By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026 Nahdliyyin
SHARE

Bangkalan, radar96.com – Presiden H Prabowo Subianto meminta dukungan para pemimpin NU untuk mengatasi berbagai kebocoran yang membuat rakyat tetap miskin selama 22 tahun, karena keuntungan dagang selama itu mencapai 436 miliar dolar AS, tapi 346 miliar dolar AS atau Rp5.800 Triliun yang dibawa keluar negeri oleh segelintir orang.

“Saya selalu merasa nyaman di tengah Keluarga Besar NU (KB NU), nyaman dan aman, karena NU memang organisasi keagamaan tapi sangat nasionalis, patriotik, cinta tanah air, sampai-sampai lagu Syubbanul Wathon yang dibuat NU sebelum Indonesia merdeka sudah mengandung nilai-nilai cinta tanah air,” katanya di Bangkalan, Madura, Jatim, Selasa (23/6).

Presiden H Prabowo Subianto

Kepala Negara menyampaikan hal itu dalam sambutan pada Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konperensi Besar (Konbes) NU di IAI Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, yang dihadiri Ketua MPR, beberapa menteri, Panglima TNI, Kapolri, 67 ulama pesantren, serta ratusan utusan PWNU se-Indonesia dan PCNU se-Jatim. Munas-Konbes NU telah dilaksanakan di Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, 20-22 Juni 2026.

“Data dan fakta itu, saya sampaikan kepada NU, agar pemimpin NU mengerti, kenapa gaji guru tidak naik-naik, kenapa anggaran negara kurang terus. Itu bukan berarti kita tidak kaya dengan sumber daya alam, tapi karena uangnya memang diambil terus dan hanya tersisa sedikit di negara kita, sebab mayoritas dibawa keluar negeri. Kalau kita kurang darah terus, pasti kolaps dan tubuh bisa lemah, karena itu saatnya kita membuat sistem penyelamatan kekayaan negara,” katanya.

Presiden juga mengucapkan terima kasih atas dukungan KB NU selama ini, yang selalu tampil saat bangsa dan negara dalam keadaan sulit. “Keluarga Besar NU adalah faktor stabilisator yang membuat bangsa dan negara ini aman dan nyaman. Saya yakin dan percaya NU akan selalu punya peran positif, karena para kiai dan ulama adalah tokoh yang paling dekat dengan rakyat, NU merasakan apa yang dirasakan rakyat paling bawah,” katanya.

Dalam pidato yang bersemangat, Presiden menegaskan bahwa dirinya dilantik pada 20 Oktober 2024 di hadapan rakyat dengan sumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan UU yang berlaku, karena itu dirinya tidak ingin berpura-pura, atau berbicara manis, namun dirinya akan bicara apa adanya. “Setelah menjadi presiden, saya melihat fakta penyimpangan yang selama ini kita biarkan dan hanya memperkaya segelintir orang. Saya tidak ingin mengingkari sumpah,” katanya.

Terkait masalah Makanan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo menyatakan akan terus melaksanakan program untuk kepentingan masyarakat yang susah, namun dirinya juga sepakat bila ada pelaksanaan yang harus diperbaiki. “Kalau disetop itu aneh, karena MBG itu program untuk rakyat susah, kalau ada yang perlu diperbaiki, saya sepakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan kebahagian atas kehadiran Presiden menutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang merupakan permusyawaratan menuju muktamar, karena kehadiran Presiden melengkapi kebahagian selama permusyawaratan di Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri pada 20-22 Juni 2026.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf

“Mohon doa restu agar NU senantiasa hadir dalam menjaga dan melestarilan bangsa yang kita cintai. Kami semua adalah rakyat yang setia kepada negara, rakyat yang siap berjuang demi bangsa dan negara, kami yakin bahwa dengan iman dan khidmah yang istiqomah demi agama, bangsa dan negara, maka di hadapan tantangan apapun, ancaman apapun, janji Allah takkan meleset untuk memberi pertolongan dan masa depan,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dalam Taujihat yang disampaikan dalam Bahasa Arab. “NU selalu memberi dukungan kepada negara selama pemerintahnya tidak mengajak pada kekufuran dan kefasikan. Presiden selalu memikirkan rakyat, karena itu kita khusnudzuon untuk memperbaiki yang kurang,” katanya dalam Taujihad yang diakhiri dengan doa yang disampaikan Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

Menjelang kehadiran Presiden ke lokasi acara pada pukul 13.40 WIB, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz menyempatkan diri untuk ziarah ke makam Syaichona Muhammad Cholil bersam sejumlah PWNU dan PCNU yang hadir menjelang Dzuhur. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN

Sukseskan Muktamar 35 NU, HPN Perkuat Ekosistem Bisnis Nahdliyin dengan Rembug Saudagar

MUKTAMAR NU KE-35 JOMBANG: Rivalitas sebagai Uji Kompetensi Kepemimpinan, Konsistensi Aswaja, dan Resolusi NU Menuju Peradaban Abad ke-2

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article WARGA NU DAN KUASA ALGORITMA
Next Article BERKAH MUKTAMAR DAN MARWAH PESANTREN

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU
Nahdliyyin
80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo
Milenial
MUNAS III BPN APTAKSINDO & PERJASI 2026 TUNTAS: USUNG TEMA “BERSATU BERKARYA MEMBANGUN NEGERI”, TETAPKAN KETUM BARU & DESAK LPJK KEMBALIKAN FUNGSI PEMBINAAN ASOSIASI
Sospol
LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

LESBUMI Serahkan Maklumat “Kembali ke Akar, Ini Pesan Kiai-Kiai PWNU Jatim

11/08/2026
Nahdliyyin

Ramaikan Muktamar 35 NU, Ratusan Turots Ulama Nusantara Dipamerkan

11/08/2026
Nahdliyyin

17 Hari Jelang Muktamar, Pesantren Tambakberas Siap, Gus Ipul Ikut Tata Kasur Muktamirin

10/08/2026
Nahdliyyin

Peluncuran Tiga Buku Qanun Asasi di Gedung MPR RI, Gus Kikin Teguhkan Warisan Keilmuan Hadratussyaikh

09/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?