By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara
Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya mulai mengambil langkah cepat dalam mengawal tahapan strategis menjelang pesta demokrasi mendatang. Melalui forum diskusi bulanan, lembaga pengawas pemilu ini secara khusus membedah proyeksi penataan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk pemilihan anggota DPRD Kota Surabaya pada Pemilu tahun 2029. Langkah awal ini dinilai krusial guna mengantisipasi dinamika demografi dan dinamika politik yang terus berkembang pesat di Kota Pahlawan.

Pertumbuhan penduduk yang tidak merata di sejumlah kawasan di Surabaya menjadi salah satu alasan utama mengapa penataan dapil harus dikaji sejak dini. Berdasarkan evaluasi pemilu sebelumnya, pergeseran jumlah penduduk secara signifikan berpotensi memicu ketimpangan harga kursi antar-dapil. Oleh karena itu, Bawaslu memandang perlu adanya formula yang lebih proporsional agar representasi suara masyarakat tetap terjaga dengan adil.

Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Novli Bernado Thyssen, menegaskan bahwa penataan dapil bukan sekadar urusan teknis pembagian wilayah geografis. Lebih dari itu, proses ini merupakan instrumen penting untuk menegakkan prinsip-prinsip keadilan pemilu. Menurutnya, akurasi data penduduk dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama dalam merancang peta dapil yang ideal.

“Penataan daerah pemilihan untuk Pemilu 2029 harus kita kawal sejak dini agar memenuhi prinsip kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, serta integralitas wilayah,” ujar Novli Bernado Thyssen saat memberikan arahan dalam diskusi tersebut.

Novli juga menambahkan bahwa dinamika kependudukan di Kota Surabaya bergerak sangat dinamis, terutama dengan adanya pembangunan infrastruktur dan pusat-pusat hunian baru. Pola migrasi penduduk antarkecamatan di Surabaya secara otomatis akan memengaruhi alokasi kursi di setiap dapil. Jika tidak diantisipasi, ketidakseimbangan alokasi kursi dapat mencederai asas proporsionalitas.

“Kami di Bawaslu berkepentingan memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan ini berjalan sesuai dengan koridor hukum. Kita tidak ingin ada wilayah yang kelebihan keterwakilan atau sebaliknya, kekurangan keterwakilan hanya karena keterlambatan dalam memperbarui proyeksi data,” lanjut Novli.

Selain aspek demografi, aspek historis dan kultural masyarakat Surabaya juga menjadi poin penting yang tidak boleh diabaikan dalam penataan dapil. Bawaslu menekankan bahwa penggabungan atau pemisahan wilayah kecamatan ke dalam satu dapil harus memperhatikan kohesi sosial. Hal ini bertujuan agar anggota legislatif yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kedekatan sosiologis dengan konstituennya.

Diskusi bulanan ini juga menjadi wadah koordinasi untuk menyamakan persepsi antara pengawas pemilu, akademisi, dan pemangku kepentingan terkait. Bawaslu Surabaya menyadari bahwa penataan dapil sering kali menjadi isu yang sensitif bagi partai politik peserta pemilu. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan draf penataan dapil menjadi harga mati untuk menghindari kecurigaan publik.

Melalui kajian yang mendalam, Bawaslu berkomitmen untuk memberikan rekomendasi yang objektif kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku eksekutor teknis. Pengawasan melekat akan dilakukan sejak tahap penyusunan rancangan hingga uji publik. Keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan masukan juga diharapkan dapat memperkuat legitimasi dari dapil yang akan ditetapkan kelak.

Novli Bernado Thyssen kembali mengingatkan bahwa tantangan pemilu ke depan akan semakin kompleks, sehingga kesiapan sosiopolitik kota harus dimatangkan dari sekarang. Proyeksi penataan dapil untuk Pemilu 2029 ini diharapkan dapat meminimalisir potensi sengketa proses pemilu yang kerap muncul akibat ketidakpuasan parpol terhadap pembagian wilayah pemilihan.

“Tugas Bawaslu adalah memastikan KPU bekerja secara presisi dan akurat dalam menghitung alokasi kursi berdasarkan jumlah penduduk terbaru. Kami akan mengawasi ketat setiap proses uji publik agar aspirasi masyarakat dan partai politik dapat diakomodir secara adil tanpa ada intervensi sepihak,” tegas Novli menutup pernyataannya.

Dengan dimulainya diskusi dan pemetaan sejak awal, Bawaslu Kota Surabaya berharap pelaksanaan Pemilu 2029 di tingkat lokal dapat berjalan lebih demokratis, jujur, dan adil. Penataan dapil yang matang dan proporsional diharapkan mampu melahirkan wakil rakyat yang benar-benar representatif dalam memperjuangkan kemajuan Kota Surabaya di masa depan.

Iklan.

You Might Also Like

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah

Konjen China di Surabaya Panen Melon di Masjid Al-Akbar

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal
Sospol
Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon
Sospol
NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 
Nahdliyyin
KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah
Sospol

You Might also Like

Sospol

BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan

17/06/2026
Sospol

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

16/06/2026
Sospol

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

16/06/2026
Sospol

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

16/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?