dengan pemkab setempat, yakni Pacitan dan Magetan,” katanya.

Selain itu, LKNU se-Jatim juga akan menyiapkan layanan kesehatan gratis secara bergantian pada acara puncak Harlah Satu Abad NU yakni Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Malang pada 7-8 Februari 2026, bahkan Tim Kesehatan dari PD Muhammadiyah Kota Malang juga turun membantu.

Rangkaian Harlah Satu Abad NU yang diadakan PWNU Jatim antara lain Sarasehan Pesantren (7/1), Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran (29/1), pameran lukisan nasional di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) dengan tema ‘Mangsa Kalasubo’ (30/1), parenting dan pesantren sehat (LKKNU Jatim, 27 Januari – 15 Februari).

Puncak Harlah Satu Abad NU diadakan PWNU Jatim di Blitar dan Malang yakni Pameran NUConomic dan GenZINU Bootcam (Blitar) pada 5-7 Februari 2026 dan Mujahadah Kubro (di Stadion Gajayana, Malang) pada 7-8 Februari 2026. Untuk Mujahadah Kubro hingga hari ini (31/1) tercatat hamper 100.000 peserta yang siap hadir. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Muhammadiyah Kota Malang Siap Sukseskan “Mujahadah Kubro” Harlah Satu Abad NU
Next Article LP Ma’arif PWNU Jatim Evaluasi Diklat 2025

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

LPKAN Indonesia Minta Pemerintah Moratorium Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau
Sospol
Dosen Senior Komunikasi Apresiasi Alumni STIKOSA-AWS tetap Menulis saat Purna
Sospol
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya
Kolom
Obituary John L. Esposito: Sang Pembela Wajah Moderat Islam di tengah Islamophobia
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

08/07/2026
Nahdliyyin

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

06/07/2026
Nahdliyyin

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

06/07/2026
Nahdliyyin

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

29/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?