By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Nahdliyyin

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

11/07/2026 Nahdliyyin
SHARE

Mashhad, Iran, radar96.com — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyatakan delegasi Indonesia menyampaikan pesan perdamaian saat bertemu Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, di Mashhad, Jumat (10/7/2026).

Menurut Gus Yahya, Ghalibaf kini dipercaya memimpin tim perunding Iran dalam proses negosiasi dengan Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia tidak hanya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei, tetapi juga membawa misi untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai.

“Ketua MPR (Ahmad Muzani), selain menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia berharap proses yang sedang berlangsung mengarah pada perdamaian. Di samping untuk takziah, delegasi ini memang diberi misi untuk mendorong dan menyerukan perdamaian,” ungkap Gus Yahya dalam pesan singkat melalui aplikasi, Sabtu (11/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yahya mengatakan dirinya turut menyampaikan belasungkawa atas nama keluarga besar Nahdlatul Ulama atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei.

Gus Yahya menegaskan bahwa sejak awal konflik, Nahdlatul Ulama secara konsisten mengajak seluruh warganya untuk mendoakan keselamatan dan kemaslahatan umat Islam serta bangsa Iran.

“Saya menyampaikan bahwa saya mewakili seluruh warga Nahdlatul Ulama menyatakan belasungkawa atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Sejak awal konflik, Nahdlatul Ulama telah menyerukan kepada seluruh warganya untuk terus mendoakan keselamatan dan kemaslahatan umat Islam, juga bagi Iran,” ujarnya.

Gus Yahya berharap berbagai upaya diplomasi yang ditempuh dapat menghasilkan perdamaian yang membawa kemaslahatan, tidak hanya bagi kawasan Timur Tengah, tetapi juga bagi seluruh umat manusia.

“Semoga semuanya berakhir dengan perdamaian dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, delegasi resmi Indonesia yang bertolak ke Iran untuk menyampaikan penghormatan terakhir kepada almarhum Sayyid Ali Khamenei terdiri atas lima tokoh penting.

Kelima utusan tersebut adalah Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Syafiq A Mughni, serta Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD
Next Article Dokter Dayat: KOHKARSSI Jawa Timur Siap Perkuat Advokasi Hukum Kesehatan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Dokter Dayat: KOHKARSSI Jawa Timur Siap Perkuat Advokasi Hukum Kesehatan
Sospol
50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD
Sospol
Bupati Fawait Dukung Penuh Merdeka Ride, HDCI Jember Siap Sambut Ribuan Rider
Uncategorized
Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

27/06/2026
Nahdliyyin

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

27/06/2026
Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?