By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah minta Kepala Daerah subsidi masyarakat kurang mampu untuk PTSL/tanah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah minta Kepala Daerah subsidi masyarakat kurang mampu untuk PTSL/tanah
Sospol

Gubernur Khofifah minta Kepala Daerah subsidi masyarakat kurang mampu untuk PTSL/tanah

24/09/2021 Sospol
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sertifikat disela-sela peringatan HUT Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria (UUPA) dan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ke 61 di Surabaya, Jumat (24/9/2021). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong seluruh bupati/walikota se-Jatim untuk mempercepat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di daerah, dan bagi masyarakat kurang mampu disubsidi.

Bagi masyarakat kurang mampu, Khofifah juga meminta kepada daerah untuk membantu proses tersebut melalui penyediaan anggaran Pra-PTSL dan pengurangan atau bahkan penghapusan BPHTB. Kebijakan ini agar target seluruh bidang tanah di Jawa Timur bisa terdaftar tahun 2025 bisa tercapai.

“Masih banyak dijumpai kendala sertifikat tidak terbit karena masyarakat tidak mampu membayar BPHTB,” ungkap Khofifah disela-sela peringatan HUT Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria (UUPA) dan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ke 61 di Surabaya, Jumat (24/9).

“Saya harap kepala daerah bisa ikut membantu percepatan PTSL di wilayahnya masing-masing dengan memberikan semacam subsidi untuk mengurangi beban masyarakat atas pendaftaran tanah pertama kali. Anggarkan sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing,” tambah dia.

Khofifah mengatakan, program PTSL yang digulirkan pemerintah akan mampu menyelesaikan berbagai konflik pertanahan yang selama ini terjadi, seperti tumpang tindih, termasuk juga mafia tanah.

“Jika tanahnya terdaftar, maka masyarakat tidak perlu lagi khawatir terjadi konflik, karena jelas ada tanahnya, ukurannya, juga sertifikat kepemilikan. Bagi yang memiliki usaha, sertifikat ini juga bisa menjadi jaminan ke bank untuk mendapatkan pinjaman modal usaha,” imbuhnya.

Khofifah menyebut, Pemprov Jatim juga berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai kasus konflik tanah, juga menyikat habis mafia tanah bersama dengan dukungan Kepolisian serta Kementerian ATR/BPN.

Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Kanwil BPN Jatim yang dinilai mampu memberikan pelayanan, utamanya mempercepat legalisasi aset dengan maksimal. Utamanya, dengan fasilitasi serta program yang berkomitmen kuat membantu pelayanan bagi masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih bahwa dalam pelaksanaan legalisasi aset melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jatim, capaian Kanwil BPN Jatim sangat menggembirakan. Bahkan, secara nasional mendapat predikat terbaik nasional dalam penilaian kinerja tahun 2020,” kata Gubernur Khofifah usai menghadiri upacara tersebut.

Menurut Khofifah, capaian tersebut harus diiringi dengan menjaga semangat militan dan dedikasi bersama untuk mencapai tujuan utama yakni mensejahterahkan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyematkan Penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada ASN Kanwil BPN Jatim yang telah berdedikasi 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun dan diberikan secara simbolis kepada 9 orang.

Gubernur Khofifah juga menyerahkan sertifikat Aset Pemerintah Daerah, Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah, dan PLN kepada perwakilan penerima sertifikat aset yaitu Pemerintah Daerah, BUMN dan Pemerintah Pusat dengan total penerima sebanyak 23 orang. Diantaranya Kota Surabaya, Kab. Mojokerto, Kab. Gresik, Pemkot Mojokerto, Pemkab Malang, Kementrian Pertahanan, PLN, Kementrian PUPR dan sertifikat tanah Kementerian Keuangan. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menag terbitkan Buku Pedoman Moderasi Beragama di Madrasah/Sekolah
Next Article Jatim percepatan Transformasi Digital untuk perbaikan ekonomi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Exponak 2026, Domba Sumo Jadi Ikon Baru Peternak Muda Bondowoso
Ekraf
Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka
Sospol
Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren, OPOP Jatim Gelar Workshop Permodalan Koppontren
Uncategorized
SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Sospol

You Might also Like

Sospol

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

20/06/2026
Sospol

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

20/06/2026
Sospol

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

19/06/2026
Sospol

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

19/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?