By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026 Sospol
SHARE

Jember, radar96.com – Dari lingkungan pesantren di Baletbaru, Sukowono, Jember, Zaky Faizal Huda berhasil menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Santri Madrasah Muadalah Tsanawiyah Pondok Pesantren Nurul Qarnain tersebut meraih Juara 2 Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Provinsi Jawa Timur 2026 pada cabang Kitab Safinatun Najah.

Prestasi itu diraih dalam ajang MQK yang berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur Puter, Kembangbahu, Lamongan, Senin (17/8/2026).

Kompetisi tersebut mempertemukan santri dari berbagai pesantren di Jawa Timur dengan kemampuan masing-masing dalam bidang kajian kitab.

Bagi Zaky, panggung MQK bukan sekadar tempat mencari kemenangan. Kompetisi tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan sejauh mana proses pembelajaran kitab yang selama ini dijalaninya mampu diterapkan ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah.

Cabang Safinatun Najah yang diikutinya merupakan salah satu bidang kajian fikih yang lekat dengan tradisi pendidikan pesantren. Kitab tersebut menjadi bagian dari pembelajaran dasar mengenai berbagai persoalan hukum ibadah.

Untuk mencapai podium, peserta dituntut memiliki kemampuan membaca teks kitab sekaligus memahami kandungan materi yang dipelajari. Penguasaan terhadap isi kitab menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi yang mempertemukan santri-santri dari berbagai lembaga pendidikan pesantren.

Zaky mampu melewati persaingan tersebut hingga finis sebagai Juara 2 tingkat Jawa Timur.

Capaian itu menjadi gambaran bahwa proses pendidikan di pesantren tidak hanya membentuk santri dalam ruang pembelajaran sehari-hari, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk menguji kemampuan di tingkat yang lebih luas.

Di balik penghargaan yang diterimanya, terdapat proses belajar dan pendalaman kitab yang menjadi bagian dari keseharian Zaky sebagai santri. Tradisi membaca, memahami, dan mengkaji kitab menjadi bekal yang kemudian dibawanya ke arena kompetisi.

Prestasi Zaky juga terasa semakin istimewa karena diraih tepat pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah perayaan kemerdekaan, seorang santri Jember menghadirkan bentuk perjuangannya sendiri melalui jalur pendidikan dan keilmuan Islam.

Nama Zaky pun turut membawa identitas Madrasah Muadalah Tsanawiyah dan Pondok Pesantren Nurul Qarnain ke panggung kompetisi tingkat provinsi.

Pihak Pondok Pesantren Nurul Qarnain menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Zaky diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan lembaga, tetapi juga mendorong dirinya untuk semakin mendalami khazanah keilmuan Islam.

Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi santri lainnya bahwa kemampuan yang diasah secara tekun dapat menemukan panggungnya sendiri. Dari ruang-ruang belajar pesantren, santri memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya di tengah persaingan yang lebih luas.

MQK pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium. Ajang tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga keberlanjutan tradisi kajian kitab di tengah perkembangan zaman.

Dan Zaky Faizal Huda telah menjadi salah satu santri yang membawa tradisi tersebut ke panggung Jawa Timur.

Dari Baletbaru, ia datang membawa kitab. Dari panggung MQK Jawa Timur, ia pulang membawa Juara 2.

Kekerasan Seksual Anak

Di Bondowoso, kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali terungkap, yang dialami seorang anak perempuan berusia 11 tahun diduga menjadi korban tindakan seksual oleh ayah tirinya sendiri.

Perkara tersebut terjadi di wilayah Desa Klabangdano, Kecamatan Klabang. Polisi telah mengamankan pria berinisial HP yang merupakan ayah tiri korban untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.IK., M.H. mengatakan, dugaan perbuatan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Berdasarkan hasil penyidikan awal, peristiwa tersebut diduga berlangsung sejak sekitar Maret 2025 hingga Agustus 2026.

“Ini dilakukan oleh seorang bapak tiri terhadap anak tirinya yang masih berusia 11 tahun. Kejadiannya berlangsung sejak sekitar Maret 2025 hingga Agustus 2026. Saat itu korban masih duduk di bangku sekolah dasar hingga berlanjut sampai sekarang,” ujar Aryo saat konferensi pers.

Kasus tersebut terbongkar setelah ibu korban mengetahui dugaan tindakan yang dialami anaknya. Sang ibu kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Bondowoso.

“Kasus ini diketahui oleh istri pelaku, kemudian dilaporkan ke Polres Bondowoso. Saat ini tersangka sudah kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b dan/atau Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana perkosaan atau pencabulan terhadap anak.

Selain proses hukum, perhatian juga diarahkan pada kondisi korban. Dinas Sosial P3AKB Bondowoso memberikan pendampingan untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan selama menjalani pemeriksaan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, Hafidhatullaily, S.Sos., M.M., mengatakan pihaknya langsung turun setelah mendapatkan informasi dari kepolisian.

“Ketika mendapat informasi dari Polres terkait kasus ini, kami langsung hadir untuk memberikan pendampingan, terutama pendampingan psikologis kepada anak saat proses pemeriksaan dan pengambilan keterangan,” ujarnya.

Pendampingan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan korban. Apabila korban masih membutuhkan layanan psikologis, Dinsos P3AKB akan memfasilitasi proses tersebut.

“Kami akan terus memberikan pendampingan kepada korban. Jika ke depan masih membutuhkan layanan psikologis, tentu akan kami fasilitasi. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi psikologis anak tetap terjaga,” katanya.

Keluarga korban juga berencana memindahkan sekolah korban. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi korban dalam menjalani proses pemulihan. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

KETUA UMUM DPP LPKAN INDONESIA TERIMA BUKU “EKONOMI PANCASILA” ABAH DJONI: KEMERDEKAAN HARUS HADIR DI MEJA RAKYAT

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Adab Berbeda Pendapat Menjelang Muktamar ke-35 NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab Berbeda Pendapat Menjelang Muktamar ke-35 NU
Kolom Opini
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah
Sospol
BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan
Sospol
Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat
Milenial

You Might also Like

Sospol

Jemaat Tiga Gereja di Sidoarjo Berikan Donasi untuk Muktamar NU

16/08/2026
Sospol

Harjabo ke-207, Bupati Hamid Tekankan Pentingnya Merawat Warisan Sejarah

16/08/2026
Sospol

MUNAS III BPN APTAKSINDO & PERJASI 2026 TUNTAS: USUNG TEMA “BERSATU BERKARYA MEMBANGUN NEGERI”, TETAPKAN KETUM BARU & DESAK LPJK KEMBALIKAN FUNGSI PEMBINAAN ASOSIASI

14/08/2026
Sospol

Tiga Siswa Bondowoso Ukir Prestasi di Jatim, Bersiap Tampil di OSN Nasional

13/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?