Bondowoso, radar96.com — Di Kecamatan Tapen, Bondowoso, Anita Rindrawati, pemilik Toko Sembako Aan, menjadi salah satu mitra BRI yang menyediakan layanan transaksi keuangan bagi warga setempat melalui BRILink Agen.
Anita telah menjadi nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 2010. Dalam menjalankan kemitraannya, ia memanfaatkan perangkat Electronic Data Capture (EDC) BRILink untuk mendukung pelayanan transaksi bagi masyarakat sekitar, sekaligus melengkapi aktivitas usaha sembako yang dijalankannya.
Model layanan melalui agen memungkinkan masyarakat menjangkau transaksi perbankan melalui mitra usaha yang berada di dekat tempat tinggal mereka.
Kehadiran agen di lingkungan lokal menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses transaksi secara praktis.
Kemitraan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi Anita. Dari aktivitas sebagai BRILink Agen, ia memperoleh pendapatan berupa fee merchant sekitar Rp800 ribu per bulan. Tambahan pendapatan ini menjadi bagian dari manfaat yang diperoleh melalui pengembangan layanan keuangan di samping usaha utamanya.
Namun, perluasan akses transaksi perlu berjalan beriringan dengan pemahaman masyarakat mengenai keamanan dan tata cara penggunaan layanan. Karena itu, BRI melalui Unit Tapen secara rutin mengadakan pembinaan setiap minggu kepada BRILink Agen dan masyarakat sekitar.
Branch Office Head BRI Bondowoso, Agus Tri Wiyono, menjelaskan bahwa pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada perluasan jaringan layanan, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan masyarakat.
“BRI tidak hanya berupaya memperluas akses layanan keuangan melalui BRILink Agen, tetapi juga mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan. Melalui pembinaan rutin setiap minggu, kami berupaya meningkatkan pemahaman agen mengenai layanan yang diberikan sekaligus mendorong edukasi kepada masyarakat agar semakin cermat dalam bertransaksi dan mengelola keuangan,” ujar Agus.
Materi pembinaan mencakup penggunaan layanan keuangan secara tepat, perlindungan kerahasiaan data perbankan, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Agen diharapkan mampu meneruskan informasi tersebut kepada pelanggan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga data pribadi dan memastikan keamanan setiap transaksi.
Literasi keuangan menjadi aspek penting dalam memperluas inklusi keuangan. Akses terhadap layanan perbankan perlu disertai kemampuan masyarakat untuk memahami prosedur transaksi, mengenali risiko, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak. Dengan demikian, pemanfaatan layanan formal tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga membantu masyarakat menghindari potensi kerugian akibat kelalaian maupun penipuan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, BRI berupaya memperkuat peran BRILink Agen sebagai mitra layanan keuangan yang dekat dengan masyarakat. Agen tidak hanya menjalankan fungsi transaksi, tetapi juga diharapkan menjadi saluran penyampaian edukasi mengenai penggunaan layanan keuangan yang aman.
Pengalaman Anita melalui Toko Sembako Aan memperlihatkan bagaimana usaha lokal dapat terhubung dengan ekosistem layanan perbankan. Kemitraan tersebut membuka peluang tambahan pendapatan bagi pelaku usaha sekaligus mendekatkan akses transaksi kepada warga di sekitarnya.
BRI Bondowoso terus mendorong penguatan jaringan BRILink Agen dan peningkatan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan. Melalui sinergi antara bank, agen, dan masyarakat, akses layanan keuangan diharapkan semakin mudah dijangkau serta dimanfaatkan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab. (*/Rif)



